Bandar Lampung — Wali Kota Eva Dwiana secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPC Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Kota Bandar Lampung dan juga sebagai Ketua DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa (Apbednas) Kota Bandar Lampung. Pengukuhan diselenggarakan pada Kamis, 24 September 2026, berbarengan dengan pembukaan Kemah Bhakti Satya Linmas di Bumi Perkemahan Karya Bakti Herman H.N.
Momentum penguatan peran Linmas
Acara pengukuhan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi baik dari tingkat provinsi maupun pusat. Kehadiran mereka memberikan sinyal bahwa peningkatan kapasitas Linmas mendapat perhatian serius di tingkat pemerintahan. Dalam sambutan usai acara, Eva menyampaikan harapan agar struktur organisasi dan kinerja Linmas dapat diperkuat sehingga mampu membantu menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat.
"Terima kasih karena sudah memberikan kami kesempatan dan kepercayaan kepada Kota Bandar Lampung sebagai tuan rumah untuk pelantikan Linmas Kota Bandar Lampung maupun Provinsi Lampung,"
Pernyataan tersebut menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk mendukung upaya peningkatan kapabilitas satuan perlindungan masyarakat, baik melalui pelatihan maupun penyediaan dukungan administratif.
Tokoh yang hadir
Pengukuhan tidak hanya dihadiri pejabat daerah. Beberapa tokoh nasional dan provinsi yang hadir antara lain:
- Prof. Dr. Reda Manthofani — Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen
- La Ode Umar Bonte — Anggota DPD RI
- Hidayat Arsani — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung
- Rahmat Mirzani Djausal — Gubernur Lampung
- Mayjen TNI Kristomei Sianturi — Pangdam XXI/Radin Inten
- Irjen Pol Helfi Assegaf — Kapolda Lampung
- Danang — Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung
Selain pejabat tersebut, hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, jajaran Forkopimda Lampung dan Bandar Lampung, serta pengurus Aslinmas dari berbagai daerah.
| Nama | Jabatan/Peran |
|---|---|
| Eva Dwiana | Wali Kota & Ketua DPC Aslinmas/Apbednas Bandar Lampung |
| Prof. Dr. Reda Manthofani | Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen |
| Rahmat Mirzani Djausal | Gubernur Lampung |
| Mayjen TNI Kristomei Sianturi | Pangdam XXI/Radin Inten |
Harapan dan arah kebijakan
Usai pengukuhan, Eva menyatakan keyakinannya bahwa struktur kepengurusan baru akan menjadi pendorong bagi peningkatan kualitas petugas Linmas. Ia menekankan perlunya konsistensi dalam pelatihan, koordinasi lintas instansi, dan dukungan dari masyarakat untuk memperkuat fungsi keamanan lingkungan.
Menurut Eva, peningkatan kinerja Linmas tidak hanya relevan bagi Kota Bandar Lampung, tetapi juga diperlukan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Hal ini mencerminkan perspektif yang lebih luas dalam upaya mewujudkan keamanan publik yang berkelanjutan.
Implikasi bagi pengelolaan keamanan lokal
Pengukuhan ini memiliki beberapa implikasi praktis bagi pengelolaan keamanan lokal:
- Penguatan koordinasi antara pemerintah kota dan organisasi Linmas dalam tugas-tugas penanggulangan gangguan ketertiban.
- Potensi peningkatan kualitas pelatihan dan pembinaan bagi anggota Linmas melalui program-program terstruktur.
- Perluasan peran Linmas dalam kegiatan pencegahan bencana, pengaturan lalu lintas acara publik, dan dukungan saat situasi darurat.
Para pengamat tata kelola pemerintahan menyatakan bahwa legitimasi politik bagi organisasi keamanan warga seperti Linmas dapat meningkatkan efektivitas operasional jika diikuti oleh anggaran, pelatihan, dan regulasi pendukung. Namun, tata kelola yang baik juga menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya dan tugas lapangan.
Langkah ke depan
Pemerintah Kota Bandar Lampung diharapkan menyusun rencana kerja terukur untuk kepengurusan yang baru, termasuk program pelatihan, mekanisme koordinasi dengan aparat penegak hukum, serta pemetaan kebutuhan sumber daya manusia dan sarana-prasarana. Kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan instansi terkait juga menjadi kunci agar pelaksanaan tugas Linmas dapat berjalan sinergis di tingkat kabupaten/kota se-Lampung.
Kemah Bhakti Satya Linmas yang menjadi wadah pengukuhan juga berpotensi menjadi forum pertukaran praktik terbaik antar-DPC Linmas se-provinsi. Pelaksanaan kegiatan lanjutan yang melibatkan latihan bersama dan simulasi tanggap darurat dapat memperkuat kapabilitas di lapangan.
Peristiwa ini menandai awal periode baru bagi kepengurusan Aslinmas dan Apbednas Kota Bandar Lampung, dengan tugas utama memastikan satuan perlindungan masyarakat mampu menjalankan fungsinya secara profesional dan menjangkau kebutuhan keamanan warga secara lebih efektif.
Ria Anjani, Koresponden Daerah - Lampung