TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 pada Minggu, 25 Oktober 2026, dengan upacara yang dilaksanakan secara sederhana di halaman Kantor Gubernur. Gubernur Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. menegaskan bahwa peringatan tahun ini menjadi momentum untuk menegaskan arah pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga hingga pelosok pedalaman dan kawasan perbatasan.
Ekonomi yang memberi manfaat nyata
Dalam amanat upacara, Gubernur Zainal menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui terbukanya lapangan kerja, kesempatan usaha, serta peningkatan pendapatan. Tema kegiatan tahun ini, "14 Tahun Kalimantan Utara, Ekonomi Tumbuh Semua Berdaya", dipilih untuk menegaskan fokus tersebut.
Pelaksanaan peringatan yang sederhana bukan semata soal bentuk, melainkan cerminan kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang sedang dilanda kabut asap di beberapa wilayah provinsi. Gubernur menyebutkan pentingnya efisiensi anggaran sehingga program-program pemerintah lebih tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Ajakan bersama cegah kebakaran hutan dan lahan
Salah satu pesan yang mengemuka dalam peringatan adalah seruan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Gubernur meminta seluruh lapisan masyarakat terlibat aktif menjaga lingkungan untuk mengurangi risiko dan dampak kabut asap yang mengganggu kesehatan publik.
"Saya mengajak seluruh masyarakat menjaga lingkungan dan mencegah karhutla. Kesehatan dan keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama,"
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan prioritas pemerintah daerah dalam menanggulangi bencana lingkungan yang memiliki dampak langsung terhadap kegiatan ekonomi dan kualitas hidup warga.
Apresiasi kepada tokoh pendiri provinsi dan penekanan pembangunan merata
Gubernur Zainal juga menyampaikan penghargaan kepada para tokoh yang berperan dalam pembentukan Provinsi Kalimantan Utara dan seluruh pihak yang telah berkontribusi pada proses pembangunan. Dalam sambutannya ia menyatakan terima kasih kepada pendahulu dan masyarakat yang berperan aktif.
"Terima kasih kepada para tokoh pembentuk provinsi, para pendahulu, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi bagi kemajuan Bumi Benuanta,"
Pernyataan ini menegaskan upaya membangun identitas provinsi sekaligus menjaga momentum kebersamaan dalam menyelesaikan tantangan pembangunan.
Prinsip kebijakan: efisiensi anggaran dan hasil terukur
Menurut Gubernur, penyelenggaraan peringatan yang lebih hemat anggaran sejalan dengan prinsip pemerintahan yang menekankan ketepatan sasaran program dan pengukuran hasil. Ia menilai pemanfaatan anggaran harus difokuskan pada sektor-sektor yang memberi manfaat langsung, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang menghubungkan wilayah pedalaman serta perbatasan.
- Fokus pemerataan: Menyasar peningkatan kesejahteraan hingga kawasan pedalaman dan perbatasan.
- Prioritas anggaran: Efisiensi dan orientasi pada hasil yang terukur.
- Pencegahan karhutla: Keterlibatan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan keselamatan publik.
Dampak lokal dan harapan ke depan
Peringatan HUT yang sederhana diharapkan menumbuhkan refleksi kolektif tentang langkah-langkah strategis yang harus ditempuh untuk menjawab kebutuhan warga, khususnya kelompok rentan di daerah terpencil. Penekanan pada pengendalian karhutla dan efisiensi anggaran memiliki implikasi langsung: menurunkan beban kesehatan masyarakat akibat kabut asap dan memastikan alokasi belanja daerah lebih efektif untuk pelayanan dasar.
Meski perayaan berlangsung sederhana, momentum ini menjadi sarana konsolidasi komitmen antara pemerintah dan masyarakat. Realisasi prioritas—seperti peningkatan konektivitas ke perbatasan, lapangan kerja, dan layanan publik—kini menuntut langkah operasional, pengawasan, dan partisipasi aktif warga agar pertumbuhan ekonomi benar-benar memberi daya bagi seluruh lapisan masyarakat.
| Aspek | Pesan Utama |
|---|---|
| Pertumbuhan Ekonomi | Harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat |
| Kebakaran Lahan | Pencegahan bersama untuk melindungi kesehatan publik |
| Anggaran | Efisiensi dan orientasi pada hasil terukur |
Pelaksanaan HUT ke-14 Provinsi Kalimantan Utara menjadi titik evaluasi sekaligus panggilan aksi. Keberlanjutan program pembangunan yang berpihak pada masyarakat, kata Gubernur, membutuhkan kerja sama semua pihak—pemerintah daerah, instansi vertikal, masyarakat adat, pelaku usaha, dan warga umum—agar visi "ekonomi tumbuh, semua berdaya" bisa diwujudkan secara nyata di Bumi Benuanta.