TERNATE — Universitas Khairun (Unkhair) memperingati Dies Natalis ke-62 dengan menggelar Rapat Terbuka Senat di Aula Banau Kampus Unkhair, Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan bertema "Sinergi dan Inovasi Menuju Unkhair yang Berdampak untuk Kemajuan Maluku Utara" itu dihadiri wakil pemerintah daerah, sivitas akademika, dan tamu undangan.
Unkhair sebagai bagian historis pembangunan daerah
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, hadir mewakili Pemerintah Provinsi dan memberikan sambutan utama. Dalam pidatonya, Sarbin menekankan posisi Unkhair yang sejak lama menyatu dengan perjalanan pembangunan wilayah kepulauan tersebut. Ia mengingatkan bahwa keberadaan Unkhair mendahului pembentukan Provinsi Maluku Utara.
"Kalau ada yang tanya: 'Pembangunan Maluku Utara, Unkhair posisi di mana?' Unkhair ada di dalamnya. Sebab, sebelum Maluku Utara ada, Unkhair sudah lahir duluan,"
Pernyataan Wagub itu merujuk pada rekam jejak pengabdian universitas selama enam dekade yang menurutnya menjadikan Unkhair sebagai salah satu pilar utama dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut.
Permintaan masukan akademis untuk kebijakan publik
Selain memberikan penghargaan atas peran historis, Sarbin juga mengingatkan pentingnya kontribusi akademisi Unkhair dalam memberikan masukan kritis kepada pemerintah daerah. Ia menunjuk pada fenomena di mana pertumbuhan ekonomi yang tercatat tinggi belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Maluku Utara.
Wakil gubernur menekankan bahwa Pemerintah Provinsi membuka ruang bagi sumbangsih pemikiran dari sivitas akademika untuk mengatasi kesenjangan tersebut dan mewujudkan keadilan sosial ekonomi. Pernyataan itu sekaligus menjadi dorongan bagi Unkhair untuk memperkuat peran penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang langsung menjawab permasalahan lokal.
Dukungan terhadap visi kampus berdaya saing internasional
Sarbin menyatakan dukungan pemerintah terhadap visi Unkhair menjadi kampus yang berdampak dan mampu bersaing di tingkat internasional. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan universitas untuk mendorong inovasi, peningkatan kualitas akademik, serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Khairun, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, menyampaikan Laporan Rektor yang memaparkan berbagai capaian institusi. Laporan tersebut dipresentasikan pada forum rapat senat terbuka sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis.
Dampak lokal dan arah kerja sama
Peringatan Dies Natalis dan sambutan pejabat daerah menggarisbawahi harapan agar Unkhair semakin aktif dalam kegiatan penelitian terapan, pengembangan kapasitas SDM, dan rekomendasi kebijakan. Beberapa fokus praktis yang dapat diperkuat antara lain:
- Peningkatan riset yang menjawab isu-isu lokal seperti pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kepulauan.
- Penyelarasan program pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja regional dan pembangunan infrastruktur.
- Pemberdayaan masyarakat melalui pengabdian yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal.
Kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah provinsi dan Unkhair diharapkan mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat Maluku Utara.
Data acara
| Agenda | Informasi |
|---|---|
| Acara | Rapat Terbuka Senat Dies Natalis Unkhair ke-62 |
| Tanggal | 15 Agustus 2026 |
| Tempat | Aula Banau, Kampus Universitas Khairun, Ternate |
| Tema | Sinergi dan Inovasi Menuju Unkhair yang Berdampak untuk Kemajuan Maluku Utara |
Rangkaian peringatan Dies Natalis biasanya memuat kegiatankegiatan akademik dan publik yang memberi ruang dialog antara universitas dan pemangku kepentingan. Laporan Rektor yang disampaikan pada acara ini menjadi acuan bagi pengembangan program kerja ke depan sesuai visi kampus.
Dengan dialog yang terbuka dan kolaborasi terstruktur, Unkhair diharapkan mampu menerjemahkan fungsi akademik menjadi kebijakan dan program nyata yang menjawab tantangan pemerataan manfaat pembangunan di Maluku Utara.
Reporter: Fajar Nugroho