PADANG — Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Barat, Fadly Amran, meminta pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Sumatera Barat dilaksanakan secara terbuka dan sesuai dengan ketentuan organisasi. Pernyataan itu disampaikan pada acara silaturahmi bersama para senior dan pengurus DPD KNPI Sumbar di Takana Nasi Padang, Minggu, 25 Oktober 2026.
Musda sebagai ruang pertanggungjawaban dan regenerasi
Fadly yang saat ini juga menjabat Wali Kota Padang menegaskan Musda bukan sekadar upacara berganti kepemimpinan, melainkan momentum pertanggungjawaban pengurus kepada anggota dan publik. Ia mengajak agar seluruh proses pelaksanaan Musda mengikuti anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi supaya hasilnya dapat diterima secara luas dan menumbuhkan kepercayaan kader.
“Laksanakan Musda ini dengan baik sebagai bentuk pertanggungjawaban organisasi. Berbagai capaian yang telah diraih perlu disampaikan secara terbuka sebagai bagian dari evaluasi kepengurusan,”
Pernyataan tersebut menegaskan harapan bahwa laporan kegiatan dan capaian organisasi disampaikan secara transparan. Selain itu, Fadly mendorong agar proses pemilihan ketua dan pengurus berlangsung adil sehingga semua kader memiliki peluang yang sama untuk berpartisipasi.
Kesempatan setara bagi kader pemuda
Dalam pertemuan yang digelar menjelang berakhirnya masa kepengurusan DPD KNPI Sumbar, Fadly mengapresiasi upaya pengurus selama masa jabatan yang berjalan. Namun, menurutnya, evaluasi dan pembukaan ruang bagi kader baru sama pentingnya agar organisasi terus dinamis.
Ia mempersilakan siapa pun yang ingin maju mengikuti proses pemilihan. Menurut Fadly, dinamika internal adalah hal biasa selama berjalan sesuai ketentuan dan tetap menjaga kebersamaan di antara para pemuda.
Fadly juga menyampaikan harapan agar KNPI tetap menjadi wadah untuk memperluas pengalaman aktivis muda, meningkatkan kapasitas diri, dan memberi ruang bagi lahirnya kader yang mampu berkontribusi di berbagai bidang kehidupan sosial dan pemerintahan.
Persiapan dan harapan menuju Musda
Silaturahmi di Takana Nasi Padang dihadiri oleh para senior organisasi dan pengurus DPD. Pertemuan itu dimaknai sebagai forum konsolidasi untuk membahas persiapan Musda serta memastikan proses transisi kepengurusan berjalan lancar dan tertib.
Beberapa poin penting yang ditekankan dalam pertemuan:
- Pelaksanaan Musda sesuai AD/ART KNPI;
- Pelaporan capaian pengurus secara terbuka sebagai bentuk pertanggungjawaban;
- Pemberian kesempatan setara bagi seluruh kader untuk mencalonkan diri;
- Menjaga kebersamaan dan merawat dinamika organisasi yang sehat.
Pesan tersebut mengarah pada tujuan agar Musda tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi titik awal pembenahan dan penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.
| Tanggal | Acara | Tempat |
|---|---|---|
| 25 Oktober 2026 | Silaturahmi pengurus dan senior DPD KNPI Sumbar | Takana Nasi Padang, Padang |
Meski belum diumumkan secara rinci jadwal Musda, pertemuan ini menjadi langkah awal bagi komite pengurus untuk menyusun mekanisme, persyaratan calon, serta tata tertib pemilihan yang mengacu pada AD/ART organisasi.
Fadly menaruh harapan besar agar KNPI di Sumatera Barat terus menjadi ladang pembinaan bagi pemuda yang memiliki integritas dan kompetensi. Ia berharap kader-kader yang muncul dari proses ini tidak sekadar aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu mengambil peran strategis di lingkungan masyarakat dan pemerintahan.
Dengan kata lain, Musda diharapkan melahirkan kepengurusan yang representatif, berwawasan, dan mampu bersinergi dengan berbagai pihak demi kemajuan pemuda Sumatera Barat.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan mekanisme Musda biasanya disampaikan oleh pengurus DPD KNPI Sumbar. Bagi kader dan pihak yang berminat, penting untuk memantau pengumuman resmi serta menyiapkan persyaratan administrasi sesuai ketentuan organisasi.
Dalam tradisi Minang, musyawarah merupakan jalan untuk mencapai mufakat. Harapan kini tertumpu pada Musda KNPI Sumbar menjadi cermin keterbukaan dan kesiapan generasi muda daerah ini melangkah ke peran yang lebih luas.