MAMUJU — Pemadaman listrik bergilir di Provinsi Sulawesi Barat kembali berlangsung pada Rabu, 9 September 2026. Pengumuman yang dikeluarkan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mamuju menyatakan bahwa pemadaman masih diperlukan karena proses perbaikan sistem kelistrikan di wilayah tersebut belum tuntas sehingga pasokan listrik belum pulih sepenuhnya.
Wilayah terdampak dan durasi
Menurut pengumuman PLN, pemadaman bergilir dijadwalkan menyasar wilayah kerja sejumlah Unit Layanan Pelanggan (ULP) di Sulawesi Barat, antara lain ULP Manakarra, ULP Pasangkayu, ULP Mamasa, ULP Polewali, ULP Wonomulyo, dan ULP Majene. Volume pemadaman disebut berkurang dibanding beberapa hari sebelumnya, namun jadwal masih dapat berubah menyesuaikan kondisi di lapangan dan pengaturan arus oleh PLN.
| Waktu (WITA) | Wilayah |
|---|---|
| 09.00 – 13.30 | Sebagian Kabupaten Mamasa dan sekitarnya: sebagian Kecamatan Kalukku (Ds. Sondoang, Ds. Uhaimate, Ds. Keang), sebagian Kecamatan Kalumpang, sebagian Kecamatan Bonehau, Kecamatan Mambi, Kecamatan Mehalaan, sebagian Kecamatan Rantebulahan Timur, Kecamatan Tabulahan, Kecamatan Aralle, sebagian Kecamatan Tandukkalua, sebagian Kecamatan Bambang. |
| 09.30 – 13.50 | Beberapa jalan dan fasilitas di Kota Mamuju: Jl. Pattimura, Jl. Andi Da'i, Jl. Kelapa/Yos Sudarso, Jl. Maccirenai (sebagian), Pelabuhan Mamuju, PPI Mamuju, Pengadilan Agama Mamuju, Jl. Tuna (sebagian), Jl. Emy Saelan, Jl. Ahmad Yani (sebagian), kawasan Rusun KODIM, Mall Matos, Hotel Matos, Hotel Maleo, Perumahan KODIM. |
| 11.00 – 15.30 | Sebagian Desa Belang-Belang, Pelabuhan Belang-Belang, Dusun Kabuloang, Pabrik Packing Tonasa. |
| 11.00 – 15.30 | Jl. Gatot Subroto, sebagian Kelurahan Simboro (Simbuang), Jl. Jenderal Sudirman, beberapa desa di Kecamatan Simboro (Ds. Patti'di, Ds. Salletto, Ds. Botteng, Ds. Botteng Utara, Taludu), sebagian besar Kecamatan Tapalang (termasuk Kel. Dayanginna, Kel. Galung, Kel. Kasambang dan beberapa desa), serta beberapa desa di Kecamatan Tapalang Barat dan PDAM PATIDI. |
| 12.30 – 16.50 | Sebagian Kecamatan Kaluku: Kel. Kalukku, Ds. Beru-Beru, Ds. Kalukku Barat, Ds. Pokkang, dan wilayah terkait. |
Dampak dan imbauan bagi warga
Pemadaman bergilir berimplikasi pada berbagai aktivitas publik dan domestik. Listrik yang padam dalam rentang waktu beberapa jam dapat memengaruhi layanan komunikasi, proses administrasi di kantor pemerintahan, usaha kecil menengah, perdagangan ritel, serta fasilitas publik yang bergantung pada tenaga listrik.
Untuk mengurangi gangguan, PLN dan pihak terkait biasanya memberikan beberapa imbauan praktis kepada warga. Berikut hal-hal yang patut diperhatikan:
- Mempersiapkan lampu darurat atau senter dan memastikan baterai perangkat penting terisi penuh.
- Mengamankan peralatan listrik dan elektronik dengan mematikan atau mencabut steker selama pemadaman untuk mencegah lonjakan saat aliran kembali normal.
- Bagi pelaku usaha, menyesuaikan jadwal operasional atau menyiapkan sumber daya cadangan bila memungkinkan.
- Bagi pengguna layanan publik penting seperti fasilitas kesehatan, memastikan ketersediaan genset atau konfirmasi jadwal layanan ke instansi terkait.
PLN sebelumnya menyatakan perbaikan sistem sedang berlangsung. Masyarakat diimbau memantau pengumuman resmi PLN UP3 Mamuju dan saluran informasi pemerintah daerah untuk memperoleh pembaruan jadwal.
Ketidakpastian jadwal
Perlu dicatat bahwa jadwal pemadaman bersifat dinamis. Dalam pengumuman resmi dinyatakan bahwa jadwal dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi di lapangan dan pengaturan arus listrik oleh PLN. Oleh karena itu warga disarankan tidak mengandalkan jadwal tunggal tanpa konfirmasi ulang melalui kanal resmi PLN.
Sekretariat daerah, dinas terkait, dan pelaku usaha lokal diharapkan mengantisipasi gangguan layanan untuk meminimalkan dampak sosial ekonomi sementara perbaikan kelistrikan terus berlangsung.
WE NEWS akan terus memantau perkembangan perbaikan pasokan listrik dan menyampaikan pembaruan informasi secepatnya setelah ada rilis atau pengumuman resmi berikutnya dari PLN UP3 Mamuju atau pihak pemerintah daerah.