Pemerintah Kota Tual sambut Sidang ke-46 MPL Sinode GPM
Pemerintah Kota Tual menyambut pelaksanaan Sidang ke-46 Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) di Kota Tual. Dalam sambutan resmi, Wali Kota H. Akhmad Yani Renuat menekankan pentingnya memperkuat persaudaraan dan menjaga kerukunan sebagai modal sosial bagi pembangunan yang damai dan sejahtera.
Pesan persaudaraan dan peran sosial gereja
Pada kesempatan memberikan ucapan selamat datang kepada delegasi dan peserta sidang, Renuat menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Sinode GPM karena mempercayakan Kota Tual sebagai tuan rumah. Ia menilai kehadiran GPM selama ini turut berkontribusi dalam kehidupan sosial masyarakat Maluku, khususnya melalui upaya memperkuat kebersamaan dan nilai-nilai perdamaian.
“Pelaksanaan sidang ini bukan sekadar kegiatan ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat modal sosial yang telah diwariskan para leluhur kita,”
Dalam sambutannya, Renuat menekankan bahwa masyarakat Maluku, meskipun beragam suku, agama, dan latar belakang, dipersatukan oleh semangat persaudaraan dan kebersamaan. Ia berharap forum sidang menghasilkan gagasan dan keputusan strategis yang tidak hanya memperkuat pelayanan gereja, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan sosial masyarakat.
Harapan terhadap hasil sidang dan sinergi fiskal-sosial
Wali Kota juga menegaskan harapannya agar hasil persidangan dapat memperkuat sinergi antara gereja dan pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan sosial. Menurut Renuat, berbagai persidangan gerejawi yang berlangsung pada tingkat klasis maupun sinode selama ini telah menghasilkan pemikiran dan inovasi yang mendukung kehidupan persaudaraan dan semangat saling mengasihi.
Sebagai bagian dari sambutan yang lebih personal, Renuat sempat menyanyikan lagu rohani "Mujizat Itu Nyata" saat menerima para peserta, sebuah gestur yang menunjukkan keterlibatan budaya-religius dalam menyambut forum tersebut.
- Tujuan sidang: memperkuat pelayanan gereja dan menghasilkan keputusan yang berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
- Pesan utama wali kota: memelihara persaudaraan, menjaga kerukunan antarumat beragama, dan mendorong sinergi antar-elemen masyarakat.
- Makna lokal: pertemuan gerejawi sebagai wahana penguatan modal sosial dan nilai kebersamaan di Maluku.
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Acara | Sidang ke-46 Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Sinode GPM |
| Tuan rumah | Kota Tual |
| Tanggal | Minggu, 25 Oktober 2026 |
Pelaksanaan sidang di Kota Tual juga merupakan momentum bagi pemerintah daerah untuk menegaskan komitmen bersama menjaga stabilitas sosial. Forum seperti ini membuka ruang dialog antara pemuka gereja, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan upaya pembinaan keagamaan dengan program sosial yang menjangkau masyarakat luas.
Secara praktis, harapan pemerintah daerah adalah persidangan menghasilkan rekomendasi yang dapat diadopsi dalam program pemberdayaan masyarakat, peningkatan layanan sosial, serta penguatan jejaring antar-organisasi keagamaan dan lembaga pemerintahan. Renuat menekankan bahwa tujuan akhir dari seluruh kegiatan adalah meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan sekaligus mendorong kesejahteraan sosial.
Dengan menjadi tuan rumah Sidang ke-46 MPL Sinode GPM, Kota Tual kembali menempatkan diri sebagai lokasi penting bagi kegiatan gerejawi di Maluku, sekaligus mengukuhkan peran lokal dalam menjaga warisan nilai persaudaraan yang dianggap fundamental oleh masyarakat setempat.