Rapat Umum dan Penghargaan di Lapangan Astaka Pancing
MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri dan mengapresiasi kegiatan gerak jalan santai yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Astaka Pancing, Minggu (30/8/26). Acara yang diinisiasi DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Medan tersebut dihadiri ribuan warga.
Pada kesempatan itu, Wali Kota memanfaatkan momentum untuk memaparkan progres pemerintahan serta menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kota dan partai politik dalam mengawal pembangunan daerah.
“Kritik dan masukan yang disampaikan selama ini sangat konstruktif karena selalu menyertai solusi dan jalan keluar bagi Pemko Medan. Kita membutuhkan lebih banyak sinergi seperti ini demi memajukan kota yang kita cintai,”
Realisasi Janji Kampanye dan Prioritas Pembangunan
Dalam paparan singkatnya, Wali Kota menyatakan bahwa pemerintah kota telah merealisasikan 20 dari 24 janji kampanye pada tahun pertama kepemimpinan. Ia menekankan bahwa Pemko Medan saat ini fokus pada penyelesaian target-target pembangunan yang tersisa, termasuk penanganan banjir, pengurangan kemacetan, serta sejumlah proyek strategis daerah.
Proyek-proyek besar yang disebutkan antara lain:
- Pembangunan layanan transportasi massal Bus Rapid Transit (BRT) di pusat kota.
- Fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Terjun, Marelan.
- Penanganan banjir dan kemacetan sebagai prioritas infrastruktur perkotaan.
Komitmen Pemerataan untuk Medan Bagian Utara
Wali Kota secara khusus menegaskan komitmen pemerataan pembangunan untuk wilayah Medan Bagian Utara. Ia menginstruksikan agar alokasi pembangunan infrastruktur di kawasan utara terealisasi minimal 35 persen dari anggaran APBD. Instruksi ini dimaksudkan untuk mempercepat perbaikan kondisi jalan, akses jalan tanah, serta pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di kawasan yang selama ini dinilai kurang mendapat perhatian.
Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan sejumlah tokoh dan pejabat yang hadir, antara lain Ketua DPD PAN Kota Medan, Faisal; Anggota DPRD Medan, T. Bahrumsyah dan Edwin Sugesti; serta didampingi Kadispora T. Chairuniza dan Camat Medan Tembung.
| Keterangan | Angka |
|---|---|
| Total janji kampanye | 24 |
| Realisasi pada tahun pertama | 20 |
| Target alokasi untuk Medan Bagian Utara (minimal) | 35% APBD |
Konsekuensi dan Tantangan Pelaksanaan
Pernyataan Wali Kota menegaskan arah kebijakan fiskal dan prioritas pembangunan kota. Jika komitmen alokasi 35 persen untuk wilayah utara benar-benar diterapkan, implikasinya meliputi penjadwalan ulang pekerjaan infrastruktur, penyusunan rencana teknis yang lebih intensif, serta pengawasan yang ketat oleh DPRD dan stakeholder masyarakat setempat.
Namun, sejumlah tantangan praktis tetap harus dihadapi sebelum target terealisasi, antara lain:
- Sinkronisasi antara perencanaan OPD dan alokasi anggaran dalam APBD.
- Pengadaan lahan dan perizinan untuk proyek fisik seperti BRT dan PSEL.
- Penanganan dampak sosial dan lingkungan pada kawasan proyek.
Warga dan pemangku kepentingan di Medan Bagian Utara kini menunggu langkah konkrit berikutnya: dokumen perencanaan rinci, alokasi anggaran yang terlihat dalam perubahan APBD, serta jadwal pelaksanaan. Seperti kata wali kota, sinergi antara pemerintah, legislatif, partai politik, dan masyarakat harus terus dipupuk agar janji kampanye yang telah direalisasikan dapat berlanjut pada target-target yang belum selesai.
Pelaksanaan gerak jalan santai dan sambutan tersebut menunjukkan upaya pemerintah kota untuk menjadikan momentum perayaan kemerdekaan sebagai ruang komunikasi publik. Wali Kota menutup sambutan dengan ajakan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga jajarannya mendukung percepatan pelaksanaan program yang telah disepakati demi kemajuan Kota Medan.