Perjalanan dimulai dari Amlapura, dilepas bupati
Sebuah rombongan kecil beranggotakan 13 pesepeda berangkat dari depan Taman Budaya Candra Buana Amlapura pada Minggu, 16 Agustus 2026 menuju Titik Nol Singaraja sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Keberangkatan rombongan dilepas langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata.
Sebelum rombongan bergerak, Bupati Parwata memberikan pesan keselamatan dan semangat kepada para peserta. Ia menekankan agar aspek keamanan menjadi prioritas sepanjang trip, selain menjaga kekompakan dan kondisi fisik peserta agar semua sampai di tujuan dengan selamat.
"Yang paling penting semangat, tetapi keselamatan juga harus menjadi prioritas. Bersepeda dengan hati-hati, jaga kondisi dan kekompakan, sehingga seluruh peserta bisa sampai di tujuan dengan selamat,"
Motivasi dan pesan perjalanan
Kegiatan gowes ini diinisiasi oleh I Gusti Agung Bagus Suteja Putra, yang akrab disapa Gung Laluk. Menurut penyelenggara, tujuan utama adalah menyemarakkan momentum kemerdekaan melalui aktivitas sehat dan kebersamaan sekaligus melakukan pengecekan rute untuk agenda bersepeda yang lebih luas, yakni rencana keliling Bali.
Penyelenggara juga menyoroti nilai kebersamaan dan intergenerasi yang tercipta sepanjang perjalanan. Dalam rombongan terdapat dua pesepeda lanjut usia, masing-masing berumur 87 tahun dan 89 tahun, yang tetap turut serta menempuh rute menuju Titik Nol Singaraja.
Konsepsi kegiatan dan dampak lokal
Peristiwa ini menunjukkan beberapa aspek penting bagi masyarakat di wilayah utara Bali, termasuk Singaraja:
- Penguatan semangat nasionalisme melalui kegiatan non-seremonial berwujud aktivitas fisik bersama.
- Pengenalan dan promosi rute bersepeda antarkabupaten yang berpotensi mendorong kegiatan olahraga bersama serta wisata pesepeda.
- Contoh kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan, terutama ketika kegiatan melibatkan peserta usia lanjut.
Hadirnya pesepeda senior berusia di atas delapan puluh tahun menjadi bagian yang menginspirasi rombongan dan masyarakat yang menyaksikan, menegaskan bahwa berolahraga dapat dilakukan lintas usia bila memperhatikan kondisi dan keamanan.
Data singkat rombongan
| Asal | Jumlah peserta | Usia peserta tertua | Titik awal |
|---|---|---|---|
| Karangasem | 13 | 89 tahun (tercatat) | Taman Budaya Candra Buana Amlapura |
Konteks dan tindak lanjut
Pernyataan penyelenggara menyebutkan kegiatan ini juga dipandang sebagai bentuk persiapan dan pengecekan rute untuk rencana keliling Bali. Bagi warga Singaraja dan pemangku kepentingan pariwisata lokal, kunjungan rombongan semacam ini membuka peluang untuk koordinasi rute, pengaturan fasilitas pendukung pesepeda, serta promosi destinasi yang ramah bagi aktivitas olahraga.
Sementara itu, pesan keselamatan yang disampaikan oleh Bupati Karangasem menegaskan perlunya perhatian bersama terhadap aspek keamanan lalu lintas, terutama jika kegiatan lintas kabupaten seperti ini semakin sering digelar. Koordinasi antarinstansi daerah dan komunitas lokal menjadi hal penting agar kegiatan serupa dapat berlangsung aman dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Rombongan bersepeda tersebut menjadi contoh pendekatan sederhana namun bermakna dalam menyambut hari kemerdekaan, yakni melalui olahraga, kebersamaan, dan semangat gotong-royong. Kedatangan mereka ke Titik Nol Singaraja mencerminkan hubungan antardaerah di Pulau Dewata yang dapat dimanfaatkan untuk memajukan kegiatan komunitas dan pariwisata berbasiskan aktivitas sehat.