Timika — PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku menyelenggarakan kegiatan Pasar Murah untuk warga di sekitar kantor regional dan Integrated Terminal (IT) Jayapura pada Kamis, 10 September 2026. Perusahaan menyiapkan hampir 1.000 paket sembako yang dijual dengan harga terjangkau sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan Hari Pelanggan Nasional.
Isi paket dan harga terjangkau
Setiap paket berisi kebutuhan pokok dasar yang disusun untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga kecil. Paket dijual kepada warga dengan komponen dan harga sebagai berikut:
| Komponen Paket | Jumlah |
|---|---|
| Beras | 5 kg |
| Telur | 1 rak |
| Gula | 1 kg |
| Minyak goreng | 2 liter |
| Harga per paket | Rp 75.000 |
Target penerima dan penyaluran dana
Kegiatan ini menyasar warga dari 3 Rukun Warga (RW) dan 11 Rukun Tetangga (RT) yang berada di lingkungan sekitar Kantor Regional Papua-Maluku dan Integrated Terminal Jayapura. Menurut keterangan resmi yang disampaikan perusahaan, hasil penjualan paket tersebut akan disumbangkan kepada lembaga sosial seperti panti asuhan dan organisasi sosial lain yang berada di sekitar operasional perusahaan.
- Jumlah paket: hampir 1.000 paket
- Kelompok penerima: warga dari 3 RW dan 11 RT di sekitar kantor dan IT Jayapura
- Tujuan laba penjualan: sumbangan kepada lembaga sosial setempat
Pernyataan perusahaan dan reaksi warga
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku, Awan Raharjo, menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran perusahaan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional. Awan menegaskan bahwa momentum peringatan kemerdekaan dan Hari Pelanggan dipilih untuk mempererat hubungan perusahaan dengan warga.
"Pelaksanaan kegiatan Pasar Murah ini masih dalam momentum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 ini sekaligus Hari Pelanggan Nasional. Kegiatan ini kami gunakan sebagai kesempatan untuk semakin memperkuat hubungan dan kebersamaan dengan masyarakat khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan,"
Sementara itu, kepala RW setempat, Marthen Rumbewas (Ketua RW 8 Kelurahan Imbi), menyampaikan apresiasi atas bantuan yang berdampak langsung bagi kebutuhan pokok warga. Ia berharap inisiatif serupa terus berlanjut untuk mendukung ketahanan pangan komunitas di lingkungannya.
"Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pertamina karena telah membantu kebutuhan pokok masyarakat melalui kegiatan Pasar Murah. Kami berharap kolaborasi positif ini dapat terus ber..."
Catatan tambahan dalam keterangan resmi menyebutkan bahwa dana dari penjualan paket akan disalurkan ke lembaga sosial di lingkungan sekitar Kantor Regional Papua-Maluku dan IT Jayapura sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial setempat.
Dampak lokal dan konteks sosial
Bantuan berupa paket sembako seperti ini biasa menjadi jawaban sementara terhadap kebutuhan pokok masyarakat, terutama bagi keluarga berpendapatan rendah. Program pasar murah oleh perusahaan negara dapat meringankan beban belanja rumah tangga dalam jangka pendek dan memperkuat hubungan sosial antara perusahaan dan warga sekitar. Namun, untuk solusi jangka panjang, diperlukan program lanjutan yang mengarah pada peningkatan ekonomi lokal dan akses stabil terhadap kebutuhan pokok.
Dalam penyelenggaraan kegiatan di lingkungan operasional, transparansi penyaluran hasil penjualan dan keterlibatan kelompok masyarakat lokal dalam proses distribusi menjadi faktor penting agar manfaat benar-benar sampai kepada pihak yang membutuhkan.
Pelajaran dan harapan
Warga menyambut baik langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian korporat terhadap kebutuhan dasar. Ke depan, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat diharapkan bisa menghadirkan program yang lebih berkelanjutan, seperti pelatihan pemberdayaan ekonomi atau dukungan usaha mikro, sehingga ketergantungan bantuan sementara dapat ditekan.
Kegiatan Pasar Murah Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku pada 10 September 2026 menjadi contoh nyata interaksi perusahaan dengan komunitas setempat, sekaligus mengingatkan pentingnya program yang mengombinasikan bantuan jangka pendek dengan strategi pemberdayaan jangka panjang.