Perwakilan Rejang Lebong dan Persiapan Kafilah Bengkulu
Pemerintah daerah dan pihak Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong memastikan dua nama dari kabupaten itu menjadi bagian dari kafilah Provinsi Bengkulu untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 yang digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 11–20 September 2026. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Rahman Umar, menyatakan kedua peserta tersebut adalah Herdiansyah dan Nofita Sari.
Rahman Umar mengungkapkan pembagian cabang perlombaan bagi kedua wakil Rejang Lebong. Herdiansyah akan berlaga pada cabang Qira'at Mujawwad Dewasa, sementara Nofita Sari tampil pada cabang Tilawah Tuna Netra. Pernyataan ini disampaikan oleh Rahman saat dihubungi oleh wartawan di Rejang Lebong pada akhir pekan.
"Kami akan terus memberikan dukungan dan doa. Pesan saya, selalu jaga kesehatan, jaga nama baik daerah, dan berikan penampilan terbaik,"
Dalam penyampaiannya, Rahman juga menyatakan kebanggaan atas terpilihnya kedua putra-putri daerah itu untuk mewakili provinsi pada ajang nasional. Ia berharap keikutsertaan mereka dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Rejang Lebong untuk terus mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Alquran.
Jumlah Kafilah dan Pemusatan Latihan
Pemerintah Provinsi Bengkulu mengirimkan kafilah sebanyak 62 orang yang terdiri dari peserta qori/qoriah dan pelatih. Menurut informasi resmi, kafilah tersebut menjalani pemusatan latihan (training center) di Kota Bengkulu selama sepekan untuk mematangkan kesiapan teknis dan mental sebelum diberangkatkan ke Semarang pada 8 September 2026.
- Nama peserta dari Rejang Lebong: Herdiansyah; Nofita Sari
- Cabang yang diikuti: Qira'at Mujawwad Dewasa; Tilawah Tuna Netra
- Lokasi MTQ Nasional: Semarang, Jawa Tengah (11–20 September 2026)
- Keberangkatan kafilah Bengkulu: 8 September 2026
Dampak Lokal dan Harapan
Partisipasi perwakilan dari Rejang Lebong menegaskan peran kabupaten dalam pembinaan tilawah dan qira'at di tingkat provinsi. Kegiatan pemusatan latihan yang diselenggarakan di Kota Bengkulu memberikan manfaat ganda: selain mempersiapkan kemampuan teknis peserta, kegiatan ini juga menumbuhkan koordinasi antar pelatih dan penyelenggara daerah sehingga pengalaman bertanding di tingkat nasional dapat dimaksimalkan.
Rahman Umar menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental menjelang lomba. Selain itu, keterlibatan peserta tuna netra seperti Nofita Sari menunjukkan komitmen kafilah Bengkulu untuk mendorong inklusivitas dalam ajang keagamaan dan budaya yang berskala nasional.
| Komponen | Rincian |
|---|---|
| Jumlah kafilah Bengkulu | 62 orang |
| Lokasi MTQ Nasional | Semarang, Jawa Tengah |
| Periode MTQ | 11–20 September 2026 |
| Keberangkatan kafilah | 8 September 2026 |
Dengan persiapan yang telah dimulai, perhatian publik di Bengkulu, khususnya di Rejang Lebong, kini tertuju pada penampilan Herdiansyah dan Nofita Sari. Harapan bersama adalah agar kedua peserta tersebut tidak hanya berlomba untuk meraih prestasi, tetapi juga mampu membawa nama baik daerah dan menginspirasi generasi muda agar terus mendalami bacaan Alquran.