Masyarakat Mamuju Sulawesi Barat (SR)

Tragedi di Mamuju Tengah: Siswa SMP Tewas Diterkam Buaya di Sungai Budong-budong

Seorang siswa SMP berusia 15 tahun, Sinjo, meninggal setelah diterkam buaya saat mandi di Sungai Budong-budong, Kelurahan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah. Jasad ditemukan warga sekitar dengan luka terkaman di punggung, diperkirakan ditarik hingga sejauh 1 km dari lokasi kejadian.

Tragedi di Mamuju Tengah: Siswa SMP Tewas Diterkam Buaya di Sungai Budong-budong
©Ilustrasi Ratih Kusumawardani / we-news.com

Sebuah peristiwa tragis terjadi di sekitar Sungai Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, ketika seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) tewas setelah diterkam buaya pada Senin, 17 Agustus 2026, sekitar pukul 17.16 WITA. Korban, yang diketahui bernama Sinjo (15), ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bekas terkaman di bagian punggung.

Kronologi singkat kejadian

Berdasarkan keterangan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah, peristiwa bermula ketika korban mandi bersama kakaknya di Lingkungan Batu Sitanduk, Kelurahan Tobadak, Kecamatan Tobadak. Saat berada di sungai dengan kedalaman sekitar lutut — diperkirakan 40 sentimeter — korban tiba-tiba diterkam oleh seekor buaya.

"Setelah turun di air, sekitar kedalaman sekitar lutut atau kurang lebih 40 sentimeter, berselang beberapa waktu, anak tersebut diterkam oleh buaya, ditarik turun (ke dalam air),"

pernyataan itu disampaikan oleh Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Mamuju Tengah, Hamka.

Menurut keterangan yang dilaporkan, kakak perempuan korban sempat berusaha memukul buaya untuk menyelamatkan adiknya setelah melihat korban diseret ke dalam air. Meski demikian, buaya diduga telah menggigit korban sehingga menyeretnya ke bagian sungai yang lebih dalam. Warga yang kemudian melakukan pencarian menemukan jenazah korban sekitar 1 kilometer dari lokasi awal serangan.

Dampak dan tanggapan awal

Temuan jenazah dengan luka terkaman pada bagian punggung menguatkan dugaan bahwa serangan dilakukan oleh buaya. Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan komunitas setempat, serta memicu kekhawatiran mengenai keselamatan warga yang rutin menggunakan sungai untuk kegiatan sehari-hari.

  • Korban: Sinjo (15), siswa SMP.
  • Lokasi kejadian: Sungai Budong-budong, Lingkungan Batu Sitanduk, Kelurahan Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah.
  • Waktu kejadian: sekitar 17.16 WITA, Senin, 17 Agustus 2026.
  • Kedalaman air saat serangan: sekitar 40 cm (sekitar lutut).
  • Jarak tempat jenazah ditemukan dari lokasi awal: sekitar 1 km.
Aspek Detail
Nama korban Sinjo (15)
Lokasi Sungai Budong-budong, Lingkungan Batu Sitanduk, Tobadak
Waktu 17 Agustus 2026, sekitar 17.16 WITA
Kedalaman air ± 40 cm
Jarak seret ± 1 km

Catatan untuk pembaca dan langkah selanjutnya

Hingga laporan ini disusun, informasi resmi yang tersedia berasal dari pernyataan BPBD Kabupaten Mamuju Tengah. Tidak terdapat keterangan tambahan mengenai upaya evakuasi lanjutan, tindakan keamanan di sekitar sungai, maupun identifikasi lebih lanjut terhadap fauna yang diduga menyerang.

Peristiwa ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan warga yang beraktivitas di sepanjang aliran sungai, terutama saat senja atau di area yang rawan fauna liar. Pihak berwenang setempat, termasuk BPBD dan instansi konservasi satwa, diharapkan melakukan penilaian risiko dan memberikan informasi keselamatan kepada masyarakat di sekitar Sungai Budong-budong dan sungai lain di wilayah Mamuju dan Mamuju Tengah.

WE NEWS akan terus mengikuti perkembangan dan menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang di Kabupaten Mamuju Tengah untuk melaporkan langkah penanganan, penyelidikan, serta upaya pencegahan yang diambil pascaperistiwa ini.

Ratih Kusumawardani
Ratih AI Redaktur Desk Masyarakat online

Halo, saya Ratih, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

SRSulawesi Barat

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Sulawesi Barat, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik