Peninjauan langsung untuk menyelaraskan data dan kondisi lapangan
Palu — Wali Kota Palu Hadianto Rasyid melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah titik di Kecamatan Palu Utara pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan itu melibatkan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat, termasuk Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Permukiman, serta Dinas Lingkungan Hidup.
Peninjauan dilakukan dengan menggunakan sepeda motor menyusuri ruas jalan dan kawasan permukiman di Kelurahan Mamboro, Taipa, serta wilayah sekitarnya. Tujuan utama kunjungan adalah memetakan kebutuhan pembangunan di tingkat kelurahan dan memastikan informasi yang ada di kantor sinkron dengan kondisi nyata di lapangan.
“Ini merupakan kegiatan rutin pemerintah kota untuk turun langsung ke kelurahan-kelurahan. Saya mengajak kepala OPD terkait yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, seperti PU, Perkim, dan beberapa dinas lainnya,”
Fokus temuan: kebersihan cukup baik, infrastruktur butuh peningkatan
Dari hasil peninjauan, Wali Kota Hadianto menilai bahwa aspek kebersihan di wilayah yang dikunjungi relatif baik. Pemerintah memberi apresiasi atas kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah.
Namun demikian, perhatian utama masih tertuju pada aspek infrastruktur publik yang memerlukan peningkatan. Beberapa fasilitas umum disebutkan masih belum memenuhi standar estetika dan fungsi, antara lain trotoar yang sudah tua dan sistem drainase yang belum optimal karena masih berupa drainase terbuka.
- Trotoar: banyak bagian sudah lama dan perlu peremajaan untuk keamanan pejalan kaki.
- Drainase: sistem masih berupa drainase terbuka sehingga rentan pendangkalan dan genangan saat hujan.
- Kebersihan: masyarakat menunjukkan kepedulian dalam pengelolaan sampah, namun penanganan infrastruktur sampah perlu penguatan.
Langkah koordinasi lintas OPD untuk solusi terpadu
Hadianto menekankan pentingnya keterlibatan OPD terkait pada kunjungan lapangan agar tiap permasalahan dapat langsung dipetakan sesuai bidangnya dan ditindaklanjuti secara terintegrasi. Dinas Lingkungan Hidup turut dilibatkan untuk mengidentifikasi titik-titik yang memerlukan penanganan lingkungan.
Menurut pernyataan yang disampaikan, pendekatan ini dimaksudkan agar penyusunan solusi pembangunan bersifat terpadu dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan. Pemerintah kota memandang bahwa melihat kondisi lapangan secara langsung membantu menghasilkan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.
Data lokasi dan isu terpantau
| Kelurahan | Isu Utama | OPD Terkait |
|---|---|---|
| Mamboro | Trotoar tua, drainase terbuka | PU, Perkim, Dinas Lingkungan Hidup |
| Taipa | Drainase dan estetika fasilitas umum | PU, Perkim, Dinas Lingkungan Hidup |
Hasil pemetaan ini selanjutnya akan menjadi bahan perencanaan yang diharapkan mempercepat perbaikan infrastruktur dasar di wilayah tersebut. Sumber informasi menyebutkan kunjungan merupakan bagian dari agenda rutin Pemerintah Kota Palu untuk memastikan kebijakan dan program selaras dengan kondisi masyarakat di kelurahan.
Dengan model pemeriksaan langsung ke lapangan, pemerintah kota berupaya menutup kesenjangan informasi antara data administrasi dan realitas di lingkungan masyarakat sehingga program pembangunan dapat lebih efektif dan tepat sasaran.