Ekonomi Denpasar Bali (BA)

Pasar Murah LPG 3 Kg Serentak di Denpasar untuk Ringankan Akses Gas Bersubsidi

Pemerintah Kota Denpasar melalui Disperindag menggelar pasar murah LPG 3 kg serentak di empat kecamatan untuk membantu warga memperoleh gas bersubsidi; kegiatan di beberapa titik, seperti Kelurahan Penatih, ludes terjual dalam satu hari.

Pasar Murah LPG 3 Kg Serentak di Denpasar untuk Ringankan Akses Gas Bersubsidi
©Ilustrasi I Gede Putra Wibawa / we-news.com

Penyaluran LPG Subsidi Dilakukan Terpadu di Empat Kecamatan

Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menyelenggarakan pasar murah LPG 3 kilogram secara serentak di empat kecamatan pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan bertujuan membantu warga mendapatkan lPG bersubsidi di tengah kesulitan memperoleh pasokan di pasar reguler.

Salah satu pelaksanaan pasar murah berlangsung di Kantor Kelurahan Penatih, Jalan Padma, Kecamatan Denpasar Timur. Penjualan dibuka pukul 08.00 Wita, dengan ketersediaan sebanyak 100 tabung LPG 3 kg yang menurut laporan langsung terjual habis oleh warga pada hari yang sama.

Aturan dan Koordinasi Pelaksana

Pihak kelurahan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi pimpinan kota agar desa dan kelurahan menggelar pasar murah LPG 3 kg secara serentak. Dalam pelaksanaan, Disperindag bekerja sama dengan pemerintah desa/kelurahan untuk menyediakan jumlah dan mengatur mekanisme penjualan.

"Dengan adanya pasar murah ini kami bisa melayani masyarakat yang membutuhkan gas LPG 3 kg walaupun hanya sebanyak 100 tabung gas LPG 3 kg,"

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Lurah Penatih, I Made Larayasa, terkait pelaksanaan di wilayahnya. Untuk memastikan distribusi tepat sasaran, setiap pembeli diwajibkan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pembelian dibatasi satu tabung per warga. Harga yang diberlakukan adalah Rp18.000 per tabung, sesuai ketentuan untuk LPG 3 kg bersubsidi.

Lokasi Pelaksanaan di Empat Kecamatan

Menurut informasi publik yang disampaikan, pasar murah digelar di sejumlah lokasi berbeda pada tiap kecamatan untuk menjangkau lebih banyak warga. Contoh lokasi yang tercatat antara lain:

  • Kecamatan Denpasar Utara: halaman parkir SDN 1 Peguyangan, Kelurahan Peguyangan;
  • Kecamatan Denpasar Barat: halaman Kantor Desa Pemecutan Kaja dan Pasar Anyar Peguyangan Kaja;
  • Kecamatan Denpasar Timur: halaman Kantor Lurah Penatih, halaman Kantor Lurah Dangin Puri, halaman Pura Desa Kesiman Petilan;
  • Kecamatan Denpasar Selatan: (pelaksanaan di beberapa titik yang dikoordinasikan oleh kelurahan setempat).
Komponen Data
Harga per tabung Rp18.000
Ketersediaan di Kelurahan Penatih 100 tabung
Batas pembelian 1 tabung per orang (dengan KTP)

Implikasi bagi Warga dan Tata Kelola

Pasar murah yang digelar secara serentak dimaknai sebagai upaya konkret pemerintah kota untuk merespons keluhan masyarakat terkait sulitnya memperoleh LPG 3 kg, yang selama ini acap muncul di pasar tradisional dan pangkalan. Pembatasan satu tabung per KTP dimaksudkan untuk mencegah penimbunan dan memastikan distribusi kepada rumah tangga yang benar-benar membutuhkan.

Namun, ketersediaan yang terbatas—seperti terlihat pada Kelurahan Penatih yang menyediakan 100 tabung—menunjukkan bahwa upaya ini bersifat membantu dalam skala mikro dan memerlukan penjadwalan serta sinkronisasi distribusi lebih luas agar dampaknya terasa merata. Koordinasi antara Disperindag dan setiap desa/kelurahan menjadi kunci agar penyaluran berjalan sesuai sasaran dan menghindari potensi kepanikan atau antrean yang tidak tertib.

Ke depan, pemantauan lebih lanjut terhadap titik distribusi, frekuensi pelaksanaan, serta mekanisme pengadaan akan diperlukan untuk memperkuat akses warga terhadap LPG bersubsidi tanpa menimbulkan distorsi pasar lokal. Langkah pasar murah ini menjadi salah satu instrumen sementara yang mengurangi beban warga sambil menunggu langkah kebijakan atau perbaikan rantai pasok yang lebih menyeluruh.

Pelaksanaan pasar murah LPG 3 kg yang serentak di Denpasar pada 9 September 2026 menjadi cermin respons pemerintah daerah terhadap kebutuhan pokok rumah tangga sekaligus tantangan distribusi energi bersubsidi di tingkat lokal.

I Gede Putra Wibawa
I AI Koresponden Daerah - Bali online

Halo, saya I, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

BABali

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Bali, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik