PLN lakukan pemadaman terjadwal demi pemeliharaan jaringan
Parepare — PT PLN (Persero) ULP Mattirotasi Parepare melakukan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah layanan pada Jumat, 11 September 2026. Pemadaman tersebut dimaksudkan untuk pelaksanaan pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan agar keandalan sistem dan layanan tetap terjaga.
Manajer ULP Mattirotasi PLN UP3 Parepare, Adryani, menyampaikan bahwa penghentian aliran listrik dilakukan secara bertahap dalam beberapa sesi. Waktu pelaksanaan pemadaman dimulai pada pagi hari hingga menjelang malam untuk menyesuaikan kebutuhan pekerjaan di lapangan.
"Dalam rangka menjaga keandalan sistem dan layanan kelistrikan, PLN melakukan pengaturan beban pada beberapa wilayah akibat pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan,"
Adryani juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penghentian sementara pasokan listrik dan mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas harian selama jadwal pemadaman berlangsung. Masyarakat yang memerlukan layanan aduan dapat mengakses PLN Mobile atau menghubungi Call Center 123.
Wilayah terdampak dan jadwal
PLN membagi pemadaman menjadi tiga sesi yang mencakup ruas jalan dan area permukiman di kota Parepare. Rincian waktu dan lokasi yang diinformasikan oleh ULP Mattirotasi adalah sebagai berikut:
- Waktu pemadaman pertama: 10.00–14.00 WITA.
- Waktu pemadaman kedua: 14.30–17.30 WITA.
- Waktu pemadaman ketiga: 15.30–18.30 WITA.
Detail ruas jalan dan area yang disebutkan sebagai terdampak antara lain:
- Jalan H. Agussalim (SMA 1 sampai Patung Pemuda), Jalan Matahari, Jalan Bau Massepe, Jalan Mattirotasi, Jalan Keterampilan, Jalan Masjid Jabal Nur, Masjid Terapung dan sekitarnya.
- Jalan Bambu Runcing, Jalan Jenderal Sudirman (Mutiara Residence sampai Brimob), Jalan Pemuda, Jalan Balai Kota, Jalan Kelapa Gading, Jalan Chalik, Jalan Sapada, Kampung Mandar dan sekitarnya.
- Jalan Jenderal Ahmad Yani KM3–KM7, Jalan Bukit Madani Tegal, Jalan Lingkar Lapadde (Lampu Merah sampai Lapas), Jalan Lanyer, Jalan Laupe dan sekitarnya.
| Waktu | Contoh ruas/area terdampak |
|---|---|
| 10.00–14.00 WITA | Jl. H. Agussalim (SMA 1 - Patung Pemuda), Jl. Matahari, Jl. Mattirotasi, Masjid Terapung |
| 14.30–17.30 WITA | Jl. Bambu Runcing, Jl. Jend. Sudirman (Mutiara Residence - Brimob), Jl. Balai Kota |
| 15.30–18.30 WITA | Jl. Jend. Ahmad Yani KM3–KM7, Jl. Lingkar Lapadde (Lampu Merah - Lapas), Jl. Laupe |
Dampak bagi warga dan pelaku usaha
Pemadaman bergilir berimplikasi langsung pada aktivitas rumah tangga, layanan publik, serta pelaku usaha kecil dan menengah yang bergantung pada pasokan listrik. Sekolah, kantor pemerintahan, klinik, maupun pedagang di pasar yang berada di wilayah terdampak harus menyesuaikan jadwal operasional atau menyiapkan sumber cadangan seperti generator.
Adryani menegaskan bahwa waktu dan durasi pemadaman dapat berubah sesuai kebutuhan teknis di lapangan, sehingga masyarakat diminta memantau pengumuman resmi PLN dan segera melaporkan gangguan melalui saluran yang tersedia.
Nasihat praktis bagi warga Parepare
- Siapkan penerangan darurat dan power bank untuk kebutuhan telekomunikasi.
- Amankan peralatan elektronik dan matikan perangkat yang tidak diperlukan untuk menghindari lonjakan saat listrik kembali.
- Pelaku usaha disarankan menunda proses produksi sensitif listrik atau memastikan ketersediaan genset jika pelayanan harus tetap berjalan.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dari pengumuman resmi PLN ULP Mattirotasi Parepare melalui aplikasi PLN Mobile atau layanan telepon Call Center 123.
Pelaporan sinergis antara warga dan PLN diperlukan agar pelaksanaan pemeliharaan berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan berkepanjangan terhadap layanan publik di Parepare.