Pekerjaan dilanjutkan sebagai satu paket
Pekerjaan pembangunan fasilitas pemotongan hewan di Pasar Simpong Luwuk akan dilanjutkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai. Pekerjaan yang dipersiapkan tersebut disusun dalam satu paket kegiatan dengan satu anggaran sehingga mencakup beberapa komponen utama sekaligus.
"Dalam satu paket kegiatan satu anggaran. Kandang sapi dan tower tandon juga termasuk,"
pernyataan itu disampaikan oleh Rika Amay, ST, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Permukiman (PBIP) PUPR Banggai pada Jumat sore, 14 Agustus 2026.
Ruang lingkup pekerjaan
Berdasarkan penjelasan PPK, paket pekerjaan mencakup pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) untuk unggas dan lanjutan penyelesaian RPH ruminansia, serta pembangunan fasilitas pendukung seperti kandang sapi dan tower tandon air. Lingkup teknis yang disebut meliputi:
- Persiapan, tanah dan pondasi;
- Struktur dan beton;
- Arsitektur, lantai dan langit-langit;
- Sanitasi dan plumbing;
- Instalasi elektrikal;
- Landscape dan paving;
- Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMKK); dan
- Jasa pengawasan serta konsultansi pelaksanaan konstruksi.
Detail pekerjaan pada tiap komponen
Pekerjaan pada bagian RPH Unggas direncanakan mencakup seluruh tahapan mulai dari persiapan lahan hingga pekerjaan akhir, termasuk sistem sanitasi dan elektrikal yang sesuai standar. Sementara itu, pada RPH Ruminansia yang sudah terbangun, paket pekerjaan berfokus pada penyelesaian finishing, instalasi daya (power tandem), dan penataan area sekitar seperti paving.
Untuk kandang sapi, lingkupnya meliputi pekerjaan tanah dan pondasi, struktur, serta pekerjaan arsitektur yang mendukung fungsionalitas kandang. Pekerjaan tower tandon air mencakup pondasi, struktur beton, serta konstruksi menara penyimpanan air yang menjadi sumber pasokan untuk kebutuhan operasional RPH.
Pengawasan dan keselamatan kerja
Paket pekerjaan ini juga dilengkapi dengan jasa pengawasan dan konsultansi untuk memastikan mutu pelaksanaan konstruksi sesuai spesifikasi. Penerapan SMKK dinyatakan sebagai bagian dari lingkup pekerjaan, menunjukkan perhatian terhadap aspek keselamatan bagi pelaksana serta standar kebersihan pada fasilitas pemotongan hewan.
Implikasi bagi pedagang dan konsumen Luwuk
Penyelesaian RPH dan fasilitas pendukung di kawasan Pasar Simpong diharapkan memberi manfaat ganda bagi ketahanan pasokan daging di Luwuk dan meningkatkan standar kesehatan pangan. Adanya fasilitas pemotongan hewan yang terstruktur berpotensi mengefisiensikan rantai pasok bagi pedagang setempat serta menurunkan risiko sanitasi dibandingkan praktik pemotongan informal.
Namun, pelaksanaan pekerjaan yang terintegrasi juga menuntut koordinasi dengan pelaku pasar agar gangguan aktivitas perdagangan dapat diminimalkan selama masa konstruksi. Penetapan jadwal kerja, pengaturan akses pasar, dan komunikasi publik menjadi hal penting agar manfaat proyek dapat segera dirasakan tanpa mengganggu kegiatan ekonomi sehari-hari di Pasar Simpong.
| Komponen | Lingkup Utama |
|---|---|
| RPH Unggas | Persiapan, struktur, sanitasi, elektrikal, finishing |
| RPH Ruminansia | Finishing, instalasi daya, paving |
| Kandang Sapi | Tanah & pondasi, struktur, arsitektur |
| Tower Tandon Air | Pondasi, struktur beton, konstruksi menara |
PUPR Kabupaten Banggai belum merilis jadwal rinci pelaksanaan kontrak fisik maupun pihak kontraktor pelaksana dalam rilis awal, namun kejelasan tersebut akan menjadi penentu laju pekerjaan dan waktu penyelesaian. Bagi warga dan pelaku usaha di Luwuk, perkembangan proyek ini menjadi salah satu indikator perbaikan fasilitas pasar dan layanan publik terkait distribusi pangan.