Mataram — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Nusa Tenggara Barat menggelar operasi patroli Strong Point di wilayah hukum Kota Mataram dan sekitarnya pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026. Kegiatan diawali sekitar pukul 20.00 WITA dan berlangsung hingga tengah malam dengan tujuan utama menjaga ketertiban serta menekan angka kriminalitas.
Arahan pimpinan dan tujuan operasi
Patroli dipimpin langsung oleh Kanit URC Puma Jatanras, AKP Agus Eka Artha S.H., berdasarkan arahan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB. Menurut keterangan pimpinan di Polda, operasi ini termasuk bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dan merupakan upaya nyata memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Kegiatan ini menyasar berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari kejahatan 3C yaitu Curas, Curat, dan Curanmor, aksi balap liar, potensi tawuran, hingga bentrok antarkelompok masyarakat,"
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kombes Pol. Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, sebagai landasan operasional tim di lapangan.
Rute dan fokus penyisiran
Setelah menerima arahan dari Karo Ops Polda NTB terkait tata cara bertindak dan penentuan sasaran, Tim URC Puma bergerak menyisir sejumlah titik strategis di Kota Mataram. Patroli dilaksanakan antara pukul 20.30 hingga 00.00 WITA dan difokuskan pada pusat keramaian, ruas jalan rawan, serta pemukiman.
- Jalan Langko menuju Bundaran Udayana: dialog interaktif dengan warga untuk menyampaikan imbauan kamtibmas.
- Depan Kantor Imigrasi Mataram, Jalan Udayana: edukasi kepada pemuda yang nongkrong agar tidak terlibat balap liar.
- Jalan Pejanggik dan Taman Sangkareang: pemantauan pusat keramaian untuk mengantisipasi tindak kejahatan.
- Wilayah Cakranegara: penyisiran dan penempatan personel siaga di pos polisi setempat.
- Jalan Lingkar Selatan: pemantauan intensif pada titik rawan balap liar.
- Perumahan Lingkar Pratama: pengecekan keamanan pemukiman dan dialog dengan petugas keamanan lingkungan.
Imbauan kepada masyarakat
Selain tindakan preventif berupa patroli, pihak humas Polda NTB mengimbau partisipasi aktif masyarakat. Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., Kabid Humas Polda NTB, meminta warga tetap waspada dan berperan dalam menjaga keamanan lingkungan.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk senantiasa mengawasi putra-putrinya agar tidak keluyuran hingga larut malam demi menghindari hal-hal yang tidak [diinginkan]."
Imbauan tersebut menekankan peran keluarga dan komunitas lokal dalam mencegah keterlibatan remaja dalam kegiatan berisiko, seperti balap liar atau kerumunan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
| Waktu | Kegiatan |
|---|---|
| 20.00 WITA | Awal pengarahan dan persiapan tim |
| 20.30 – 00.00 WITA | Penyisiran titik krusial dan pusat keramaian di Kota Mataram |
Pelaksanaan patroli menunjukkan fokus aparat pada pengendalian gangguan kamtibmas malam hari serta upaya pencegahan kejahatan yang sering terjadi di ruang publik. Penempatan personel di pos-pos strategis, dialog dengan warga, dan pendekatan edukatif kepada pemuda merupakan bagian dari kombinasi taktik penegakan keamanan dan pencegahan.
Untuk warga Mataram, kegiatan semacam ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Sikap waspada, pengawasan keluarga, serta pelaporan cepat terhadap kejadian mencurigakan menjadi kunci efektifitas operasi kepolisian di tingkat lokal.
Polda NTB menyatakan akan terus melaksanakan kegiatan serupa sebagai respons terhadap potensi gangguan keamanan, sambil menunggu respons dan dukungan aktif dari masyarakat agar lingkungan tetap aman dan kondusif.