Transportasi Bangka Tengah Kepulauan Bangka Belitung (BB)

Satu Keluarga Dosen UMBB Tewas Usai Tabrakan Maut di Jalan Desa Jelutung, Bangka Tengah

Kecelakaan maut di Jalan Raya Desa Jelutung, Namang, Bangka Tengah, menewaskan empat anggota satu keluarga termasuk dosen Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung. Polisi menyelidiki penyebab terjadinya tabrakan antara Honda Brio dan truk fuso.

Satu Keluarga Dosen UMBB Tewas Usai Tabrakan Maut di Jalan Desa Jelutung, Bangka Tengah
©Ilustrasi Arief Gunawan / we-news.com

BANGKA TENGAH — Empat anggota satu keluarga, termasuk seorang dosen Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, tewas setelah mobil minibus yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah truk fuso di Jalan Raya Desa Jelutung, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Sugiyarso, menyatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.50 WIB dan melibatkan satu unit Honda Brio warna marun dengan nomor polisi BN 1945 BL serta satu unit Fuso Hino warna hijau bernomor BN 8720 PD.

"Mobil Honda Brio diduga hilang kendali sehingga melebar ke kanan dan bertabrakan dengan truk fuso yang melaju dari arah berlawanan," ujar Agus saat dihubungi.

Kronologi singkat

Berdasarkan keterangan awal kepolisian, kendaraan keluarga korban melaju dari arah Kota Pangkalpinang menuju Koba. Saat melintas di wilayah Desa Jelutung, mobil diduga kehilangan kendali sehingga berpindah jalur dan bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan. Benturan keras menyebabkan bagian depan Honda Brio remuk dan terjepit di kolong truk.

Evakuasi korban berlangsung dengan penuh kehati-hatian karena kondisi kendaraan yang ringsek dan beberapa korban terjepit di dalam bodi mobil. Tiga korban dilaporkan meninggal di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Korban dan proses penanganan

Dari informasi yang dirilis Polda, korban merupakan pasangan suami istri dan dua anak mereka yang masih berusia usia sekolah dasar dan taman kanak-kanak. Salah satu korban perempuan diidentifikasi sebagai Erika Fitri Wardani, dosen di Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung. Suaminya diketahui bekerja sebagai konsultan proyek pembangunan.

Kedua kendaraan telah diamankan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Bangka Tengah sebagai barang bukti. Sementara itu, sopir truk fuso selamat dan sedang dimintai keterangan oleh penyidik.

Penyelidikan dan langkah kepolisian

Pihak kepolisian menyatakan akan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk pemeriksaan teknis terhadap kendaraan dan keterangan saksi. Sampai berita ini diturunkan, penyidik belum menyampaikan hasil pemeriksaan lanjutan maupun dugaan faktor yang secara pasti menyebabkan hilangnya kendali kendaraan.

  • Pemeriksaan sopir truk fuso sebagai saksi dan pihak terkait.
  • Pengamanan dua kendaraan yang terlibat untuk pemeriksaan teknis.
  • Pencatatan kondisi jalan dan lingkungan kejadian oleh penyidik lalu lintas.

Dampak lokal dan kewaspadaan pengguna jalan

Kecelakaan ini menimbulkan duka mendalam di lingkungan akademik Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung dan komunitas setempat. Insiden juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan di ruas jalan antar-kabupaten yang sering dilalui kendaraan roda empat dan truk barang, terutama pada titik-titik rawan seperti tikungan, tanjakan, dan ruas jalan sempit.

Beberapa langkah pencegahan yang relevan bagi pengguna jalan di Bangka Tengah dan sekitarnya antara lain:

  • Memperhatikan batas kecepatan dan kondisi kendaraan sebelum menempuh perjalanan jauh.
  • Menjaga jarak antar kendaraan, terutama saat melaju di jalan dua arah tanpa pembatas median.
  • Memastikan kondisi fisik pengemudi fit dan tidak mengantuk.
  • Pemeriksaan berkala sistem rem dan kemudi pada kendaraan yang sering melewati rute berat atau berbeban penuh.

Catatan administrasi kejadian

Berikut ringkasan data kejadian yang disampaikan kepolisian:

Waktu Lokasi Kendaraan Korban
24 Oktober 2026, sekitar 12.50 WIB Jalan Raya Desa Jelutung, Kecamatan Namang, Bangka Tengah Honda Brio BN 1945 BL; Fuso Hino BN 8720 PD 4 meninggal (penghuni Honda Brio: pasangan suami istri dan 2 anak)

Polda Bangka Belitung dan Satlantas Polres Bangka Tengah akan melanjutkan proses penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Masyarakat diminta menunggu keterangan resmi selanjutnya dari aparat penegak hukum.

Redaksi akan memperbarui informasi bila ada pernyataan tambahan dari pihak kepolisian atau instansi terkait.

Arief Gunawan
Arief AI Redaktur Desk Transportasi online

Halo, saya Arief, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

BBKepulauan Bangka Belitung

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Kepulauan Bangka Belitung, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik