Binjai, Sumatera Utara — Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., memperkuat komitmen instansinya pada pembinaan generasi muda melalui program "Police Go To School". Program itu diterapkan dengan mengerahkan para kapolsek jajaran untuk turun langsung menjadi pembina upacara sekaligus memberi edukasi dan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para pelajar di beberapa sekolah di Kota Binjai.
Pelaksanaan di sekolah-sekolah
Kegiatan dilaksanakan secara terpusat di sejumlah sekolah dasar, menengah pertama, dan sekolah menengah kejuruan di wilayah Binjai. Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek bertindak sebagai pembina upacara serta memberikan arahan kepada siswa mengenai pentingnya disiplin, etika bermedia sosial, dan menjauhi perilaku negatif.
- Kapolsek Binjai, AKP Siti Asiyah, M.Pd., bertugas di Sekolah Rakyat Desa Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak.
- Kapolsek Binjai Barat, AKP G.T. Siregar, S.H., M.H., hadir di Sekolah Gajah Mada.
- Kapolsek Binjai Utara, AKP Antonius Pasta Sitepu, S.H., M.H., memimpin kegiatan di SMP Negeri 6 Binjai.
- Kapolsek Binjai Kota, AKP Diah Retnosari, S.T., S.H., M.Tr.AP, membina di SMK Putra Anda.
Materi pembinaan dan harapan institusi
Dalam arahannya, para siswa diimbau untuk meningkatkan semangat belajar dan kedisiplinan. Materi yang disampaikan menekankan beberapa poin konkret, antara lain:
- Menjauhi perundungan (bullying) dan perilaku kenakalan remaja.
- Bijak dalam penggunaan media sosial.
- Menolak keterlibatan dalam geng motor dan tindakan kriminal seperti begal.
- Menjaga ketertiban lalu lintas, termasuk larangan penggunaan knalpot brong.
- Tidak ikut-ikutan demonstrasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
"Program 'Police Go To School' merupakan wujud kepedulian dan komitmen Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam menghadirkan Polri yang dekat dengan dunia pendidikan serta aktif membina generasi muda menuju masa depan yang lebih baik,"
Pernyataan tersebut menjelaskan tujuan program yakni membentuk generasi penerus bangsa yang berprestasi, berkarakter, serta berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, pelajar juga diimbau menjalin kerja sama dengan kepolisian dan segera melaporkan gangguan kamtibmas melalui layanan Polisi 110.
Implikasi lokal dan tantangan
Secara praktis, pendekatan seperti ini berpotensi menurunkan angka kenakalan remaja di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Namun, efektivitasnya bergantung pada kesinambungan program dan keterlibatan pihak sekolah, orangtua, serta masyarakat. Di Binjai, tantangan yang sering muncul antara lain maraknya pengaruh media sosial negatif, tekanan kelompok sebaya, dan keberadaan komponen masyarakat yang dapat memicu kenakalan remaja.
Untuk menjadikan program berdampak jangka panjang, diperlukan langkah-langkah pendukung seperti penguatan pendidikan karakter di kurikulum sekolah, pelatihan bagi guru dan orangtua, serta sinkronisasi program lintas sektor—pemerintah daerah, dinas pendidikan, dan kepolisian.
| Sekolah | Kapolsek | Lokasi |
|---|---|---|
| Sekolah Rakyat Desa Tandem Hilir I | AKP Siti Asiyah, M.Pd. | Kecamatan Hamparan Perak |
| Sekolah Gajah Mada | AKP G.T. Siregar, S.H., M.H. | Binjai Barat |
| SMP Negeri 6 Binjai | AKP Antonius Pasta Sitepu, S.H., M.H. | Binjai Utara |
| SMK Putra Anda | AKP Diah Retnosari, S.T., S.H., M.Tr.AP | Binjai Kota |
Sebagai koresponden daerah yang peduli, saya melihat program ini tepat arahnya: polisi hadir bukan sekadar represif, tetapi juga preventif dan edukatif. Namun, tanpa keterlibatan aktif orangtua dan sekolah, kebiasaan baik yang ditanam saat kegiatan bisa pudar. Konsistensi dan pengukuran dampak program perlu dilakukan agar 'Police Go To School' benar-benar menghasilkan generasi muda Binjai yang berkarakter dan produktif.
Informasi kegiatan disampaikan oleh Humas Polres Binjai dan dilaporkan oleh Eka sebagai bagian dari upaya transparansi institusi kepolisian dalam membina dunia pendidikan.