Peninjauan langsung di lapangan
Tanjungbalai — Walikota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan infrastruktur prioritas 2026 pada Senin sore, 19 Oktober 2026. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kualitas ruas jalan dan sistem drainase yang dianggap krusial untuk menunjang kenyamanan serta keselamatan warga.
Rombongan pemeriksaan dipimpin langsung oleh walikota dan didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Tety Juliani Siregar, serta Camat Datuk Bandar Timur Muhammad Ali Damanik beserta jajaran terkait. Lokasi yang ditinjau antara lain Jalan MT Haryono Ujung di Kelurahan Selat Tanjung Medan serta beberapa titik yang direncanakan perbaikan di Kelurahan Selat Lancang.
Penekanan pada perencanaan dan kualitas
Dalam peninjauan itu, walikota menegaskan bahwa setiap program pembangunan harus dilaksanakan secara terencana, tepat sasaran, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga mutu pekerjaan agar hasilnya dapat bertahan dalam jangka panjang.
"Kita ingin setiap pembangunan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, perencanaan harus matang dan pelaksanaan di lapangan harus sesuai standar yang telah ditetapkan,"
Pernyataan tersebut menggarisbawahi perhatian pemerintah kota terhadap efektivitas belanja publik dan upaya mengurangi kerawanan infrastruktur yang sering menimbulkan masalah berkepanjangan seperti kerusakan jalan cepat dan sistem drainase yang tidak berfungsi saat musim hujan.
Fokus drainase sebagai langkah antisipasi banjir
Selain perbaikan jalan, perhatian khusus diberikan pada sistem drainase. Menurut penjelasan dalam kegiatan peninjauan, peningkatan kualitas drainase dianggap langkah preventif penting untuk menekan potensi genangan dan banjir, terutama saat musim hujan tiba.
Walikota meminta agar pembangunan drainase dilakukan secara optimal dan terintegrasi, sehingga aliran air dapat ditangani dengan baik dan mengurangi dampak pada lingkungan permukiman serta akses jalan utama.
Pengawasan berkala dan tindak lanjut
Dalam arahan kepada Dinas PUTR, walikota mengingatkan pentingnya pengawasan berkala selama proses pembangunan. Pengawasan ini dimaksudkan agar setiap kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan ditangani, sehingga pelaksanaan pekerjaan tetap sesuai rencana dan spesifikasi teknis.
- Lokasi yang ditinjau: Jalan MT Haryono Ujung (Kel. Selat Tanjung Medan) dan rencana perbaikan di Kel. Selat Lancang.
- Fokus pekerjaan: perbaikan jalan dan pembangunan/peningkatan saluran drainase.
- Permintaan walikota: perencanaan matang, kualitas pekerjaan terjaga, pengawasan berkala oleh Dinas PUTR.
| Aspek | Catatan |
|---|---|
| Prioritas 2026 | Perbaikan jalan dan sistem drainase |
| Lokasi peninjauan | Jalan MT Haryono Ujung (Selat Tanjung Medan), rencana di Selat Lancang |
| Pihak terkait | Walikota, Dinas PUTR, Camat Datuk Bandar Timur dan jajaran |
Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Tanjungbalai berharap program pembangunan infrastruktur tahun 2026 dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan memberi dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penekanan pada integrasi antara perencanaan, kualitas pelaksanaan, dan pengawasan menjadi pesan kunci dari kunjungan lapangan tersebut.
Sejumlah warga setempat yang tinggal di sekitar Jalan MT Haryono Ujung selama ini mengeluhkan kerusakan jalan dan masalah genangan ketika hujan turun. Meskipun belum ada komentar resmi dari masyarakat yang dikutip pada peninjauan ini, arahan walikota serta langkah pengawasan oleh dinas terkait diharapkan mampu mempercepat perbaikan dan menurunkan frekuensi gangguan akibat kondisi infrastruktur yang kurang memadai.
Peninjauan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah kota untuk memastikan bahwa anggaran dan program infrastruktur pada 2026 benar-benar memberikan manfaat nyata dan bertahan lama. Pengawasan berkala disebut sebagai mekanisme penting untuk mencegah terulangnya kerusakan berulang yang merugikan warga dan pemerintahan.
Pelaksanaan detail teknis, jadwal pengerjaan, dan anggaran untuk setiap titik perbaikan akan mengikuti rencana kerja dan ketentuan yang berlaku di Dinas PUTR. Warga diimbau memantau pengumuman resmi pemerintah kota untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal pelaksanaan dan potensi dampak lalu lintas saat pekerjaan berlangsung.