Desa Wakili Kabupaten setelah Pertahankan Zero Stunting
Desa Harapan Makmur di Kecamatan Pondok Kubang dipilih menjadi wakil Kabupaten Bengkulu Tengah dalam kegiatan Penilaian Desa Berkinerja Baik dalam Percepatan Penurunan Stunting tingkat Provinsi Bengkulu. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026 di Ruang Rapat Wakil Bupati Bengkulu Tengah.
Tujuan penilaian dan fokus yang dinilai
Penilaian ini tidak semata melihat hasil akhir, melainkan proses pelaksanaan program di tingkat desa. Tim penilai memperhatikan beberapa aspek penting yang menjadi indikator keberhasilan intervensi percepatan penurunan stunting, antara lain proses pelaksanaan, inovasi lokal, keterlibatan masyarakat, administrasi program, serta upaya untuk menjamin keberlanjutan intervensi.
| Aspek Penilaian | Contoh yang Diamati |
|---|---|
| Proses Pelaksanaan | Pelaksanaan kegiatan posyandu dan pemantauan pertumbuhan anak |
| Inovasi | Upaya program khusus atau pendekatan lokal untuk pencegahan stunting |
| Keterlibatan Masyarakat | Peran kader Posyandu, KPM, dan TP PKK desa |
| Administrasi | Pencatatan dan pelaporan intervensi gizi |
| Keberlanjutan | Rencana jangka panjang dan dukungan lintas OPD |
Partisipasi lintas sektor di acara penilaian
Kegiatan penilaian dihadiri oleh unsur pemerintahan dan pelaksana program, termasuk Ketua TP PKK Bengkulu Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait, Camat Pondok Kubang, jajaran Pemerintah Desa Harapan Makmur, kader Posyandu, Bidan Desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), TP PKK Kabupaten, serta Tenaga Ahli Kabupaten. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan pendekatan lintas sektor dalam upaya penurunan angka stunting.
Apresiasi terhadap kerja bersama
Dalam acara itu, Ketua TP PKK Bengkulu Tengah memberikan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting. Ia menekankan pentingnya kerja kolektif dan konsistensi agar capaian yang sudah diraih dapat bertahan.
"Penilaian ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengevaluasi dan memperbaiki upaya penanganan stunting. Alhamdulillah, Desa Harapan Makmur sudah zero stunting. Mudah-mudahan capaian ini terus dipertahankan dan tidak muncul kasus baru,"
Upaya pemerintah daerah mendorong kesinambungan
Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah menegaskan bahwa penanganan stunting masih menjadi prioritas. Pemerintah kabupaten mendorong agar intervensi yang telah berjalan dibuat berkelanjutan, terukur, dan terdokumentasi dengan baik sehingga dapat dijadikan model bagi desa-desa lain.
Peran kader dan layanan kesehatan desa
Keberhasilan Desa Harapan Makmur disebut tidak lepas dari peran kader Posyandu dan Bidan Desa yang secara rutin melakukan pemantauan tumbuh kembang anak, pelaksanaan imunisasi, edukasi gizi, serta kader pembangunan manusia yang menggerakkan partisipasi masyarakat. Administrasi yang rapi dan adanya mekanisme tindak lanjut juga menjadi faktor pendukung.
Makna bagi desa lain dan implikasi program
Pemilihan Desa Harapan Makmur sebagai wakil kabupaten memiliki arti sebagai bentuk pengakuan terhadap praktik baik di tingkat desa. Selain itu, penilaian ini diharapkan memberi pelajaran untuk perbaikan kebijakan dan praktik di desa lain, dengan menekankan aspek keterlibatan masyarakat serta keberlanjutan program agar angka stunting dapat ditekan secara konsisten.
- Capaian: Desa Harapan Makmur mempertahankan zero stunting.
- Fokus penilaian: proses, inovasi, partisipasi, administrasi, dan keberlanjutan.
- Pesan utama: perlunya penguatan intervensi berkelanjutan lintas sektor.
Dengan penguatan administrasi, pelibatan aktif kader dan masyarakat, serta dukungan berkelanjutan dari perangkat daerah, model yang diterapkan Desa Harapan Makmur dapat menjadi referensi bagi upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bengkulu Tengah dan provinsi secara lebih luas.