Pelatih Tegaskan Persaingan Sehat di Posisi Kiper
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengungkapkan kriteria yang akan digunakan tim pelatih untuk menentukan kiper utama pada kompetisi Championship 2026/2027. Penegasan itu disampaikan setelah tim mengontrak empat penjaga gawang yang kini bersaing untuk satu posisi inti.
Keempat kiper yang menghuni skuad Persela pada musim ini adalah Rafli Mahreza, Aryandy Widiansyah, Leonel Yasa Sasmita, dan Eko Prasetyo. Rafli merupakan kiper yang musim lalu menjadi pilihan utama Persela, sedangkan Leonel adalah produk akademi Persela yang baru dipromosikan ke tim senior. Eko Prasetyo direkrut dari Persiku Kudus, dan Aryandy datang usai membantu Persika Karanganyar menembus perempat final Liga 3 Nasional musim lalu.
- Rafli Mahreza — kiper utama musim lalu.
- Leonel Yasa Sasmita — jebolan akademi Persela, promosi ke tim senior.
- Eko Prasetyo — rekrutan dari Persiku Kudus, berpengalaman di beberapa klub sebelumnya.
- Aryandy Widiansyah — peran penting di Persika Karanganyar pada kompetisi musim lalu.
Kriteria Teknis: Lebih dari Sekadar Menangkap Bola
Menurut Bima Sakti, tidak ada pemain yang memiliki posisi starter terjamin, termasuk Rafli yang berstatus penjaga gawang utama musim sebelumnya. Keputusan akhir akan diambil berdasarkan penilaian tim pelatih, khususnya pelatih kiper, yang menilai perkembangan dan kemampuan teknis masing-masing penjaga gawang.
"Yang pasti punya kemampuan teknik, skill sebagai kiper. Saya butuh build up, possession progresif, tidak hanya jago tangkap bola, tapi juga jago di kaki,"
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa filosofi permainan Persela mengedepankan penguasaan bola dari belakang dan keterlibatan kiper dalam proses build up. Kriteria ini menunjukkan bahwa kemampuan bermain dengan kaki menjadi salah satu penentu utama dalam pemilihan kiper utama.
Dinamika Skuad dan Implikasi Persaingan Internal
Adanya empat kiper dalam skuad memberi kedalaman tim yang diinginkan pelatih untuk menghadapi kompetisi panjang. Bima menilai persaingan antar penjaga gawang meningkatkan kualitas serta kesiapan tim menghadapi tuntutan taktik modern yang menuntut kiper tak sekadar melakukan penyelamatan, tetapi juga berkontribusi dalam penguasaan bola dan distribusi.
Kompetisi internal ini membuka peluang bagi pemain muda seperti Leonel untuk menunjukkan kemampuan dan merebut posisi utama jika mampu memenuhi standar teknis yang ditetapkan. Sementara itu, pengalaman Rafli dan Eko, serta kontribusi Aryandy di level kompetisi sebelumnya, menjadi modal bagi Persela dalam menyusun rotasi kiper yang kompetitif sepanjang musim.
Data Singkat Keempat Kiper
| Nama | Keterangan |
|---|---|
| Rafli Mahreza | Kiper utama Persela musim lalu |
| Leonel Yasa Sasmita | Promosi dari Akademi Persela |
| Eko Prasetyo | Rekrutan dari Persiku Kudus; pengalaman bermain di Persik Kediri dan Persikab Bandung |
| Aryandy Widiansyah | Berperan di Persika Karanganyar hingga babak perempat final Liga 3 Nasional |
Bima menegaskan proses penentuan kiper utama tidak akan tergesa-gesa. Evaluasi berkelanjutan selama latihan dan pertandingan pramusim akan menjadi tolok ukur utama. Pendekatan ini mencerminkan pola manajemen tim yang mengutamakan aspek teknis serta kesiapan fisik dan mental pemain dalam menghadapi kompetisi.
Persela, yang menyiapkan skuad untuk menghadapi Championship 2026/2027, kini memasuki fase pengujian internal untuk menentukan komposisi terbaik. Keputusan akhir pada posisi kiper diharapkan akan mencerminkan keseimbangan antara pengalaman dan kemampuan teknis yang sesuai tuntutan permainan modern.