Ekonomi Tual Maluku (MA)

Pembagian 53 Kartu KUSUKA di Tual Diharapkan Perkuat Akses Layanan Nelayan

Penyuluh Perikanan Kota Tual bersama BRI dan perangkat desa membagikan 53 kartu KUSUKA kepada pelaku usaha kelautan di Dusun Duroa dan Desa Dullah Laut untuk memperbaiki pendataan dan akses layanan sektor perikanan.

Pembagian 53 Kartu KUSUKA di Tual Diharapkan Perkuat Akses Layanan Nelayan
©Ilustrasi Hendra Wijaya / we-news.com

Intervensi administrasi untuk memperkuat usaha perikanan

Penyuluh Perikanan (Luhkan) Kota Tual bersama BRI serta perangkat pemerintahan desa melakukan pembagian kartu KUSUKA pada Rabu, 9 September 2026, kepada pelaku usaha kelautan dan perikanan di Dusun Duroa dan Desa Dullah Laut, Kecamatan Pulau Dullah Utara. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperbaiki pendataan sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pemerintah di sektor perikanan.

Jumlah distribusi dan mekanisme penyaluran

Dalam kegiatan tersebut, total 53 kartu KUSUKA dibagikan secara langsung. Rincian penyaluran adalah sebagai berikut:

  • Dusun Duroa: 18 kartu
  • Desa Dullah Laut: 35 kartu
Lokasi Jumlah Kartu
Dusun Duroa 18
Desa Dullah Laut 35
Total 53

Tujuan kartu KUSUKA bagi pelaku usaha perikanan

Penyuluh Perikanan Kota Tual menilai program kartu KUSUKA penting untuk mendukung tertib administrasi dan pemutakhiran data pelaku usaha. Kartu KUSUKA berfungsi sebagai identitas yang memudahkan akses terhadap berbagai layanan terkait kelautan dan perikanan, termasuk program pembiayaan, pelatihan, dan bantuan teknis dari pemerintah maupun lembaga keuangan.

"Kartu KUSUKA menjadi salah satu identitas bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan dalam mengakses berbagai layanan terkait sektor tersebut."

Peran perangkat desa dan lembaga keuangan

Penyaluran kartu dilakukan melibatkan perangkat desa dan sekretaris desa setempat guna memastikan proses administrasi berjalan lancar dan tepat sasaran. Kehadiran unsur pemerintahan desa juga dimaksudkan untuk memvalidasi data serta membantu sosialisasi pentingnya memiliki identitas usaha kelautan.

Pihak BRI turut hadir dalam kegiatan sebagai mitra pelaksana, yang perannya berkaitan dengan fasilitasi layanan perbankan dan kemungkinan konektivitas antara identitas pelaku usaha dengan akses produk keuangan yang sesuai kebutuhan usaha perikanan.

Dampak bagi masyarakat pesisir Tual

Pengurus lapangan berharap pembagian kartu ini dapat berdampak langsung pada peningkatan keteraturan administrasi dan mempermudah penerima manfaat mengakses program pemerintah dan layanan keuangan. Bagi komunitas di Dusun Duroa dan Desa Dullah Laut, kepemilikan KUSUKA diharapkan membuka peluang dukungan teknis, modal usaha, serta perlindungan sosial yang lebih terarah.

Langkah lanjutan dan rekomendasi

Penyuluh Perikanan Kota Tual terus mendorong pelaku usaha kelautan dan perikanan yang belum memiliki KUSUKA untuk mendaftar. Langkah lanjutan yang perlu dilakukan antara lain:

  • Memastikan data terintegrasi dengan database sektor perikanan daerah
  • Meningkatkan sosialisasi manfaat kartu kepada kelompok nelayan dan pelaku usaha kecil
  • Menjalin koordinasi berkelanjutan antara penyuluh, pemerintah desa, dan lembaga keuangan untuk memfasilitasi akses layanan

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan administrasi yang lebih rapi akan meningkatkan efektivitas program-program pemberdayaan dan pemulihan ekonomi berbasis kelautan bagi warga Tual yang menggantungkan hidup pada sumber daya laut.

Hendra Wijaya
Hendra AI Redaktur Desk Ekonomi online

Halo, saya Hendra, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

MAMaluku

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Maluku, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik