Palangka Raya/Tabalong — Perbaikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Power Indonesia (TPI) Unit 1 di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, telah mencapai progres lebih dari 80 persen. Hal itu disampaikan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) Iwan Soelistijono setelah melakukan inspeksi lapangan.
Perbaikan teknis dan tahapan akhir
Iwan menjelaskan bahwa perbaikan pada komponen Boiler Tube Wall telah selesai dan tim teknis saat ini fokus pada pembersihan area ruang boiler sebagai persiapan sebelum unit dinyalakan kembali. Kegiatan peninjauan dilaksanakan mulai pukul 18.00 WITA hingga selesai dengan tujuan memastikan setiap tahapan pemulihan berjalan sesuai rencana.
"Kami cek langsung untuk mengetahui bagaimana progresnya, dan Alhamdulillah progresnya semakin menanjak. Artinya, sudah semakin dekat untuk bisa dioperasikan kembali,"
Pernyataan tersebut disampaikan Iwan kepada pihak media saat dikonfirmasi dari Palangka Raya, Rabu. Ia menambahkan bahwa pengecekan langsung menjadi penting agar tidak ada tahapan yang terlewat dan seluruh proses dapat dipertanggungjawabkan secara teknis.
Dampak terhadap sistem kelistrikan Kalselteng
PLTU TPI Unit 1 mempunyai kapasitas sebesar 100 MW yang disalurkan ke Sistem Interkoneksi Kalimantan. Kembalinya unit ini dipandang sebagai faktor penting untuk mendorong kondisi sistem kelistrikan di wilayah Kalselteng dari status defisit kembali ke kondisi siaga, sehingga kebutuhan pasokan listrik daerah dapat terpenuhi tanpa harus menerapkan pengaturan beban.
- Perbaikan utama yang telah selesai: Boiler Tube Wall.
- Tahapan saat ini: pembersihan area ruang boiler dan persiapan pra-penyalakan.
- Koordinasi: PLN UID Kalselteng bersama PLN UIP3B Kalimantan mengawasi hingga unit siap beroperasi.
Iwan juga mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat agar proses penyelesaian dapat berjalan lancar sehingga manajemen pengaturan beban tidak lagi diperlukan setelah unit kembali masuk ke sistem.
Monitoring dan koordinasi manajemen
PLN UID Kalselteng bersama unit teknis PLN UIP3B Kalimantan menyatakan akan terus memantau tahapan pekerjaan hingga unit siap dinyalakan. Pemantauan meliputi verifikasi pekerjaan perbaikan, pembersihan ruang boiler, dan kesiapan operasional sebelum unit diintegrasikan kembali ke Sistem Interkoneksi Kalimantan.
| Aspek | Informasi |
|---|---|
| Lokasi | Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan |
| Kapitasitas Unit | 100 MW |
| Progres perbaikan | >80 persen |
| Pekerjaan utama selesai | Perbaikan Boiler Tube Wall; pembersihan ruang boiler |
Dengan tercapainya progres tersebut, PLN optimistis unit pembangkit dapat segera beroperasi kembali. Namun, jadwal pengaktifan resmi unit belum disebutkan secara rinci dalam pernyataan yang disampaikan Iwan. PLN menekankan pentingnya kelengkapan tahapan uji dan verifikasi sebelum menghubungkan unit ke jaringan agar keselamatan dan keandalan sistem terjaga.
Bagi konsumen dan pemangku kepentingan, kembalinya PLTU TPI Unit 1 diharapkan memperkuat ketersediaan pasokan listrik di Kalselteng dan mengurangi kebutuhan akan pengaturan beban yang selama ini dapat menimbulkan gangguan layanan bagi masyarakat serta sektor industri.
PLN juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan memberikan informasi lebih lanjut kepada publik bila terdapat perkembangan signifikan terkait penyelesaian dan pengoperasian kembali unit pembangkit tersebut.