Peluncuran Nasional Dipusatkan di Desa Tadui, Mamuju
Mamuju — Peluncuran pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih yang bertema "Negara Hadir Untuk Rakyat" dilakukan secara serentak melalui video conference (vicon) yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia, Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan untuk wilayah Mamuju dipusatkan di Desa Tadui, Kecamatan Mamuju dan dihadiri pejabat TNI-Polri serta unsur pemerintahan daerah dan masyarakat desa setempat.
Hadiri dan Dukung Kegiatan
Pejabat yang hadir dalam kegiatan di Desa Tadui antara lain Kasi Ter Kasrem 142/Tatag Kolonel Inf. Moch Arlufti Noergroho, Bupati Mamuju Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, S.H., M.Si., Dandim 1418/Mamuju Kolonel Arm Andang Radianto, S.A.P., serta jajaran Polri, perangkat pemerintah kabupaten, pemerintahan desa, dan warga setempat. Peluncuran tersebut ditandai dengan sambutan Presiden yang menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI dan Polri dalam mengabdi kepada masyarakat.
Tujuan dan Makna Program bagi Masyarakat
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa pembangunan jembatan yang dilaksanakan oleh TNI-Polri dan penyediaan air bersih oleh TNI merupakan bukti bahwa kedua institusi itu adalah bagian dari rakyat. Presiden juga mengingatkan pentingnya semangat gotong royong untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
"Pembangunan 2.500 Jembatan Garuda oleh TNI-Polri dan 3.000 titik air bersih oleh TNI menjadi bukti bahwa TNI dan Polri merupakan bagian dari rakyat, lahir dari rakyat dan berjuang untuk kepentingan rakyat,"
Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Arm Andang Radianto, menyatakan bahwa program tersebut merupakan wujud komitmen TNI untuk hadir di tengah masyarakat. Ia menyampaikan bahwa inisiatif ini tidak sekadar memperbaiki infrastruktur fisik, melainkan juga membuka akses dan meningkatkan aktivitas sosial-ekonomi warga.
- Akses: Jembatan diharapkan memperbaiki konektivitas antarwilayah sehingga mobilitas warga dan distribusi barang menjadi lebih lancar.
- Kebutuhan dasar: Titik air bersih ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air layak minum dan sanitary dasar di wilayah yang selama ini sulit memperoleh pasokan air.
- Peran TNI-Polri: Keterlibatan aparat menunjukkan upaya pelayanan sipil oleh institusi negara di tingkat lokal.
Momentum untuk Memperkuat Konektivitas Lokal
Peluncuran program ini dianggap sebagai momentum penting untuk memperkuat konektivitas wilayah di tingkat pedesaan dan memperbaiki akses terhadap layanan dasar. Menurut penyelenggara, pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih akan membantu membuka akses, meningkatkan aktivitas masyarakat, serta membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.
| Program | Pelaksana | Jumlah |
|---|---|---|
| Jembatan Garuda | TNI-Polri | 2.500 |
| Titik Air Bersih | TNI | 3.000 |
Bagi warga Desa Tadui dan sekitarnya, program ini berpotensi langsung dirasakan melalui pengurangan hambatan geografis dan peningkatan ketersediaan air bersih. Pihak pemerintah daerah dan aparat keamanan lokal hadir untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai perencanaan.
Sementara itu, pejabat yang hadir menekankan perlunya keterlibatan masyarakat dalam menjaga aset yang dibangun serta mengedepankan prinsip gotong royong agar manfaat jangka panjang dapat tercapai. Peluncuran resmi yang dipimpin Presiden ini menegaskan komitmen negara, melalui TNI-Polri dan pemerintahan daerah, untuk hadir di ruang-ruang pelayanan dasar masyarakat.