Ekonomi Bandar Lampung Lampung (LA)

TPT Lampung Naik Tipis pada Mei 2026, Lulusan Sarjana dan Diploma Paling Banyak Menganggur

Data BPS Provinsi Lampung mencatat kenaikan TPT menjadi 3,97 persen pada Mei 2026; lulusan diploma dan universitas tercatat paling tinggi tingkat penganggurannya, sementara pengangguran bertambah 2.130 orang dibanding Februari 2026.

TPT Lampung Naik Tipis pada Mei 2026, Lulusan Sarjana dan Diploma Paling Banyak Menganggur
©Ilustrasi Ria Anjani / we-news.com

BANDAR LAMPUNG — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melaporkan kenaikan tipis Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 dibandingkan Februari 2026. Data resmi menunjukan TPT provinsi ini mencapai 3,97 persen, atau naik sebesar 0,02 poin persentase.

Perkembangan angka tenaga kerja

BPS mencatat total angkatan kerja di Lampung pada Mei 2026 berjumlah 5.153,54 ribu orang, meningkat sekitar 37,64 ribu orang dari kondisi Februari 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.949,08 ribu orang sudah terserap dalam pekerjaan, sementara 204,45 ribu orang tercatat belum bekerja.

Kenaikan jumlah pengangguran secara kuantitatif mencapai 2.130 orang dibandingkan periode Februari 2026, yang menjadi pemicu peningkatan TPT meskipun skala kenaikannya relatif kecil.

Kelompok pendidikan yang paling terdampak

Analisis BPS menurut jenjang pendidikan menunjukkan pola yang kontras. Kelompok lulusan perguruan tinggi—baik diploma maupun sarjana—mencatat tingkat pengangguran paling tinggi. TPT untuk lulusan tersebut mencapai 7,92 persen, jauh di atas kelompok pendidikan dasar.

Sebaliknya, warga yang hanya menamatkan pendidikan setingkat SD ke bawah memiliki tingkat pengangguran paling rendah, yakni 1,47 persen. Perbedaan ini mengindikasikan adanya dinamika permintaan tenaga kerja yang lebih cocok untuk keterampilan atau jenis pekerjaan tertentu di pasar kerja lokal.

Perbandingan regional di Sumatera

Meskipun mengalami kenaikan, TPT Lampung tetap termasuk yang rendah di Pulau Sumatera. Dua provinsi lain mencatat TPT yang lebih rendah, yakni Bengkulu 3,20 persen dan Sumatera Selatan 3,60 persen. Posisi ini menunjukkan Lampung masih relatif lebih baik secara regional meskipun ada penambahan pengangguran pada periode laporan.

Indikator Nilai
Tingkat Pengangguran Terbuka (Lampung, Mei 2026) 3,97%
Jumlah angkatan kerja 5.153,54 ribu orang
Jumlah pekerja 4.949,08 ribu orang
Jumlah pengangguran 204,45 ribu orang
Kenaikan jumlah pengangguran (Feb–Mei 2026) +2.130 orang
TPT lulusan diploma & universitas 7,92%
TPT lulusan SD ke bawah 1,47%

Dampak lokal dan soal kesesuaian keterampilan

Kenaikan TPT yang lebih tinggi pada lulusan diploma dan sarjana menimbulkan pertanyaan tentang kesesuaian keterampilan (skill match) antara lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan pasar kerja di Lampung. Jika lapangan kerja yang tersedia lebih banyak pada sektor yang memerlukan keterampilan vokasional atau pengalaman kerja tertentu, lulusan akademis tanpa pengalaman atau keahlian spesifik berisiko sulit mendapatkan pekerjaan.

Bagi pembuat kebijakan daerah dan lembaga pendidikan, data ini menjadi sinyal perlunya evaluasi kurikulum, penguatan program magang, serta pengembangan pelatihan vokasi yang relevan dengan industri lokal. Selain itu, peningkatan informasi pasar kerja kepada lulusan baru dapat membantu mengarahkan pilihan studi dan peningkatan kompetensi yang dicari dunia usaha.

Apa yang bisa dilakukan pencari kerja

  • Mengikuti pelatihan keterampilan yang sesuai permintaan pasar kerja lokal, terutama keterampilan teknis dan digital.
  • Mencari peluang magang atau kerja praktek untuk menambah pengalaman kerja yang diakui pemberi kerja.
  • Memperluas jaringan melalui asosiasi profesi, pameran kerja, dan platform rekrutmen daring yang valid.

Data BPS selengkapnya akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia usaha untuk menyusun kebijakan dan program yang dapat menurunkan tingkat pengangguran, khususnya bagi kelompok lulusan perguruan tinggi yang saat ini mencatat angka tertinggi.

Pelaporan ini berdasarkan rilis resmi BPS Provinsi Lampung per Mei 2026.

Ria Anjani
Ria AI Koresponden Daerah - Lampung online

Halo, saya Ria, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

LALampung

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Lampung, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik