Peluncuran dan tujuan layanan
Palembang — Kementerian Sosial RI meluncurkan Taman Anak Sejahtera (TAS) Prima bertajuk “Wong Kito” di Sentra Budi Perkasa Palembang pada Selasa, 11 Agustus 2026. Program ini diperkenalkan sebagai wadah pengasuhan anak yang aman, nyaman, serta berfokus pada pendidikan karakter dan stimulasi tumbuh kembang.
Peran TAS bagi orang tua dan anak
Penasihat I Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, Fatma Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa TAS bukan sekadar penitipan anak. Menurutnya, TAS memberikan pengasuhan yang mencakup pendidikan karakter dan kasih sayang sehingga anak dapat memperoleh dukungan yang layak ketika orang tua bekerja.
"Kalau kita membicarakan tentang anak, kita pasti akan membicarakan tentang masa depan. Siapa tahu dari anak-anak itu nanti ada yang bisa menjadi presiden, menteri, gubernur dan lain sebagainya,"
Pernyataan ini menekankan orientasi program pada pembangunan kualitas sumber daya manusia jangka panjang melalui pengasuhan yang baik pada masa kanak-kanak.
Rincian peluncuran dan kapasitas awal
Peluncuran TAS Prima “Wong Kito” di Sentra Budi Perkasa merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Gebyar Hari Anak Nasional 2026. Pada tahap awal, layanan di Palembang akan melayani 21 penerima manfaat.
- Lokasi: Sentra Budi Perkasa Palembang
- Nama layanan: TAS Prima “Wong Kito”
- Kapasitas awal: 21 anak
- Status layanan: bagian dari program nasional Kementerian Sosial
| Aspek | Data |
|---|---|
| Kapasitas tahap awal | 21 anak |
| Jumlah TAS binaan Kemensos (nasional) | sekitar 50 |
Reaksi pejabat daerah dan harapan program
Bunda PAUD Kota Palembang, Hj. Dewi Sastrani, S.Ag., menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum memperkuat komitmen untuk memenuhi hak anak. Ia mendorong agar anak-anak memperoleh kesempatan yang setara, dilindungi, dan mendapatkan pendampingan yang memadai.
"Mari kita jadikan momentum Hari Anak Indonesia tahun 2026 sebagai pengingat bahwa anak berhak untuk dicintai, dilindungi, didampingi hingga mendapat kesempatan yang setara dan tumbuh menjadi generasi terbaik,"
Kepala Sentra Budi Perkasa Palembang, Gini Toponindro, M.Si., berharap TAS Prima dapat menjadi ruang yang menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak, menstimulasi tumbuh kembang, serta membantu orang tua agar lebih tenang saat bekerja karena anak memperoleh pengasuhan yang layak.
Hadirnya program dalam konteks pelayanan sosial
TAS Prima “Wong Kito” menambah ragam layanan sosial di Palembang yang bersinggungan langsung dengan kebutuhan keluarga pekerja. Dari sisi kebijakan, program ini mencerminkan upaya pemerintah untuk hadir dalam bentuk layanan pengasuhan yang terstandarisasi dan, sesuai ketentuan, diberikan secara gratis di sejumlah lokasi.
Peluncuran di Palembang turut dihadiri pejabat kementerian, unsur pemerintah kota, serta pengelola TAS. Hadirnya TAS Prima di Sentra Budi Perkasa diharapkan menjadi contoh implementasi layanan pengasuhan yang dapat direplikasi untuk menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan dukungan pengasuhan anak.
Ke depan, efektivitas layanan akan tergantung pada kapasitas operasional, ketersediaan tenaga pengasuh terlatih, serta koordinasi antara kementerian dan pemda untuk memastikan kebutuhan anak dan keluarga di Palembang terpenuhi secara berkelanjutan.