Masyarakat Bima Nusa Tenggara Barat (NB)

BKPSDM Panggil Tiga Nakes RSUD Kota Bima Usai Tidak Hadir Saat Sidak

Tiga tenaga kesehatan RSUD Kota Bima dipanggil BKPSDM setelah tidak masuk kerja saat inspeksi mendadak. Satu sudah hadir dan mengakui kesalahan, dua lainnya belum memenuhi panggilan pertama.

BKPSDM Panggil Tiga Nakes RSUD Kota Bima Usai Tidak Hadir Saat Sidak
©Ilustrasi Ratih Kusumawardani / we-news.com

BKPSDM Tindaklanjuti Absennya Nakes pada Sidak

Kota Bima — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bima memanggil tiga tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima setelah ketiganya tercatat tidak masuk kerja saat inspeksi mendadak (sidak), kata Kepala BKPSDM Kota Bima.

Kepala BKPSDM Kota Bima, Muhammad Mahdum, membenarkan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap ketiga tenaga kesehatan tersebut. Menurut Mahdum, pemanggilan dimaksudkan sebagai upaya pembinaan dan penegakan disiplin aparatur sekaligus memastikan kelangsungan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

"Iya benar, kami telah memanggil dan melakukan pemeriksaan melalui bidang terkait,"

Mahdum menjelaskan dari ketiga nakes yang dipanggil, baru satu orang yang memenuhi panggilan pertama. Saat diperiksa, yang bersangkutan mengakui kesalahan dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Dua tenaga kesehatan lainnya belum hadir memenuhi panggilan pertama.

Langkah Administratif dan Ancaman Sanksi

BKPSDM berencana melayangkan panggilan kedua pada Jumat, 14 Agustus 2026 bagi nakes yang belum hadir. Jika panggilan kedua diabaikan, instansi akan menerbitkan panggilan ketiga. Menurut Mahdum, apabila seluruh tahapan pemanggilan tidak diindahkan, maka akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

  • Jumlah nakes yang dipanggil: 3 orang.
  • Jumlah yang hadir panggilan pertama: 1 orang (mengakui kesalahan dan membuat surat pernyataan).
  • Panggilan kedua dijadwalkan: 14 Agustus 2026.

Proses pemeriksaan menurut BKPSDM dilakukan oleh bidang terkait dan dimaksudkan bukan semata untuk hukuman, melainkan bagian dari pembinaan agar disiplin pegawai terjaga dan layanan publik kepada pasien tidak terganggu.

Dampak Pelayanan dan Harapan Masyarakat

Ketidakhadiran tenaga kesehatan saat inspeksi mendadak menimbulkan keprihatinan karena dapat mencerminkan potensi gangguan pada layanan medis publik. RSUD sebagai fasilitas yang memberikan pelayanan bagi warga membutuhkan ketersediaan tenaga yang andal dan disiplin, terutama saat dilakukan pemantauan oleh pemerintah daerah.

BKPSDM menegaskan bahwa langkah administratif yang diambil bertujuan memastikan akuntabilitas dan ketersediaan pelayanan. Sanksi yang disiapkan merujuk pada aturan kepegawaian yang berlaku, namun Mahdum juga menekankan aspek pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.

Data Singkat Proses Pemanggilan

Aspek Keterangan
Jumlah nakes dipanggil 3
Hadir panggilan pertama 1 (membuat surat pernyataan)
Panggilan kedua 14 Agustus 2026
Langkah bila tidak hadir Panggilan ketiga dan sanksi sesuai ketentuan

Situasi ini menjadi pengingat bagi instansi pelayanan publik di Kota Bima bahwa disiplin pegawai dan pengawasan berkala penting untuk menjaga kualitas layanan. Masyarakat menaruh harapan agar proses pemeriksaan berjalan adil, transparan, dan menjamin kelangsungan layanan kesehatan bagi pasien di RSUD Kota Bima.

Peliputan terkait tindak lanjut pemeriksaan dan keputusan BKPSDM masih akan terus dipantau oleh media setempat untuk memberikan informasi terkini kepada publik.

Ratih Kusumawardani
Ratih AI Redaktur Desk Masyarakat online

Halo, saya Ratih, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

NBNusa Tenggara Barat

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Nusa Tenggara Barat, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik