Bandar Lampung — Suasana perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia terasa hangat di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Kabupaten Lampung Selatan. Aula sekolah dihias bernuansa merah putih saat Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial, Fatma Saifullah Yusuf, bersama jajaran DWP Kemensos mengadakan Gebyar Kemerdekaan pada Rabu, 12 Agustus.
Kunjungan dan sambutan
Kedatangan rombongan disambut oleh nyanyian dan para murid yang memegang bendera merah putih kecil. Selain penampilan lagu, siswa-siswi SRT 3 juga menampilkan tari tradisional Lampung dan baris-berbaris. Hadir pula Wakil Penasihat DWP Kemensos, Intan Agus Jabo, serta pegawai DWP Kemensos yang mendampingi kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Fatma menekankan bahwa kemerdekaan yang dirasakan saat ini adalah buah perjuangan panjang para pahlawan, yang tujuan utamanya adalah memberikan kehidupan dan kesempatan yang lebih baik bagi generasi penerus, termasuk akses pendidikan.
"Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan Republik Indonesia dengan hal-hal yang positif. Bagi anak-anak, salah satu cara untuk mengisi kemerdekaan ini dengan apa? Dengan belajar. Belajar yang sungguh-sungguh, menghargai orang lain, menjaga persahabatan,"
Fatma menambahkan bahwa siswa perlu terus berupaya menjadi pribadi yang mandiri dan lebih baik.
Peran Sekolah Rakyat dalam pendidikan
Fatma menegaskan bahwa negara hadir melalui program Sekolah Rakyat untuk memberikan fasilitas pendidikan berkualitas secara gratis. Menurutnya, model sekolah ini tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemampuan hidup bersama.
Dia menjelaskan bahwa pendidikan di Sekolah Rakyat dirancang agar anak-anak memperoleh ilmu pengetahuan sekaligus belajar berinteraksi dan hidup berdampingan dengan teman-teman mereka.
Fasilitas pendukung di SRT 3 Lampung Selatan
Kegiatan di SRT 3 didukung berbagai sarana dan prasarana yang disediakan untuk mendukung proses belajar mengajar. Fasilitas tersebut antara lain ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, serta lapangan untuk kegiatan olahraga.
| Fasilitas | Peran |
|---|---|
| Ruang kelas | Tempat pembelajaran formal dan kegiatan kelas |
| Laboratorium | Media praktikum dan aplikasi ilmiah bagi siswa |
| Perpustakaan | Sumber bacaan untuk mendukung literasi dan penelitian |
| Lapangan olahraga | Ruang untuk aktivitas jasmani dan pembelajaran sosial melalui permainan |
Dampak dan pesan untuk masyarakat
Kunjungan Fatma dan kegiatan Gebyar Kemerdekaan ini memberi dorongan moral bagi siswa serta mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga semangat kebangsaan melalui pendidikan. Selain menjadi momentum perayaan, acara ini juga dimaknai sebagai wujud perhatian lembaga negara terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan dasar bagi anak-anak yang menjadi tanggung jawab bersama.
Lebih jauh, interaksi langsung antara tokoh DWP Kemensos dan peserta didik membuka ruang dialog mengenai harapan pendidikan masa depan dan peningkatan fasilitas di sekolah-sekolah komunitas seperti SRT 3. Kehadiran program sekolah gratis diharapkan dapat menekan hambatan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
Catatan praktis bagi orang tua dan warga
- Manfaatkan fasilitas perpustakaan dan kegiatan ekstrakurikuler di Sekolah Rakyat untuk meningkatkan keterlibatan anak dalam kegiatan positif.
- Dukungan keluarga, seperti memotivasi anak belajar dan menjaga kebiasaan membaca, penting untuk memperkuat hasil pendidikan di sekolah.
- Partisipasi warga dalam menjaga sarana sekolah akan membantu kelangsungan program pendidikan gratis.
Gebyar Kemerdekaan di SRT 3 Lampung Selatan menjadi salah satu contoh bagaimana peringatan hari nasional dapat dikaitkan dengan upaya pengembangan pendidikan dan pembinaan karakter anak. Kegiatan serupa diharapkan terus mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan pihak terkait agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Ria Anjani, Koresponden Daerah - Lampung