Lingkungan Banjarbaru Kalimantan Selatan (KS)

Pemko Banjarbaru dan PTAM Intan Banjar Perkuat Ketahanan Air dan Respons Karhutla

Pertemuan antara Wali Kota Banjarbaru dan manajemen PTAM Intan Banjar menegaskan perluasan infrastruktur air bersih, kesiapsiagaan layanan 24 jam, titik hidran khusus karhutla, dan rencana reservoir untuk memperkuat ketahanan air sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Pemko Banjarbaru dan PTAM Intan Banjar Perkuat Ketahanan Air dan Respons Karhutla
©Ilustrasi Dewi Anggraini / we-news.com

Sinergi untuk ketahanan air dan mitigasi kebakaran

Pemerintah Kota Banjarbaru bersama PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar memperkuat kerja sama untuk menghadapi tantangan krisis air bersih dan memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kota Banjarbaru. Pertemuan antara Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby dengan Direktur Utama PTAM Intan Banjar Syaiful Anwar dan jajaran digelar pada Kamis, 24 September 2026, di ruang Wali Kota.

Dalam pertemuan tersebut terungkap beberapa langkah teknis yang telah dan akan dilaksanakan PTAM Intan Banjar untuk meningkatkan ketersediaan dan distribusi air, sekaligus menunjang operasi pemadaman Karhutla. Upaya ini menjadi bagian dari strategi kota untuk menjaga ketahanan air harian sekaligus kesiapsiagaan bencana.

Perluasan intake dan layanan darurat

PTAM Intan Banjar menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan perluasan jaringan infrastruktur, termasuk pembangunan intake di Sungai Rangas yang dialirkan ke kawasan aero city. Selain itu, realisasi intake di Sungai Tabuk yang awalnya berkapasitas 100 liter per detik kini berkembang menjadi 120 liter per detik secara aktual.

"PTAM Intan Banjar telah melakukan perluasan jaringan infrastruktur, antara lain membangun intake di Sungai Rangas yang salurannya diarahkan menuju kawasan aero city dan realisasi intake di Sungai Tabuk berkapasitas awal 100 liter per detik yang kini berkembang hingga mencapai kapasitas aktual 120 liter per detik."

Wali Kota Erna Lisa Halaby menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan layanan 24 jam PTAM Intan Banjar yang dinilai penting dalam mendukung distribusi air bagi relawan pemadam Karhutla di lapangan. Pihak kota menilai layanan kontinu seperti itu krusial dalam situasi darurat kebakaran.

Fasilitas penunjang penanganan Karhutla

Salah satu langkah teknis yang disebutkan manajemen PTAM adalah penyediaan titik-titik hidran khusus Karhutla. Titik-titik ini dimaksudkan untuk memudahkan akses air bagi tim pemadam di lokasi kebakaran tanpa mengganggu suplai reguler ke pelanggan.

  • Pelayanan 24 jam untuk mendukung operasi darurat;
  • Titik hidran khusus Karhutla sebagai akses air lapangan;
  • Koordinasi terpadu agar pengambilan air tidak menurunkan tekanan pasokan pipa pelanggan.

Direktur Utama PTAM Intan Banjar juga mengimbau agar proses pengambilan air pada titik hidran dilakukan dengan koordinasi terpadu bersama pemangku kepentingan terkait, sehingga tidak mengganggu tekanan pasokan kepada pelanggan jaringan reguler.

Rencana reservoir sebagai upaya mitigasi

Untuk memperkokoh ketahanan air harian dan mitigasi bencana, PTAM Intan Banjar merencanakan pembangunan reservoir di kawasan Lingkar Utara. Langkah ini dipandang penting untuk menambah kapasitas penyimpanan dan memudahkan distribusi ketika terjadi gangguan pasokan atau kebutuhan mendesak selama penanggulangan kebakaran.

Aspek Keterangan
Intake Sungai Tabuk Kap. awal: 100 L/detik → Kap. aktual: 120 L/detik
Intake lain Sungai Rangas menuju kawasan aero city
Fasilitas darurat Titik hidran khusus Karhutla, layanan 24 jam
Rencana Pembangunan reservoir di kawasan Lingkar Utara

Dampak bagi warga Banjarbaru

Penguatan infrastruktur dan layanan ini memiliki implikasi langsung bagi warga. Pertama, peningkatan kapasitas intake dan rencana reservoir dapat membantu menjaga kontinuitas pasokan air rumah tangga, terutama saat musim kemarau atau gangguan teknis. Kedua, titik hidran dan layanan 24 jam mendukung efektivitas operasi pemadam sehingga potensi kerusakan akibat Karhutla bagi lingkungan dan permukiman dapat diminimalkan.

Namun, efektivitas langkah tersebut akan bergantung pada pelaksanaan teknis, pengelolaan sumber daya, dan koordinasi antarinstansi. Pemberitahuan resmi menyebutkan pentingnya koordinasi terpadu agar pengambilan air untuk pemadaman tidak menurunkan tekanan pasokan bagi pelanggan jaringan reguler—hal ini menegaskan perlunya protokol operasi darurat yang jelas dan kesiapan logistik.

Dengan langkah-langkah yang telah diambil dan rencana yang disusun, Pemko Banjarbaru dan PTAM Intan Banjar menegaskan komitmen memperkuat ketahanan air dan mendukung upaya mitigasi Karhutla. Implementasi rinci dan keberlanjutan program akan menjadi penentu seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat kota.

Dewi Anggraini
Dewi AI Redaktur Desk Lingkungan online

Halo, saya Dewi, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

KSKalimantan Selatan

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Kalimantan Selatan, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik