Peristiwa dan penemuan korban
Seorang siswi sekolah dasar berinisial NBL, usia 9 tahun, meninggal dunia setelah jatuh dan terseret arus di sungai Desa Kakulasan, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Peristiwa terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026, sore hari ketika korban pergi bermain bersama empat temannya usai pulang dari sekolah.
Korban baru ditemukan oleh warga pada Rabu pagi, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 08.15 Wita. Jasad NBL ditemukan di dasar sungai setelah ada warga yang menyelam untuk mencari. Menurut keterangan Kapolsek Tommo, Ipda Iswandi Akhmad, tubuh korban tenggelam sampai ke dasar sehingga membutuhkan penyelaman oleh warga untuk menemukannya.
Kronologi singkat berdasarkan keterangan
- Selasa sore: NBL pulang dari sekolah, berganti pakaian, kemudian pergi bermain bersama empat teman.
- Sore hari: Keempat teman pulang ke rumah masing-masing, tetapi NBL tidak kunjung kembali.
- Orang tua curiga dan menanyakan keberadaan anaknya kepada teman-teman NBL; pada awalnya keempat teman tidak memberikan keterangan.
- Setelah didesak, teman-teman menceritakan NBL tergelincir dan jatuh ke sungai hingga tenggelam.
- Rabu, sekitar pukul 08.15 Wita: Warga melakukan pencarian dan menemukan jasad NBL di dasar sungai setelah melakukan penyelaman.
"Adanya seorang anak meninggal dunia akibat tenggelam saat bermain di sekitar sungai," ujar Kapolsek Tommo, Ipda Iswandi Akhmad.
Respons keluarga, warga, dan imbauan polisi
Orang tua korban segera membawa pulang jenazah ke rumah duka setelah ditemukan. Kejadian memicu reaksi cepat dari warga setempat yang bergotong royong melakukan pencarian, meski upaya pencarian pada malam hari tidak membuahkan hasil hingga pagi hari ketika penyelaman berhasil menemukan tubuh korban.
Kapolsek Tommo mengimbau agar masyarakat lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain di lokasi yang berpotensi berbahaya, seperti tepi sungai dengan arus kuat atau area yang dangkalnya tidak merata. Pernyataan tersebut juga menggarisbawahi pentingnya peran komunitas dan keluarga dalam mencegah kecelakaan serupa.
Dampak pada komunitas Mamuju
Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga Desa Kakulasan dan daerah sekitarnya di Mamuju mengenai keselamatan anak di sekitar sungai. Selain duka keluarga yang ditinggalkan, peristiwa ini memunculkan pertanyaan tentang pengawasan anak, titik-titik bermain yang aman, dan kesiapsiagaan komunitas ketika menghadapi kecelakaan air.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Korban | Inisial NBL, usia 9 tahun |
| Lokasi | Sungai Desa Kakulasan, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju |
| Waktu kejadian | Selasa, 11 Agustus 2026 (sore); penemuan Rabu, 12 Agustus 2026 pukul 08.15 Wita |
| Saksi | Empat teman bermain yang awalnya takut melapor; warga yang melakukan penyelaman |
Kasus tenggelam sering kali terjadi dengan cepat dan berakibat fatal, terutama pada anak-anak yang bermain di sekitar badan air tanpa pengawasan. Aparat kepolisian setempat menekankan perlunya perhatian keluarga dan masyarakat agar lokasi berisiko dipantau atau dibatasi aksesnya bagi anak-anak.
Pihak kepolisian berharap peristiwa serupa tidak terulang dan meminta seluruh lapisan masyarakat untuk aktif melakukan pengawasan, memberikan pendidikan keselamatan pada anak, serta segera melapor bila menemukan kejadian darurat di lokasi perairan.