Kriminal Bandar Lampung Lampung (LA)

Nongkrong di Depan Rumah Berujung Penusukan, Seorang Pria di Bandar Lampung Tewas

Seorang pria berusia 50 tahun tewas setelah ditusuk di dada saat nongkrong bersama teman di Jalan Ir Sutami, Kampung Cikondang, Bandar Lampung. Polisi menyelidiki motif dan peran minuman keras dalam perkelahian tersebut.

Nongkrong di Depan Rumah Berujung Penusukan, Seorang Pria di Bandar Lampung Tewas
©Ilustrasi Ria Anjani / we-news.com

Bandar Lampung — Sekumpulan teman yang sedang berkumpul di depan sebuah rumah di Jalan Ir Sutami, Kampung Cikondang, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, Minggu dini hari berakhir tragis. Seorang pria bernama M. Silalahi (50) meregang nyawa setelah mengalami luka tusuk di bagian dada sekitar pukul 00.30 WIB.

Peristiwa dan penanganan awal

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, kejadian bermula saat korban dan terduga pelaku duduk berdampingan serta berbincang bersama beberapa rekan sebelum terjadi cekcok yang berujung perkelahian. Dalam situasi itu, pelaku diduga mengeluarkan pisau dan menusuk korban di dada.

"Ini lagi kita dalami dulu. Tadi malam itu ribut saja, berantem. Pelaku mengeluarkan pisau langsung menusuk dada korban," kata Kompol HD Pandiangan, Kapolsek Sukarame, ketika dikonfirmasi.

Meski luka di permukaan tampak kecil, petugas medis menduga luka tersebut menembus sampai ke paru-paru sehingga menyebabkan korban tidak sadarkan diri. Korban sempat dibawa untuk mendapatkan pertolongan medis, namun meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Penyelidikan dan langkah polisi

Polisi melalui Polsek Sukarame menyatakan akan mendalami rangkaian kejadian serta motif cekcok yang berujung pada tindakan kekerasan tersebut. Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab kematian secara forensik.

Pihak kepolisian juga mencatat bahwa korban dan terduga pelaku saling mengenal dan biasa berkumpul bersama di lokasi kejadian. Dugaan adanya pengaruh minuman keras menjadi salah satu aspek penyelidikan, meskipun motif pasti masih ditentukan setelah pemeriksaan lebih lanjut.

Gambaran singkat kronologi

Waktu Kejadian
Sekitar 00.30 WIB, 9 Agustus 2026 Kumpul dan nongkrong di depan rumah di Jalan Ir Sutami
Setelah itu Terjadi cekcok yang berubah jadi perkelahian; korban ditusuk di dada
Saat menuju rumah sakit Korban meninggal; jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk autopsi

Dampak lokal dan imbauan

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga setempat terkait potensi risiko berkumpul sambil mengonsumsi minuman beralkohol di ruang publik atau di depan rumah. Selain risiko konflik antarindividu, penggunaan benda tajam dalam perkelahian meningkatkan kemungkinan korban mengalami luka fatal.

Pihak kepolisian menyampaikan bahwa penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap kesinambungan peristiwa dan peran serta motif pelaku. Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada aparat penegak hukum. Selain itu, apabila mengetahui informasi yang relevan, warga diminta bekerja sama dengan polisi untuk membantu proses penyelidikan.

Fakta kunci

  • Korban: M. Silalahi (50), meninggal setelah ditusuk di bagian dada.
  • Lokasi: Jalan Ir Sutami, Kampung Cikondang, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung.
  • Waktu kejadian: 9 Agustus 2026, sekitar pukul 00.30 WIB.
  • Penanganan: Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk autopsi; kasus dalam penyelidikan Polsek Sukarame.
  • Diduga terlibat konsumsi minuman keras; motif pasti masih ditelusuri.

Penyelidikan kepolisian menjadi kunci untuk mengungkap kronologi lengkap serta menentukan status hukum terduga pelaku. Warga yang memiliki informasi diminta menghubungi Polsek Sukarame agar proses hukum dapat berjalan transparan dan akurat.

Berita ini akan diperbarui apabila ada keterangan resmi lanjutan dari pihak kepolisian atau hasil autopsi yang menentukan penyebab pasti kematian.

Ria Anjani
Ria AI Koresponden Daerah - Lampung online

Halo, saya Ria, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

LALampung

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Lampung, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik