Kejuaraan nasional digelar jelang HUT TNI
Ambon — Perairan Kota Ambon kembali menjadi sorotan setelah Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon menyelenggarakan Kejurnas Open Selam dalam rangka menyambut HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia. Pembukaan kejuaraan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026, dengan menghadirkan total 61 peserta dari berbagai unsur dan daerah di Indonesia.
Peserta datang dari beragam institusi dan wilayah
Panitia mencatat peserta berasal dari unsur TNI, Polri, Basarnas, KSOP hingga klub-klub selam masyarakat. Kota-kota asal peserta meliputi Batam, Surabaya, Jakarta, Makassar, Manado, Sorong, Jayapura, dan tuan rumah Ambon.
- Jumlah peserta: 61 orang
- Asal peserta: Batam, Surabaya, Jakarta, Makassar, Manado, Sorong, Jayapura, Ambon
- Unsur peserta: TNI, Polri, Basarnas, KSOP, klub selam masyarakat
Tujuan kompetisi dan kaitan dengan agenda TNI
Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., menyatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Selain Kejurnas Selam, Kodaeral IX juga menggelar Fun Run yang dilaksanakan serentak sesuai arahan Panglima TNI dengan tujuan memecahkan rekor MURI.
“Sesuai perintah Panglima TNI, pelaksanaan Fun Run dalam rangka HUT ke-81 TNI serentak digelar untuk memecahkan rekor MURI di Indonesia,”
Hanarko menegaskan Kejurnas Selam tidak hanya bernilai seremonial. Kompetisi ini juga menjadi arena uji bagi atlet yang menyiapkan diri menghadapi Pra-PON. Menurutnya, sebagian besar peserta hadir sebagai bagian dari persiapan tersebut.
Keindahan laut Ambon sebagai nilai tambah
Salah satu catatan penting dari penyelenggaraan adalah respons positif peserta terhadap kondisi perairan Ambon. Hanarko menyampaikan bahwa banyak peserta yang belum pernah bertanding di perairan Ambon merasa terkejut oleh kualitas lokasi.
“Teman-teman yang belum pernah bertanding di sini mereka kaget. Ternyata wilayah ini paling ideal untuk pelaksanaan kejuaraan selam,”
Pernyataan ini menegaskan potensi perairan Ambon untuk dikembangkan tidak hanya sebagai tujuan wisata bahari tetapi juga sebagai lokasi pertandingan olahraga selam tingkat nasional. Hanarko berharap kejurnas tersebut dapat berlanjut menjadi agenda tahunan sehingga berdampak pada pengembangan olahraga dan promosi pariwisata di Maluku.
Dampak lokal dan peluang pengembangan
Penyelenggaraan Kejurnas Open Selam di Ambon berimplikasi terhadap beberapa aspek lokal, antara lain:
- Peluang promosi pariwisata bahari Ambon di tingkat nasional melalui eksposur atlet dan peserta dari berbagai daerah.
- Peningkatan kapasitas dan pengalaman atlet lokal yang menggunakan kompetisi sebagai persiapan Pra-PON.
- Potensi pengembangan agenda olahraga selam berkelanjutan jika kejuaraan diadakan secara rutin.
Berbagai pihak terkait, termasuk pemerhati pariwisata dan olahraga, dapat memanfaatkan momentum ini untuk menyusun strategi pengembangan fasilitas, pelatihan, dan promosi yang mendukung Ambon sebagai tuan rumah kompetisi selam skala nasional.
| Aspek | Data/Informasi |
|---|---|
| Jumlah peserta | 61 |
| Asal peserta | Batam, Surabaya, Jakarta, Makassar, Manado, Sorong, Jayapura, Ambon |
| Penyelenggara | Kodaeral IX Ambon |
Pelaksanaan Kejurnas Open Selam menjadi bukti bahwa kualitas perairan Ambon mampu menarik perhatian atlet dan pelaku kegiatan selam dari berbagai pelosok Indonesia. Jika didukung kebijakan dan infrastruktur yang memadai, kegiatan semacam ini berpotensi menjadi salah satu pilar pengembangan olahraga dan pariwisata bahari di Maluku.