Martapura, Banjar — Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Banjarmasin menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di kawasan Antasan Senor, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Penyerahan bantuan berlangsung pada Sabtu lalu dan dilaksanakan langsung oleh tim PLN ULP Martapura.
Isi bantuan dan asal dana
Menurut Manajer PLN ULP Martapura, Eko Bagus Aribawa, bantuan yang diberikan merupakan hasil penghimpunan zakat, infak, dan sedekah yang dikelola melalui YBM PLN. Paket yang diserahkan difokuskan pada kebutuhan harian warga yang kehilangan tempat tinggal dan barang berharga akibat kebakaran.
| Jenis Bantuan | Keterangan |
|---|---|
| Uang saku | Diberikan untuk kebutuhan mendesak warga |
| Paket pokok | Beras, minyak goreng, gula, mi instan, teh, dan kebutuhan sehari-hari lain |
Eko menyatakan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar selama masa pemulihan pasca-kebakaran serta menjadi dorongan moral bagi warga.
Respons warga terdampak
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada warga terdampak dengan pendampingan dari tim PLN ULP Martapura. Salah seorang penerima bantuan, Idris, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan YBM PLN.
"Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada YBM PLN atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat membantu kami untuk kebutuhan sehari-hari setelah kebakaran. Kami merasa tidak sendiri karena masih ada yang peduli dengan kondisi kami," ujar Idris.
Pesan dari manajemen PLN
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menambahkan bahwa inisiatif tersebut merupakan wujud kepedulian insan PLN kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap program bantuan melalui YBM PLN dapat memberikan manfaat nyata dan memotivasi upaya kepedulian yang berkelanjutan.
Dampak lokal dan kebutuhan lanjutan
Kebakaran yang menimpa warga Antasan Senor menyebabkan kehilangan tempat tinggal dan harta benda, sehingga kebutuhan mendesak berkisar pada papan, sandang, serta persediaan makanan. Bantuan awal berupa paket pokok dan uang saku bersifat sementara; pemulihan jangka menengah hingga panjang masih memerlukan koordinasi lebih luas antar pihak.
- Penanganan darurat: penyediaan tempat tinggal sementara dan kebutuhan dasar oleh aparat setempat
- Rehabilitasi: perbaikan rumah atau program bantuan renovasi dari lembaga pemerintah dan swasta
- Dukungan psikososial: pendampingan bagi korban yang kehilangan dan trauma pascakebakaran
Meski YBM PLN telah mengambil langkah cepat, pemulihan total membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, organisasi kemanusiaan, dan komunitas setempat. Ketersediaan data lengkap mengenai jumlah keluarga terdampak, kebutuhan spesifik, serta rencana pemulihan belum dipaparkan secara rinci dalam penjelasan resmi YBM PLN.
Catatan untuk masyarakat
Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan atau informasi terkait program pemulihan, sebaiknya menghubungi kantor kecamatan atau posko bantuan setempat untuk memastikan penyaluran yang tepat sasaran. Koordinasi dengan pihak yang menjalankan penyaluran—seperti YBM PLN atau tim ULP—meminimalkan duplikasi dan memastikan kebutuhan prioritas terpenuhi.
Penyaluran bantuan YBM PLN di Antasan Senor menunjukkan peran lembaga kemanusiaan internal perusahaan dalam merespons bencana skala komunitas. Langkah ini sekaligus mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan jaringan bantuan lokal untuk mempercepat pemulihan korban kebakaran di tingkat desa atau kelurahan.
Tim redaksi akan terus memantau perkembangan situasi dan upaya pemulihan di Antasan Senor serta laporan lanjutan dari pihak terkait.