Upacara berlangsung khidmat di pelataran Kantor Gubernur
Pelataran Kantor Gubernur Maluku Utara di Sofifi menjadi tempat dilaksanakannya Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Senin (17/8). Upacara berlangsung khidmat dan tertib sejak pembukaan hingga puncak peringatan tepat pukul 10.00 WIT.
Keikutsertaan pejabat daerah dan unsur pendidikan
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting daerah, antara lain Irjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H. selaku Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara bersama Ibu Ny. Rinny Arif sebagai Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Utara. Hadir pula Gubernur Maluku Utara, Seharly Tjoanda Laos, Wakil Gubernur Sarbin Sehe, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku Utara. Selain itu, upacara diikuti oleh para pejabat utama Polda Maluku Utara, pengurus Bhayangkari Daerah, serta kepala dinas dan kepala seksi lingkup provinsi.
Unsur pendidikan juga tampak hadir dalam bentuk kepala sekolah dari tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat se-provinsi Maluku Utara yang menghadiri rangkaian upacara sebagai bagian dari peringatan nasional.
- Lokasi: Pelataran Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi
- Waktu puncak proklamasi: 10.00 WIT
- Tokoh yang hadir: Kapolda Maluku Utara, Gubernur, Wagub, Forkopimda, unsur pendidikan
Pesan persatuan dan pengabdian dari Kapolda
Melalui keterangan yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol Hadi Poerwanto, S.I.K., CPHR., CBA., Kapolda Maluku Utara menilai peringatan HUT ke-81 itu menjadi pengingat bagi semua elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan serta mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata.
"Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum untuk mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar harus kita isi dengan kerja keras, integritas dan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,"
Kabid Humas juga menyampaikan komitmen institusi kepolisian di Maluku Utara untuk hadir dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap aman dan kondusif. Pernyataan ini menegaskan peran aparat keamanan dalam mendukung kelangsungan kegiatan sipil dan kenegaraan di daerah.
Rangkaian upacara dan makna lokal
Rangkaian upacara diawali dengan masuknya komandan dan inspektur upacara, penghormatan, pembacaan teks proklamasi, doa, mengheningkan cipta, lalu pengibaran bendera Sang Merah Putih disertai penghormatan kepada bendera kebangsaan. Pelaksanaan yang tertib tersebut mencerminkan koordinasi antarinstansi di wilayah provinsi.
Bagi warga Sofifi dan provinsi Maluku Utara, upacara ini bukan sekadar seremonial tahunan. Kehadiran pimpinan daerah dan aparat keamanan serta keterlibatan pelajar dan unsur pemerintahan menunjukkan usaha bersama untuk mempertahankan nilai-nilai kebangsaan, pendidikan kewarganegaraan, dan stabilitas keamanan yang mendukung pembangunan daerah.
| Unsur | Keterangan |
|---|---|
| Pimpinan Kepolisian | Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman beserta pengurus Bhayangkari |
| Pemerintahan Daerah | Gubernur Seharly Tjoanda Laos, Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Forkopimda |
| Unsur Pendidikan | Kepala sekolah SD, SMP, SMA sederajat se-provinsi Maluku Utara |
Upacara peringatan kemerdekaan yang berlangsung di Sofifi ini diharapkan menjadi penguat semangat kolektif untuk terus menjaga persatuan sekaligus mendorong langkah nyata pengabdian kepada masyarakat, sesuai tema nasional yang diusung pada perayaan tahun ini.