RRI Hadir Langsung di Masyarakat
LPP RRI Singaraja menggelar kegiatan donor darah dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Wantilan Laksana Budaya LPP RRI Singaraja ini merupakan bagian dari rangkaian RRI Fest dan peringatan Hari Radio ke-81.
Penyelenggaraan aksi sosial tersebut dimaksudkan bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan bentuk kehadiran stasiun radio negara yang menghadirkan manfaat langsung bagi warga. Kegiatan ini juga menjadi upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala dan ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan di wilayah Buleleng.
Kolaborasi Lintas Sektor
Pelaksanaan donor darah dan cek kesehatan gratis terwujud melalui sinergi antara RRI Singaraja dan sejumlah instansi serta lembaga. Berdasarkan keterangan resmi panitia, pihak yang terlibat antara lain:
- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng;
- Klinik Ina Medika Singaraja sebagai fasilitator layanan kesehatan;
- unsur TNI dan Polri;
- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buleleng.
Kolaborasi ini diarahkan untuk menjaga ketersediaan darah stok lokal serta memberikan layanan pemeriksaan dasar yang mudah diakses masyarakat.
“Semangat Hari Radio tidak hanya dirasakan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk kepedulian dan kemanusiaan. Donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis ini adalah bentuk nyata bagaimana RRI hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,”
kata Kepala RRI Singaraja, Ani Hasanah Mubarok, saat membuka kegiatan.
Layanan Kesehatan yang Disediakan
Pemeriksaan kesehatan yang disediakan kepada peserta meliputi beberapa layanan dasar sesuai kerja sama dengan Klinik Ina Medika. Dokter dan tenaga kesehatan memberikan screening awal serta pengobatan sederhana bila diperlukan.
| Jenis Layanan | Keterangan |
|---|---|
| Pemeriksaan dokter umum | Konsultasi dan pemeriksaan dasar oleh tenaga medis dari Klinik Ina Medika |
| Pengecekan gula darah | Screening untuk mendeteksi kadar glukosa darah secara cepat |
| Pengecekan asam urat dan kolesterol | Deteksi awal faktor risiko metabolik bagi peserta |
| Pemberian obat dasar | Pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan dan keluhan peserta |
Dokter umum dari Klinik Ina Medika, Putu Hendry Kermawan, menekankan pentingnya pemeriksaan rutin. Ia menyatakan bahwa screening sederhana seperti yang disediakan dapat membantu deteksi dini masalah kesehatan pada kelompok usia muda maupun lansia.
Fungsi Donor Darah bagi Ketersediaan Stok
Palang Merah Indonesia menegaskan bahwa kebutuhan darah bersifat konstan dan tidak mengenal waktu. Direktur Unit Transfusi Darah UTD PMI Kabupaten Buleleng, dr. H. Rizani, mengingatkan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan donor darah agar ketersediaan stok darah tetap terjaga untuk pasien yang memerlukan.
Kegiatan donor darah yang digelar RRI Singaraja menjadi salah satu upaya lokal untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Selain memenuhi kebutuhan darurat medis, aksi donor juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjadi pendonor rutin.
Implikasi Lokal dan Pesan untuk Masyarakat
Kegiatan ini memiliki beberapa implikasi langsung bagi warga Singaraja dan Buleleng, antara lain:
- Peningkatan akses layanan kesehatan dasar gratis bagi masyarakat yang mungkin belum rutin melakukan pemeriksaan;
- Penguatan ketersediaan darah lokal melalui partisipasi pendonor dari komunitas setempat;
- Contoh prakarsa media publik menjalankan fungsi sosial di luar siaran, mempererat hubungan lembaga dengan masyarakat.
Panitia mengimbau warga yang memenuhi syarat donor untuk ikut serta dalam kegiatan serupa di masa mendatang, serta mendorong semua lapisan masyarakat melakukan screening kesehatan secara berkala demi pencegahan penyakit. Perayaan Hari Radio ke-81 di Singaraja ini menunjukkan bagaimana momentum budaya media dapat dimanfaatkan untuk aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi komunitas lokal.
Pelaksanaan dan kesinambungan kegiatan semacam ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi efektif antara lembaga penyiaran, fasilitas kesehatan, dan institusi pemerintahan serta organisasi kemanusiaan di tingkat kabupaten.