Respons cepat mencegah meluasnya kebakaran
PRABUMULIH — Kebakaran yang terjadi di halaman belakang sebuah rumah di Jalan Alipatan, Kelurahan Sidogede, Kecamatan Prabumulih Utara pada Sabtu, 15 Agustus 2026, berhasil dikendalikan setelah petugas kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Prabumulih bergerak cepat. Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan melalui layanan Call Center 110 sekitar pukul 08.30 WIB.
Menurut laporan, kebakaran bermula pada sekitar pukul 07.00 WIB saat seorang anak berinisial A (17) menyalakan api untuk membakar sampah di halaman belakang rumah yang berlokasi tidak jauh dari tumpukan ban bekas yang mudah terbakar. Setelah menyalakan api, A meninggalkan lokasi dan pergi ke bengkel milik orang tuanya.
Sekitar pukul 08.30 WIB pemilik rumah berinisial OH (34) melihat kobaran api sudah membesar. OH bersama warga sekitar berupaya memadamkan api secara mandiri, namun upaya tersebut tidak berhasil sehingga warga menghubungi kepolisian melalui layanan darurat dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Prabumulih.
Upaya penanganan dan kondisi di lokasi
Personel piket Pawas, Perwira Siaga, dan piket fungsi Polres Prabumulih, termasuk personel Polsek Prabumulih Barat, langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Petugas mengamankan area kejadian dan memasang garis polisi untuk memastikan proses penanganan berlangsung aman bagi warga dan petugas di lapangan. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan kobaran api.
| Waktu | Keterangan |
|---|---|
| 07.00 WIB | Awal pembakaran sampah oleh A (17) |
| 08.30 WIB | Laporan diterima Call Center 110; petugas menuju lokasi |
| 09.10 WIB | Api berhasil dipadamkan sepenuhnya |
Berkat koordinasi dan ketangkasan petugas gabungan, api dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.10 WIB. Upaya penanganan di lapangan mencegah kobaran api merembet ke bangunan rumah dan permukiman warga di sekitar lokasi.
Kerugian dan kondisi korban
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta, berasal dari sejumlah material yang terbakar yakni tumpukan ban bekas dan bodi sepeda motor bekas yang berada di sekitar lokasi pembakaran.
"Jajarannya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespons setiap laporan masyarakat,"
Kalimat di atas disampaikan sebagai bagian dari pernyataan Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto SIK MH M.Tr.Mil yang tercatat dalam laporan. Pernyataan itu menegaskan komitmen kepolisian untuk meningkatkan kesiapsiagaan menanggapi insiden kebakaran dan laporan keselamatan publik.
Pesan keselamatan bagi warga Prabumulih
Peristiwa ini mengingatkan kembali risiko yang timbul saat melakukan pembakaran sampah di area permukiman, terutama jika dekat dengan bahan mudah terbakar seperti ban bekas dan material kendaraan. Untuk mengurangi risiko serupa, warga diingatkan untuk:
- Hindari membakar sampah di dekat bahan yang mudah terbakar, termasuk ban bekas dan material kendaraan.
- Selalu memastikan ada alat pemadam ringan (APAR atau alat semprot sederhana) saat melakukan pembakaran terkontrol.
- Segera melaporkan kebakaran ke Call Center 110 atau Dinas Pemadam Kebakaran jika api tidak dapat dikendalikan.
Pihak kepolisian dan pemadam kebakaran telah menunjukkan respons cepat yang mencegah kerusakan properti lebih luas. Warga diminta tetap waspada dan bekerjasama dengan aparat saat terjadi insiden untuk memastikan keselamatan bersama.
Pelaporan ini didasarkan pada informasi lapangan dan pernyataan resmi yang diterima dari pihak kepolisian serta laporan gabungan tim pemadam kebakaran di Kota Prabumulih.