Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) mengadakan bakti kesehatan sekaligus pembagian bantuan sosial di Kota Palu, Kamis, dengan target membantu pemulihan pascabencana dan meringankan beban warga terdampak. Kegiatan itu mencakup pemberian 1.300 paket sembako serta berbagai layanan medis gratis yang diselenggarakan di Rumah Sakit Bhayangkara Palu dan fasilitas terdekat.
Pelayanan kesehatan menyeluruh untuk warga terdampak
Kepala Irwasda Polda Sulteng, Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, mengatakan pembagian paket sembako diselenggarakan berbarengan dengan layanan kesehatan untuk memastikan kebutuhan dasar dan kesehatan masyarakat dapat terpenuhi secara bersamaan.
"Sebanyak 1.300 paket sembako kami berikan kepada masyarakat yang membutuhkan sehingga harapannya bisa membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus memperkuat kepedulian Polri terhadap masyarakat,"
Menurut Purwanto, bakti kesehatan yang digelar bersifat komprehensif: bukan sekadar pengobatan tetapi juga upaya promotif, preventif, deteksi dini, serta pemenuhan kebutuhan dasar.
Rangkaian layanan dan operasi spesifik
Pelayanan medis yang disediakan meliputi pemeriksaan dan pengobatan umum, poli gigi, poli mata, serta poli telinga, hidung, dan tenggorokan (THT). Selain itu, tim medis melakukan operasi untuk kasus kelainan bawaan tertentu.
Adapun tindakan bedah yang dicatat pada kegiatan ini adalah operasi celah bibir dan langit-langit terhadap delapan pasien. Seluruh layanan tersebut diberikan secara gratis untuk masyarakat peserta.
| Jenis Layanan | Keterangan |
|---|---|
| Paket sembako | 1.300 paket dibagikan kepada warga yang membutuhkan |
| Pemeriksaan umum | Pemeriksaan dan pengobatan dasar tanpa biaya |
| Poli spesialis | Gigi, mata, THT |
| Operasi | Operasi celah bibir dan langit-langit untuk delapan pasien |
Sinergi antarlembaga
Pelaksanaan kegiatan dikatakan sebagai bagian dari penguatan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi istri Polri (Bhayangkari), serta elemen masyarakat lainnya. Purwanto menyatakan program serupa diharapkan terus digelar agar manfaatnya berkelanjutan bagi pemulihan sosial dan kesehatan masyarakat.
“Bakti kesehatan Polri merupakan bentuk nyata kehadiran kepolisian di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan dan peningkatan kualitas kesehatan warga pascabencana,” ujarnya.
Dampak lokal dan tindak lanjut
Upaya memadukan bantuan sosial dan layanan kesehatan memiliki arti penting dalam konteks pemulihan pascabencana. Paket sembako membantu memenuhi kebutuhan dasar harian warga, sementara layanan medis menanggulangi masalah kesehatan yang dapat meningkat akibat kondisi lingkungan pascabencana, seperti gangguan THT, masalah gigi, gangguan penglihatan, serta kondisi kronis yang memerlukan pemeriksaan rutin.
Polda menyatakan kegiatan itu juga dimaksudkan sebagai momentum untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik dan medis lokal. Selain itu, evaluasi dan tindak lanjut pelayanan diharapkan meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan setempat, khususnya Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palu yang menjadi lokasi utama layanan.
- Warga yang menerima bantuan diharapkan memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang tersedia.
- Polri berkomitmen menggelar kegiatan serupa sebagai bagian dari program pemulihan pascabencana.
- Sinergi antarinstansi menjadi kunci untuk memastikan layanan berkelanjutan.
Pelaksanaan bakti kesehatan dan pembagian sembako oleh Polda Sulteng merupakan salah satu upaya terpadu untuk membantu warga Palu pulih dari dampak bencana serta menjaga kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau dan tertangani secara profesional.