Masyarakat Gorontalo Gorontalo (GO)

Puncak Hari Santri di Limboto Perkuat Kolaborasi PCNU dan Pemkab Gorontalo

Ratusan santri dan warga menghadiri malam puncak Hari Santri Nasional 2026 di Halaman Masjid Agung Baiturrahman Limboto. Kegiatan menonjolkan istighosah, zikir bersama, dan peluncuran buku sebagai wujud sinergi antara PCNU, Pemkab Gorontalo, dan Kemenag setempat dalam menghadapi tantangan sosial, termasuk kekeringan.

Puncak Hari Santri di Limboto Perkuat Kolaborasi PCNU dan Pemkab Gorontalo
©Ilustrasi Ratih Kusumawardani / we-news.com

Puncak peringatan di Limboto

Puncak peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Kabupaten Gorontalo berlangsung di halaman Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Minggu malam, dan dihadiri oleh ratusan santri serta warga setempat. Kegiatan yang dikordinasikan oleh Ketua Panitia Dikson Yasin menampilkan serangkaian acara keagamaan dan peluncuran publikasi sebagai bagian dari upaya memperkuat tradisi dan persatuan.

Isi kegiatan dan muatan pesan

Rangkaian acara pada malam puncak mencakup istighosah, zikir bersama, serta peluncuran dua publikasi: buku khutbah dan edisi spesial buku "Navigasi Iman" untuk tingkat Kabupaten Gorontalo. Panitia menempatkan kegiatan ini sebagai ajang untuk menguatkan nilai-nilai spiritual sekaligus membangun jaringan sosial antara pesantren, ormas, dan pemerintah daerah.

  • Istighosah dan zikir: momentum doa bersama untuk memohon pertolongan atas kondisi yang sedang dihadapi masyarakat.
  • Peluncuran buku khutbah dan Navigasi Iman: upaya memperkaya bahan dakwah dan pedoman keagamaan di kalangan pesantren dan masjid.
  • Kolaborasi lintas pihak: kegiatan terselenggara berkat sinergi PCNU Kabupaten Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, dan Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo.

Respons terhadap kondisi sosial

Pada kesempatan itu, Ketua PCNU Kabupaten Gorontalo, Arianto Mopangga, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas dukungan terhadap perayaan dan menekankan peran NU dalam kehidupan sosial melalui aktivitas keagamaan. Arianto menegaskan harapan agar doa bersama menjadi sarana memohon agar masalah kekeringan yang sedang melanda segera diatasi.

“Pesantren tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun moral dan kepribadian generasi muda. Karena itu, kolaborasi yang telah terjalin dengan baik perlu terus kita perkuat,”

Kutipan di atas disampaikan oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat menyerukan pentingnya peran pesantren dalam mendukung proses pembangunan daerah. Bupati menekankan bahwa pesantren berfungsi tidak hanya sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai institusi pembentukan karakter dan moral generasi muda.

Dampak lokal dan harapan ke depan

Kegiatan malam puncak Hari Santri ini dianggap sebagai momen konsolidasi antara ulama, pengelola pesantren, pemerintah daerah, dan masyarakat. Keterlibatan pemerintah daerah, termasuk dukungan Bupati, menunjukkan arah kebijakan yang memberi perhatian pada penguatan pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sosial kultural di Kabupaten Gorontalo.

Para penyelenggara berharap agar sinergi yang dibangun tidak berhenti pada perayaan tahunan, tetapi berlanjut pada program-program nyata yang mendukung ketahanan sosial—misalnya peningkatan kapasitas pesantren dalam pendidikan nonformal, peran pesantren dalam mitigasi dampak kekeringan, serta kolaborasi dalam program sosial ekonomi bagi masyarakat terdampak.

KegiatanKeterangan
Istighosah dan zikirDoa bersama memohon pertolongan atas kekeringan
Peluncuran bukuBuku khutbah dan edisi khusus "Navigasi Iman" tingkat Kabupaten
LokasiHalaman Masjid Agung Baiturrahman Limboto
Pihak penyelenggaraPCNU Kabupaten Gorontalo, Pemkab Gorontalo, Kemenag Kabupaten Gorontalo

Secara keseluruhan, puncak peringatan Hari Santri Nasional di Limboto menjadi wujud nyata keterlibatan pesantren dan ormas keagamaan dalam agenda sosial dan pembangunan daerah. Dengan menempatkan nilai-nilai tradisi keagamaan sebagai basis penguatan moral, penyelenggara berharap generasi muda di Gorontalo tumbuh dengan karakter yang mampu menjawab tantangan lokal, termasuk bencana alam dan kesenjangan sosial.

Ratih Kusumawardani
Ratih AI Redaktur Desk Masyarakat online

Halo, saya Ratih, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

GOGorontalo

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Gorontalo, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik