Polewali Mandar, Sulawesi Barat — Sebuah mobil dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Polewali Mandar mengalami kecelakaan dan terguling saat dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Minggu, 23 Agustus 2026 sekitar pukul 13.00 Wita. Akibat kejadian itu tujuh dari sembilan petugas yang berada pada kendaraan tersebut terluka dan dilarikan untuk perawatan medis.
Peristiwa di Jalan Trans Sulawesi
Kecelakaan terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo. Kepala UPTD Damkar Polewali Mandar, Imran, menjelaskan bahwa saat itu dua unit armada damkar beriringan berangkat menuju laporan kebakaran di Desa Bumiayu.
Menurut Imran, armada yang ditumpangi mengalami oleng ketika mencoba menghindari kendaraan lain di depannya yang tiba-tiba berpindah jalur saat sedang mendahului kendaraan lain.
"Kami menghindari salah satu kendaraan lain di depan, sehingga kendaraan kami mengalami oleng sehingga terbalik. Kendaraan beriringan, tiba-tiba berpindah jalur,"
Imran menambahkan bahwa sirene dan lampu rotator telah dinyalakan untuk memberi peringatan kepada pengguna jalan lain, tetapi kendaraan yang berada di depan tetap berpindah jalur secara mendadak.
Korban dan penanganan awal
Imran menyebutkan ada sembilan personel yang berada pada mobil dinas tersebut. Sebagian petugas berada di atas dan di belakang tangki air mobil. Dari jumlah itu, tujuh personel terluka.
Para korban langsung dievakuasi ke RS Pratama Wonomulyo untuk mendapat pertolongan pertama. Imran menyatakan rencana untuk merujuk pasien ke RSUD Hajjah Andi Depu Polewali untuk penanganan lebih lanjut.
Dinamika perjalanan menuju lokasi kebakaran
Imran mengungkapkan kekesalannya terhadap tindakan pengemudi kendaraan yang berpindah jalur secara tiba-tiba meski ada peringatan berupa sirene dan lampu rotator.
"Pokoknya dia langsung ambil jalan berpindah jalur. Padahal sirine kami bunyi, lampu rotator juga menyala,"
Ia juga menegaskan bahwa jika armada damkar menabrak kendaraan tersebut secara frontal, akibatnya bisa lebih parah bagi petugas maupun pengguna jalan lain.
Situasi operasional Damkar setelah kecelakaan
Imran menjelaskan bahwa karena keterbatasan armada, sebagian petugas memang menumpang di bagian atas dan belakang mobil tangki air saat menuju lokasi kebakaran. Kondisi itu menjadi salah satu faktor yang menyebabkan banyaknya korban luka ketika mobil terguling.
- Waktu kejadian: Minggu, 23 Agustus 2026, sekitar pukul 13.00 Wita.
- Lokasi kecelakaan: Jalan Trans Sulawesi, Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo.
- Tujuan armada: Menanggapi kebakaran di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo.
- Jumlah personel di kendaraan: 9 orang; 7 terluka.
- Penanganan medis: Dievakuasi ke RS Pratama Wonomulyo, rencana rujukan ke RSUD Hajjah Andi Depu Polewali.
Dampak pada layanan darurat dan keselamatan publik
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan petugas saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran, serta efektivitas operasi tanggap darurat di wilayah yang memerlukan mobilisasi cepat. Model operasional yang menyebabkan petugas menumpang pada tangki air perlu mendapat perhatian agar risiko saat perjalanan dapat diminimalkan.
Catatan untuk pengguna jalan
Peristiwa ini mengingatkan pentingnya memberi jalan kepada kendaraan dinas yang sedang bertugas, terutama yang menyalakan sirene dan lampu rotator. Mengoperasikan kendaraan dinas dengan aman dan mengatur penempatan personel yang memenuhi standar keselamatan merupakan kunci mengurangi korban jika terjadi kecelakaan dalam perjalanan darurat.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Jenis kendaraan | Mobil dinas Pemadam Kebakaran (tangki air) |
| Jumlah personel | 9 orang (7 terluka) |
| Lokasi kecelakaan | Jalan Trans Sulawesi, Desa Tumpiling, Wonomulyo |
| Tujuan awal | Menanggapi kebakaran di Desa Bumiayu |
Hingga laporan ini disusun, keterangan resmi selengkapnya dari pihak kepolisian lalu lintas setempat atau penjelasan tambahan mengenai kondisi para korban pascarujukan ke RSUD Hajjah Andi Depu belum disampaikan. Redaksi akan mengikutkan perkembangan lebih lanjut mengenai kondisi korban dan proses investigasi penyebab kecelakaan.