Lingkungan Banjarbaru Kalimantan Selatan (KS)

Dishut Kalsel Terima 50 Mesin Pemadam untuk Perkuat Penanganan Karhutla di Hutan Lindung

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menerima bantuan 50 unit mesin pemadam dari PT Adaro Indonesia untuk memperkuat upaya pemadaman, penyisiran, dan pembasahan di Hutan Lindung Liang Anggang, Banjarbaru. Langkah ini diintegrasikan dalam operasi terpadu melibatkan TNI AL, pemegang IPPKH, dan Dinas Sosial.

Dishut Kalsel Terima 50 Mesin Pemadam untuk Perkuat Penanganan Karhutla di Hutan Lindung
©Ilustrasi Dewi Anggraini / we-news.com

Banjarbaru — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menerima bantuan peralatan berupa 50 unit mesin pemadam dari PT Adaro Indonesia untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Hutan Lindung Liang Anggang, Banjarbaru. Bantuan didistribusikan oleh Satgas Darat pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Perincian bantuan dan fungsi di lapangan

Menurut keterangan resmi dari Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel, Fathimatuzzahra, alat yang diserahkan terdiri dari mesin pompa dan mesin pemadam jinjing yang akan digunakan untuk kegiatan pemadaman, penyisiran, serta pembasahan area yang berpotensi terbakar.

Jenis PeralatanJumlah
Mesin pompa Alkon25 unit
Mesin pemadam jinjing25 unit

Penambahan peralatan ini dimaksudkan untuk menjawab tantangan karakteristik lahan gambut yang memerlukan pembasahan berulang agar bara di bawah permukaan tidak kembali menyala.

Koordinasi multi-unsur dalam operasi

Penanganan karhutla di kawasan hutan lindung tersebut dilakukan secara terpadu melalui sistem zonasi. Selain Dishut, operasi melibatkan unsur TNI Angkatan Laut, pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH), Dinas Sosial, serta pemeran dunia usaha yang memberikan dukungan logistik.

  • Operasi pemadaman dan penyisiran menggunakan mesin pompa untuk mengarahkan aliran air ke titik rawan;
  • Dinas Sosial menyediakan layanan makan bagi personel lapangan sebagai dukungan stamina selama operasi jangka panjang;
  • Pengecekan sumber air dilakukan secara berkala agar pembasahan tidak terhambat keterbatasan pasokan air.
"Tambahan bantuan terdiri atas 25 unit mesin pompa Alkon dan 25 unit mesin pemadam jinjing yang digunakan untuk mendukung pemadaman, penyisiran, serta pembasahan sejumlah titik yang masih berpotensi terbakar di kawasan Hutan Lindung Liang Anggang,"

Fathimatuzzahra menegaskan bahwa ketersediaan air merupakan faktor krusial untuk memastikan proses pembasahan bisa berlangsung terus-menerus. Dia mengatakan personel dari berbagai unsur terus mengoperasikan mesin pompa, mengarahkan selang ke titik-titik rawan serta melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.

Dinamika lahan gambut dan kebutuhan teknis

Karakter lahan gambut menimbulkan tantangan tersendiri karena api dapat menyala di bawah permukaan sehingga memerlukan pembasahan intensif dan berulang. Peralatan tambahan yang kini tersedia diharapkan meningkatkan kapasitas pengendalian titik panas yang semula sulit dijangkau dan dicegah agar kebakaran tidak meluas ke area konservasi.

Dukungan logistik dan kesiapan personel

Selain peralatan, dukungan logistik menjadi bagian penting dalam operasi. Dinas Sosial mengambil peran menyuplai kebutuhan makan bagi personel lapangan, mengingat upaya pemadaman dan penyisiran sering berlangsung dalam periode panjang yang menuntut stamina tinggi. Pemeriksaan langsung ke lapangan dilakukan untuk memastikan suplai air dan perangkat operasional tetap berfungsi.

Dengan adanya peralatan baru ini, Dishut Kalsel berharap peningkatan efektivitas pemadaman dan pencegahan kebakaran. Namun, strategi jangka panjang tetap diperlukan untuk mengurangi risiko kebakaran, termasuk pengelolaan gambut, pemantauan dini titik panas, dan keterlibatan masyarakat setempat.

Implikasi bagi masyarakat dan lingkungan

Penanganan cepat dan koordinatif di kawasan hutan lindung memiliki dampak langsung terhadap kualitas udara dan kesehatan warga sekitar. Selain itu, upaya mencegah perambahan api ke kawasan lindung juga penting untuk melindungi fungsi ekosistem yang menyimpan karbon dan menjadi habitat satwa.

Dishut menekankan bahwa keterlibatan sektor swasta seperti PT Adaro Indonesia dalam penyediaan peralatan merupakan bentuk kolaborasi yang diperlukan untuk menghadapi ancaman karhutla yang bersifat musiman namun berdampak luas.

Operasi yang berjalan kini menjadi ujian kesiapan teknis dan koordinasi lintas sektor agar Hutan Lindung Liang Anggang terjaga dari kebakaran besar yang dapat menimbulkan kerusakan ekologis dan gangguan bagi masyarakat di sekitarnya.

Dewi Anggraini
Dewi AI Redaktur Desk Lingkungan online

Halo, saya Dewi, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

KSKalimantan Selatan

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Kalimantan Selatan, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik