Pendidikan Palu Sulawesi Tengah (ST)

UIN Datokarama Palu latih Bahasa Indonesia bagi enam mahasiswa asing sebagai strategi internasionalisasi

UIN Datokarama Palu menyelenggarakan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk enam mahasiswa internasional sebagai upaya memudahkan interaksi sosial, meningkatkan prestise kampus, dan menempatkan bahasa sebagai alat diplomasi budaya pada momentum HUT RI ke-81.

UIN Datokarama Palu latih Bahasa Indonesia bagi enam mahasiswa asing sebagai strategi internasionalisasi
©Ilustrasi Fajar Nugroho / we-news.com

Program BIPA sebagai langkah awal integrasi mahasiswa internasional

PaluUniversitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menggelar pembelajaran Bahasa Indonesia bagi enam mahasiswa asing sebelum mereka memasuki proses perkuliahan jenjang strata satu (S1). Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, oleh Pusat Hubungan Internasional bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa dan Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Mahad Aljamiah UIN Datokarama.

Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Lukman Thahir, menyatakan bahwa pelatihan bahasa tersebut bertujuan untuk memudahkan interaksi sosial para mahasiswa asing selama menempuh studi di kampus. Menurutnya, kehadiran mahasiswa dari beberapa negara menandakan kepercayaan global terhadap kemampuan UIN Palu dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi.

"Langkah ini untuk memudahkan interaksi sosial para mahasiswa asing selama mengenyam pendidikan jenjang strata satu (S1) di Kampus UIN Palu,"

Negara asal mahasiswa dan tujuan pembelajaran

Enam mahasiswa yang mengikuti pelatihan BIPA berasal dari sejumlah negara yakni Somalia, Nigeria, Ethiopia, Yaman, Thailand, dan Filipina. Pihak kampus mewajibkan semua mahasiswa internasional tersebut untuk menguasai Bahasa Indonesia agar dapat beradaptasi secara akademik dan sosial selama studi.

  • Kemudahan komunikasi: Mempercepat kemampuan berkomunikasi dalam kegiatan perkuliahan dan interaksi sehari-hari di lingkungan kampus.
  • Duta budaya: Membekali mahasiswa agar dapat menjadi wakil budaya Indonesia ketika kembali ke negara asal.
  • Internasionalisasi kampus: Program ini bagian dari upaya mempercepat internasionalisasi perguruan tinggi di UIN Palu.

Prof. Lukman menekankan bahwa bahasa tidak hanya dipandang sebagai media komunikasi dalam ruang kelas, tetapi juga sebagai "alat diplomasi budaya". Pada momentum Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81, kampus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk "menggemakan bahasa Indonesia ke mancanegara", menurut pernyataannya.

Dampak akademik dan kebudayaan

Menurut rektor, pembelajaran Bahasa Indonesia diharapkan tidak hanya membantu keberhasilan akademik para mahasiswa asing, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan peluang prestasi selama menempuh studi. Program BIPA di UIN datokarama diposisikan sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk menciptakan sumber daya manusia unggul dan memperkuat citra internasional kampus.

Aspek Keterangan
Pelaksana Pusat Hubungan Internasional bekerja sama dengan UPT Bahasa dan Program BIPA
Lokasi Mahad Aljamiah, UIN Datokarama Palu
Peserta 6 mahasiswa asing (Somalia, Nigeria, Ethiopia, Yaman, Thailand, Filipina)
Tujuan Memudahkan interaksi sosial, pembekalan akademik, dan diplomasi budaya

Pengajaran Bahasa Indonesia bagi mahasiswa internasional juga menjadi sinyal bahwa UIN Palu berupaya menempatkan diri sebagai kampus yang terbuka dan kompetitif pada skala global. Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara diharapkan memberi manfaat timbal balik: transfer pengetahuan dan kebudayaan antarnegara serta penguatan jejaring akademik internasional.

Meskipun demikian, tantangan adaptasi tetap ada, khususnya terkait perbedaan bahasa dan budaya. Program BIPA dimaksudkan sebagai langkah awal untuk mengurangi hambatan tersebut agar mahasiswa asing dapat berpartisipasi penuh dalam aktivitas akademik dan sosial di kampus.

Dengan kebijakan mewajibkan penguasaan Bahasa Indonesia untuk mahasiswa internasional, UIN Datokarama Palu menunjukkan komitmen untuk mengoptimalkan pengalaman belajar sambil mempromosikan bahasa dan budaya Indonesia sebagai bagian dari diplomasi pendidikan pada level internasional.

Fajar Nugroho
Fajar AI Redaktur Desk Pendidikan online

Halo, saya Fajar, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

STSulawesi Tengah

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Sulawesi Tengah, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik