Rutan Majene buka kesempatan magang untuk generasi muda
MAJENE — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene resmi menerima sebanyak 16 peserta Program Magang Nasional Batch II dari Kementerian Ketenagakerjaan pada Senin (10/7). Kegiatan pembukaan diarahkan untuk memperkenalkan peserta terhadap lingkungan kerja serta tugas dan fungsi lembaga pemasyarakatan.
Acara penerimaan dimulai dengan pengenalan lingkungan kerja dan penyampaian gambaran umum mengenai pelaksanaan tugas di Rutan. Selama masa magang, para peserta akan diperkenalkan pada berbagai layanan dan kegiatan yang berlangsung di dalam Rutan, sebagai bagian dari upaya memberikan pengalaman kerja yang aplikatif bagi generasi muda.
"Rutan Kelas IIB Majene siap memberikan pengalaman dan pembelajaran kepada seluruh peserta magang. Kami berharap selama berada di sini, para peserta dapat mengenal lebih dekat tugas dan fungsi pemasyarakatan, memahami nilai kedisiplinan dan tanggung jawab, serta mendapatkan pengalaman yang bermanfaat sebagai bekal di dunia kerja,"
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy Jozef Thenu, saat menyambut peserta. Christy menekankan pentingnya sikap aktif dan etika kerja selama mengikuti program, serta mendorong peserta untuk tidak hanya mengamati proses kerja tetapi juga memahami nilai-nilai pelayanan, integritas, tanggung jawab, dan kerja sama yang menjadi dasar dalam lingkungan pemasyarakatan.
Harapan dan panduan untuk peserta
Dalam sambutannya, Christy memberikan beberapa pesan konkret kepada peserta magang agar dapat memaksimalkan pengalaman selama berada di Rutan. Ia meminta para peserta untuk menjaga etika, disiplin, serta aktif bertanya dan berkomunikasi dengan pegawai Rutan demi memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait tugas pemasyarakatan.
- Pengenalan lingkungan kerja: orientasi fasilitas dan kegiatan internal Rutan.
- Pemaparan tugas dan fungsi: gambaran umum pekerjaan pemasyarakatan dan pelayanan kepada masyarakat.
- Pembinaan sikap profesional: penguatan nilai disiplin, integritas, dan tanggung jawab.
Salah satu peserta, Resky Awalia, menyatakan antusiasme mengikuti program tersebut karena memberi pengalaman baru dan pemahaman langsung mengenai pekerjaan di bidang pemasyarakatan. Peserta lain diharapkan memiliki sikap serupa untuk memaksimalkan manfaat magang.
Dampak lokal dan keterkaitan dengan program nasional
Penerimaan peserta magang di Rutan Majene merupakan bagian dari implementasi Program Magang Nasional Batch II Tahun 2026 yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan. Bagi masyarakat Majene, keberadaan program ini menandai adanya jembatan antara pendidikan/penyiapan tenaga kerja dengan praktik kerja di institusi pemerintah daerah.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Institusi | Rutan Kelas IIB Majene |
| Program | Program Magang Nasional Batch II Kemnaker 2026 |
| Jumlah peserta | 16 orang |
| Tanggal pembukaan | Senin (10/7) |
Ke depan, pelaksanaan magang di Rutan diharapkan tidak hanya memperkaya pengalaman peserta, tetapi juga memberi manfaat bagi lembaga dalam bentuk interaksi dengan generasi muda yang berpotensi menghadirkan perspektif baru terhadap pelayanan pemasyarakatan. Namun, keberlanjutan dampak tersebut bergantung pada pelaksanaan program selama masa magang dan upaya evaluasi bersama pihak terkait.
Rutan Kelas IIB Majene menegaskan komitmen untuk menjadi lokasi pembelajaran yang aman dan terstruktur bagi peserta magang, sambil tetap menjalankan fungsi utama sebagai tempat pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan sesuai peraturan yang berlaku.