Banjarmasin — Pameran perumahan yang digelar DPD Real Estat Indonesia (REI) Kalimantan Selatan pada 12–16 Agustus 2026 di Duta Mall Banjarmasin resmi ditutup pada Minggu malam, dengan total transaksi penjualan mencapai Rp47.690.454.320. Angka itu disampaikan Ketua Panitia REI Kalsel Expo 2026, H. Irwansyah, pada sambutan penutupan pameran.
Angka penjualan dan maknanya bagi pasar lokal
Selama lima hari pelaksanaan, penyelenggara mencatat serangkaian transaksi yang menurut panitia mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap produk hunian. Irwansyah mengatakan capaian tersebut diraih di tengah kondisi ekonomi yang masih diwarnai tantangan.
"Alhamdulillah, dalam lima hari pameran, total transaksi penjualan mencapai Rp47.690.454.320,"
Pencapaian ini relevan bagi pemangku kepentingan pasar properti lokal karena menunjukkan adanya permintaan riil meskipun ada tekanan makroekonomi. Bagi pengembang, pameran seperti ini berfungsi sebagai kanal penjualan langsung sekaligus alat promosi yang efektif untuk menampilkan produk, skema pembiayaan, dan insentif bagi calon pembeli.
Peran perbankan dan mitra
Panitia menyebut dukungan lembaga keuangan dan sponsor menjadi salah satu faktor pendukung pelaksanaan dan tercapainya transaksi. Dalam sambutannya, Irwansyah menyampaikan terima kasih kepada perbankan dan mitra yang terlibat, termasuk program pembiayaan dan berbagai penawaran yang diberikan pada pengunjung pameran.
- Sekitar perbankan yang disebut terlibat: Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Kalsel, Bank Kalsel Syariah, BTN, BSN, BSI.
- Pihak lain yang mendukung meliputi BP Tapera, FORTRESS, Telkomsel, serta media partner.
- Penawaran yang ditonjolkan panitia: bebas biaya, tanpa DP, cashback, dan garansi konstruksi rumah.
Pesan asosiasi dan agenda ke depan
Ketua DPD REI Kalsel, H. Ahyat Sarbini, menilai konsistensi REI menyelenggarakan pameran sebagai bentuk kepedulian terhadap anggota dan langkah promosi organisasi. Menurut Sarbini, kegiatan itu memperlihatkan REI sebagai mitra strategis yang berperan dalam upaya memenuhi stok hunian lokal.
"Alhamdulillah, REI adalah satu-satunya asosiasi yang istiqamah melaksanakan pameran. Ini bentuk kepedulian asosiasi terhadap anggota sekaligus bagian dari promosi organisasi,"
Sarbini juga mengajak masyarakat yang berminat mempelajari bisnis perumahan untuk bergabung dengan REI Kalsel dan menyebut rencana pelatihan untuk mencetak kader REI berintegritas yang akan diumumkan kemudian.
Dampak lokal dan catatan bagi konsumen
Pencapaian transaksi hampir Rp48 miliar di pameran lima hari menunjukkan beberapa implikasi:
- Adanya segmen pembeli yang masih aktif mencari hunian—baik untuk pemenuhan kebutuhan rumah tinggal maupun investasi.
- Peranan fasilitas pembiayaan yang mempermudah transaksi (tanpa DP, promo, maupun cashback) turut mendorong keputusan pembelian di lokasi pameran.
- Ketersediaan jaminan seperti garansi konstruksi menjadi nilai tambah bagi pembeli yang memperhatikan aspek kualitas dan keamanan investasi properti.
Bagi konsumen, panitia menekankan manfaat mengunjungi pameran, yaitu akses langsung ke pengembang, kemudahan mendapatkan informasi skema pembiayaan, serta penawaran khusus yang seringkali tidak tersedia di luar event.
Rangkuman pendukung pameran
Berikut ringkasan pihak-pihak yang disebut sebagai pendukung acara:
| Jenis | Nama (sebagian) |
|---|---|
| Perbankan | Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Kalsel, Bank Kalsel Syariah, BTN, BSN, BSI |
| Instansi/Program | BP Tapera |
| Sponsor/Komunikasi | FORTRESS, Telkomsel, Banjarmasin Post (media partner) |
Pameran REI Kalsel Expo 2026 berlangsung selama lima hari dan menjadi bagian dari upaya asosiasi untuk mempertemukan pengembang, perbankan, dan pembeli. Panitia menilai keberlanjutan kegiatan ini penting untuk mendukung pemenuhan kebutuhan hunian serta mendorong perputaran ekonomi di Banua.
Catatan: Semua angka dan kutipan dalam laporan ini berasal dari pernyataan resmi panitia penyelenggara pada penutupan REI Expo 2026 di Duta Mall Banjarmasin.