Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat, pada Senin. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan peredaran narkotika sekaligus mendorong pemulihan lingkungan agar lokasi tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas serupa.
Apel gabungan dan personel terlibat
Operasi diawali dengan apel gabungan di Pospol Lantas Tomang dan melibatkan 101 personel dari berbagai satuan. Menurut keterangan resmi, personel yang tergabung antara lain:
- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya
- Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri
- Ditsamapta dan Satbrimob
- Bidpropam, Biddokkes, Bidhumas Polda Metro Jaya
- Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat
- POM TNI dan Satpol PP DKI Jakarta
Hasil temuan dan penanganan barang bukti
Dalam kegiatan tersebut petugas menemukan sejumlah peralatan yang diduga terkait penyalahgunaan narkotika. Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Dr. Bismo Teguh Prakoso, mencatat barang-barang yang diamankan dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
| Jenis Barang | Jumlah |
|---|---|
| Alat isap | 7 |
| Pipet | 10 |
| Pack sedotan | 2 |
| Korek api | 10 |
| Palu | 1 |
| Gunting | 2 |
| Cutter | 4 |
Petugas menegaskan bahwa hasil temuan akan menjalani pemeriksaan lanjutan untuk menentukan keterkaitan barang-barang tersebut dengan tindak pidana narkotika.
Fokus pada pencegahan dan peran masyarakat
Penekanan operasi kali ini tidak semata pada penegakan hukum. Menurut Bismo, upaya pemberantasan narkotika harus diimbangi dengan pemulihan kawasan agar titik-titik rawan tidak kembali menjadi lokasi aktivitas penyalahgunaan dan peredaran.
“Pemberantasan narkotika harus berjalan bersama dengan pemulihan kawasan. Kami melakukan pemeriksaan dan penindakan secara terukur terhadap setiap indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, sekaligus mendorong agar lingkungan tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas serupa,”
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menegaskan pentingnya keterlibatan warga dalam upaya pencegahan. Pernyataan tersebut menggarisbawahi bahwa informasi dari masyarakat menjadi salah satu pilar penting untuk mencegah kebangkitan kembali peredaran narkotika di lingkungan setempat.
“Kami mendorong penanganan narkotika tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga pencegahan dan kepedulian terhadap lingkungan. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika kembali muncul,”
Dalam operasi ini tidak dilaporkan adanya penahanan tersangka. Namun pihak kepolisian tetap melanjutkan proses penyelidikan atas barang bukti yang ditemukan.
Implikasi lokal
Bagi warga Metro, langkah yang diambil Polda Metro Jaya di Kampung Boncos menjadi pengingat pentingnya upaya terpadu—antara aparat penegak hukum dan masyarakat—dalam menangani masalah narkotika. Pendekatan yang menggabungkan penindakan dan pemulihan kawasan dapat menjadi contoh bagi penanganan titik rawan di daerah lain, termasuk upaya pencegahan berbasis komunitas di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Operasi ini juga menunjukkan bahwa selain penindakan langsung, kualitas informasi dari masyarakat dan kemampuan aparat melakukan pemulihan lingkungan menjadi kunci keberlanjutan pencegahan peredaran narkotika.