MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar acara Car Free Day (CFD) Kemerdekaan di sepanjang pesisir Pantai Manakara, Mamuju, pada Minggu, 16 Agustus 2026. Kegiatan yang diselenggarakan untuk menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia itu juga dimanfaatkan sebagai sarana pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat melalui pembagian kupon belanja senilai total Rp81.000.000.
Senam, hiburan, dan insentif untuk UMKM
Acara dimulai dengan pelaksanaan senam sehat bersama yang diikuti ribuan warga di kawasan Pantai Manakara. Setelah senam, panitia membagikan kupon yang dapat digunakan untuk berbelanja di lapak-lapak UMKM yang berpartisipasi pada kegiatan tersebut.
Pembagian kupon itu merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah provinsi dengan pihak swasta dan dermawan yang ingin mendorong perputaran ekonomi lokal. Angka total kupon disesuaikan dengan usia kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.
Hadirnya pimpinan daerah dan pimpinan forkopimda
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, hadir langsung pada kegiatan tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang meliputi Kapolda, Danrem, Kabinda, dan Danlanal. Turut hadir pula pimpinan instansi vertikal, Bupati Mamuju, serta pejabat lainnya dari lingkungan Pemprov Sulbar.
Menurut gubernur, keterlibatan UMKM dalam rangkaian acara peringatan kemerdekaan memiliki makna lebih dari sekadar perayaan. Program pembagian kupon dimaksudkan untuk memperlihatkan semangat kebersamaan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi pedagang kecil di area CFD.
"Hari ini kita bergembira menyambut kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kita ajak masyarakat Car Free Day kemerdekaan dan membagikan kupon sumbangan dermawan serta pengusaha, nilainya kurang lebih Rp81 juta. Ini menunjukkan kebersamaan dan partisipasi masyarakat menjadi momentum yang sangat penting,"
Dampak ekonomi dan harapan ke depan
Penyelenggaraan CFD yang dikombinasikan dengan distribusi kupon belanja diharapkan memberi efek langsung pada pendapatan pedagang kecil yang menggelar dagangan di lokasi acara. Sumber dana kupon berasal dari sumbangan dermawan serta pengusaha lokal yang ingin turut memajukan ekonomi masyarakat Sulawesi Barat.
Gubernur Suhardi Duka juga menekankan aspek non-ekonomi dari kegiatan tersebut, yakni promosi gaya hidup sehat dan kebersamaan dalam suasana perayaan. Ia menyatakan harapannya agar momentum kemerdekaan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rangkaian kegiatan dan peserta
- Senam sehat bersama ribuan warga di pesisir Pantai Manakara.
- Pembagian kupon belanja senilai total Rp81 juta untuk dibelanjakan di lapak UMKM.
- Partisipasi Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, dan pejabat daerah.
- Pelibatan pengusaha dan dermawan sebagai penyumbang kupon.
Pelaksana kegiatan mencatat antusiasme warga cukup tinggi, terlihat dari banyaknya pengunjung yang memadati area Pantai Manakara sejak pagi hari. Lapak-lapak UMKM yang menjual makanan, produk kerajinan, dan kebutuhan harian mendapat kunjungan intensif setelah pembagian kupon.
| Komponen | Rincian |
|---|---|
| Total nilai kupon | Rp81.000.000 |
| Penerima sasaran | Pengunjung CFD yang berbelanja di lapak UMKM |
| Lokasi | Pantai Manakara, Mamuju |
Catatan penyelenggaraan
Pemberian bantuan dalam bentuk kupon dianggap lebih efektif untuk memastikan aliran bantuan langsung menuju pedagang lokal yang turut berpartisipasi. Selain itu, model ini mendorong aktivitas jual-beli yang memperkuat perputaran modal di tingkat mikro.
Penyelenggara berharap program serupa dapat berlanjut pada kesempatan lain, dengan peningkatan jumlah peserta UMKM dan variasi pola dukungan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas. Gubernur menutup keterangannya dengan ajakan agar seluruh lapisan masyarakat terus meramaikan kegiatan-kegiatan yang memadukan unsur kebugaran, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Acara CFD Kemerdekaan di Pantai Manakara menjadi contoh bagaimana perayaan nasional dapat diintegrasikan dengan upaya pemulihan ekonomi dan penguatan ikatan sosial di tingkat daerah.