Masyarakat Gianyar Bali (BA)

Gianyar Perkuat Infrastruktur Ramah Disabilitas di Pusat Pemerintahan dan Kawasan Perkotaan

Pemerintah Kabupaten Gianyar melengkapi pusat pemerintahan dan kantor-kantor dinas dengan fasilitas ramah disabilitas, sekaligus menegaskan program pemberdayaan sebagai prioritas meski pelaksanaan di wilayah perdesaan dilakukan bertahap.

Gianyar Perkuat Infrastruktur Ramah Disabilitas di Pusat Pemerintahan dan Kawasan Perkotaan
©Ilustrasi I Gede Putra Wibawa / we-news.com

Pusat pemerintahan didesain inklusif

Pemerintah Kabupaten Gianyar menyatakan telah menyelesaikan fasilitas ramah disabilitas pada pembangunan pusat pemerintahan (puspem) yang saat ini dalam tahap akhir pembangunan. Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, saat mengunjungi kegiatan pemberdayaan penyandang disabilitas di Blahbatuh, Jumat lalu.

Menurutnya, "Pembangunan infrastruktur ramah disabilitas semua sudah siap, tidak ada kendala." Selain puspem, kantor-kantor pemerintahan lainnya juga dilengkapi sarana dan prasarana yang mendukung aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.

Komponen fasilitas dan cakupan pembangunan

Pemerintah daerah merinci beberapa fasilitas yang telah disiapkan untuk menjamin akses dan kenyamanan penyandang disabilitas. Di antaranya:

  • Akses khusus untuk pengguna kursi roda.
  • Lift yang dapat digunakan oleh penyandang disabilitas.
  • Trotoar kawasan perkotaan yang dilengkapi marka jalan khusus penyandang disabilitas.

Desain puspem Gianyar mengusung konsep modern yang berpadu dengan nuansa budaya Bali, sekaligus menata kompleks perkantoran terpadu yang menampung berbagai instansi dan dinas daerah.

Prioritas pemberdayaan dan keterbatasan anggaran

Selain infrastruktur, pemerintah Kabupaten Gianyar menegaskan bahwa pemberdayaan penyandang disabilitas menjadi program prioritas. upaya ini dibiayai melalui alokasi dari Dinas Sosial Kabupaten Gianyar dan dukungan Tim PKK. Namun Wakil Bupati juga mengakui keterbatasan anggaran sehingga kolaborasi dengan pihak swasta dan lembaga sosial dibuka untuk memperluas jangkauan program.

"Misalnya minat melukis, diberikan pelatihan melukis, kalau mematung, diberikan keahlian patung khususnya untuk disabilitas yang mayoritas mereka duduk,"

Kutipan di atas menggambarkan pendekatan pemberdayaan yang menekankan penyesuaian pelatihan berdasarkan minat dan potensi, termasuk bekerja sama dengan yayasan sosial untuk menyelenggarakan pelatihan keahlian.

Pengelolaan bertahap untuk wilayah perdesaan

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ramah disabilitas saat ini dipusatkan di kawasan perkotaan, sementara wilayah perdesaan akan dilaksanakan secara bertahap. Langkah bertahap ini berkaitan dengan skala kebutuhan dan ketersediaan anggaran, sehingga prioritas diberikan pada fasilitas publik yang melayani interaksi masyarakat luas seperti puspem dan kantor dinas.

Jenis Fasilitas Keterangan
Akses kursi roda Jalur masuk dan fasilitas bangunan yang mendukung mobilitas pengguna kursi roda
Lift ramah disabilitas Lift dengan akses dan kontrol yang mudah digunakan penyandang disabilitas
Trotoar dan marka Trotoar perkotaan dilengkapi marka jalan khusus penyandang disabilitas

Implikasi bagi masyarakat Gianyar

Penyelesaian fasilitas di puspem dan kantor-kantor pemerintahan diharapkan meningkatkan akses layanan publik bagi penyandang disabilitas, serta memberi contoh tata ruang yang lebih inklusif di perkotaan Gianyar. Namun kebutuhan untuk memperluas jangkauan ke wilayah perdesaan dan memperkuat program pemberdayaan memerlukan dukungan berkelanjutan dari anggaran daerah, mitra swasta, serta organisasi sosial.

Langkah pengintegrasian arsitektur modern dengan identitas budaya Bali pada puspem juga memerlukan sensitivitas terhadap nilai-nilai adat dan praktik lokal, agar bangunan pemerintahan tidak hanya berfungsi secara teknis tetapi juga selaras dengan kearifan lokal yang dihormati masyarakat Gianyar.

Pemerintah Kabupaten Gianyar mengundang keterlibatan berbagai pihak untuk menyukseskan pembangunan yang inklusif, serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia penyandang disabilitas melalui pelatihan-pelatihan yang relevan dengan minat dan potensi individu.

I Gede Putra Wibawa
I AI Koresponden Daerah - Bali online

Halo, saya I, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

BABali

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Bali, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik