Diskon sementara untuk mendorong transaksi nontunai
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali menyediakan tarif khusus sebesar Rp1.000 untuk penumpang angkutan umum Trans Metro Dewata sepanjang Agustus 2026. Kebijakan ini diberikan untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-68 Provinsi Bali serta untuk menggalakkan pemanfaatan sistem pembayaran digital.
"Masyarakat dapat menikmati tarif khusus Rp1.000 untuk perjalanan menggunakan QRIS Tap,"
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Perwakilan BI Bali, Achris Sarwani, yang menjelaskan bahwa program ini menitikberatkan pada fitur QRIS Tap (tanpa pindai) sebagai sarana pembayaran cepat di angkutan massal. Tarif normal sekali perjalanan untuk layanan ini adalah Rp4.400, sehingga subsidi yang diberikan mencapai Rp3.400 per penumpang pada setiap perjalanan yang memanfaatkan ketentuan khusus tersebut.
Skala dan cakupan program
Program tarif khusus berlaku terbatas, yaitu untuk 300 pengguna per hari. Alokasi harian dibagi menjadi 250 pengguna untuk Trans Metro Dewata dan 50 pengguna untuk layanan bus Trans Sarbagita. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari kerja sama antara BI Provinsi Bali dan Dinas Perhubungan setempat.
- Tarif khusus: Rp1.000 per perjalanan (dengan QRIS Tap)
- Tarif normal: Rp4.400 per perjalanan
- Kuota harian: 300 pengguna (250 Trans Metro Dewata, 50 Trans Sarbagita)
Rute Trans Metro Dewata
Trans Metro Dewata melayani enam koridor dengan rute bolak-balik. Rute-rute tersebut meliputi:
- Koridor 1: Sentral Parkir Kuta – Terminal Pesiapan
- Koridor 2: Terminal Ubung – Halte Kedatangan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai
- Koridor 3: Terminal Ubung – Icon Mall Bali
- Koridor 4: Terminal Ubung – Sentral Parkir Monkey Forest
- Koridor 5: Sentral Parkir Kuta – Politeknik Negeri Bali
- Koridor 6: Sentral Parkir Kuta – Sentral Parkir Nusa Dua
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Durasi program | Agustus 2026 |
| Metode pembayaran | QRIS Tap (tanpa pindai) |
| Kuota harian | 300 pengguna (250 + 50) |
Program ini diharapkan menjadi bagian dari kampanye penggunaan transaksi digital QRIS, khususnya fitur Tap, yang memudahkan penumpang melakukan pembayaran tanpa proses pemindaian kode QR manual. Selain memperingati hari jadi, insentif tarif juga dimaksudkan untuk memperkenalkan pola pembayaran yang lebih efisien pada moda angkutan massal.
Implikasi bagi sistem transportasi perkotaan
Walaupun program ini berlangsung di Denpasar dan provinsi Bali, inisiatif subsidi tarif dan promosi pembayaran digital menjadi contoh kebijakan operasional yang relevan bagi kota-kota lain, termasuk Metro. Efektivitas program akan bergantung pada keterjangkauan akses ke sarana pembayaran digital, kesiapan infrastruktur pada armada angkutan, serta kapasitas kuota yang terbatas.
Bagi operator dan pembuat kebijakan di daerah lain, beberapa aspek yang patut dicermati antara lain:
- Perencanaan kuota agar dampak subsidi dapat dirasakan merata tanpa menimbulkan antrean berlebih.
- Pelatihan dan sosialisasi bagi penumpang yang belum terbiasa dengan QRIS Tap.
- Koordinasi antara bank sentral, dinas perhubungan, dan operator agar integrasi sistem berjalan lancar.
Hingga informasi ini dirilis, rincian lebih lanjut mengenai pelaksanaan teknis di tiap titik keberangkatan serta evaluasi hasil program belum diumumkan. Program tersebut merupakan salah satu langkah konkret untuk mendorong peralihan ke transaksi nontunai pada layanan angkutan umum sambil memberi insentif langsung kepada pengguna.
Redaksi menyajikan informasi ini sebagai laporan perkembangan kebijakan tarif dan digitalisasi pembayaran pada transportasi massal yang dapat menjadi referensi bagi pengelola angkutan kota di daerah lain.