MUARADUA, OKU SELATAN — Peletakan batu pertama pembangunan Satu Unit Rumah Layak Huni (RLHB) yang dibiayai oleh Baznas Provinsi Sumatera Selatan dilaksanakan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program tahunan Baznas Provinsi yang bertujuan membantu pemenuhan hunian bagi keluarga kurang mampu.
Kolaborasi Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten
Peletakan batu pertama tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan pengurus Baznas, termasuk Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten OKU Selatan, Ruswani, S.P., M.M. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Baznas Provinsi Sumatera Selatan dengan Baznas Kabupaten OKU Selatan untuk memperkuat manfaat program bagi penerima manfaat.
Menurut keterangannya, Kabupaten OKU Selatan kembali menerima bantuan pembangunan satu unit RLHB pada tahun 2026. Hadir pula wakil ketua I, wakil ketua II Baznas, Sekretaris Kecamatan Muaradua, Lurah Bumi Agung, ketua rukun warga setempat dan undangan lain.
“Semoga pembangunan rumah layak huni ini dapat memberikan manfaat bagi penerima, sehingga dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, nyaman, dan aman,”
Demikian ungkap Ruswani dalam sambutannya pada acara peletakan batu pertama.
Program berkelanjutan dari Baznas Kabupaten
Selain rumah yang dibiayai Baznas Provinsi, Baznas Kabupaten OKU Selatan juga memiliki program pembangunan Rumah Layak Huni yang dilaksanakan setiap tahun. Menurut informasi yang disampaikan pada kegiatan, program rumah layak huni tingkat kabupaten akan kembali dijalankan dalam beberapa bulan mendatang sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk membantu lebih banyak keluarga yang membutuhkan.
Pemerintah Kabupaten melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat menyatakan harapan agar kolaborasi lintas pihak—antara Baznas provinsi, Baznas kabupaten, aparat kelurahan dan kecamatan—dapat memastikan pelaksanaan proyek berjalan lancar dan tepat sasaran.
Dampak langsung bagi penerima manfaat
Pembangunan satu unit RLHB diproyeksikan memberikan manfaat konkret bagi keluarga penerima, berupa peningkatan kualitas hunian yang lebih aman, nyaman, dan sehat. Meskipun hanya satu unit pada tahap ini, keberadaan program tahunan diharapkan dapat memperluas cakupan bantuan secara bertahap melalui mekanisme seleksi dan pendampingan yang melibatkan pihak kecamatan dan kelurahan.
- Pelaksana: Baznas Provinsi Sumatera Selatan bekerja sama dengan Baznas OKU Selatan
- Jumlah unit 2026 di OKU Selatan: 1 unit (dibiayai Baznas Provinsi)
- Program tambahan: Baznas Kabupaten melaksanakan program RLH tahunan yang akan dilanjutkan beberapa bulan ke depan
Pelibatan aparat setempat seperti sekcam, lurah, dan ketua lingkungan menjadi penting untuk memastikan keluarga penerima benar-benar memenuhi kriteria dan mendapatkan pendampingan selama proses pembangunan serta setelah rumah selesai.
| Elemen | Detail |
|---|---|
| Tanggal kegiatan | 18 Agustus 2026 |
| Lokasi | Kabupaten OKU Selatan (kelurahan Bumi Agung disebut hadir) |
| Pemberi dana utama | Baznas Provinsi Sumatera Selatan |
| Penyelenggara mitra | Baznas Kabupaten OKU Selatan |
Catatan pelaksanaan dan harapan publik
Pihak pemerintahan kabupaten menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program bantuan rumah layak huni agar manfaatnya tepat sasaran. Pendampingan teknis dan administrasi dari Baznas daerah diharapkan memperkecil risiko keterlambatan atau penyimpangan dalam proses pembangunan.
Bagi warga yang berminat memperoleh bantuan serupa, koordinasi dengan kelurahan dan kecamatan menjadi langkah awal yang harus dilakukan. Informasi resmi terkait persyaratan calon penerima, jadwal program, serta mekanisme seleksi biasanya diumumkan oleh Baznas Kabupaten melalui kantor kecamatan atau pengumuman desa/kelurahan setempat.
Dengan adanya program tahunan Baznas di tingkat kabupaten dan dukungan Baznas provinsi, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berharap program rumah layak huni dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak keluarga berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang layak.
Pelaksanaan pembangunan dan tindak lanjut program akan dipantau oleh pihak terkait agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat penerima.