Mataram — Pemerintah bersama Bulog memulai penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) berupa beras untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026 di Kota Mataram, Selasa, 11 Agustus 2026. Sebanyak 44.000 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dijadwalkan menerima alokasi tiga bulan sekaligus, masing-masing 10 kilogram per bulan sehingga setiap keluarga menerima total 30 kilogram.
Jumlah dan jangka waktu penyaluran
Wakil Pemimpin Wilayah (Wapimwil) Bulog NTB, Rizal P. Sukmadijaya, menyatakan total beras yang disalurkan untuk Kota Mataram mencapai sekitar 1.300 ton. Menurutnya, penyaluran untuk Kota Mataram ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua minggu, sementara untuk seluruh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) program ini menyasar sekitar 861.000 PBP dengan total distribusi hampir 25.000 ton beras dan diperkirakan rampung pada akhir September.
"Posisi saat ini, penerima bantuan pangan langsung menerima tiga alokasi sekaligus. Masing-masing 10 kilogram per bulan, jadi total mereka menerima 30 kilogram beras. Untuk tahap ini, bantuan hanya berupa beras dan tidak ada minyak goreng,"
Keterangan tersebut disampaikan Rizal saat peluncuran penyaluran di Kota Mataram, yang juga dijalankan serentak di seluruh kabupaten/kota di NTB.
Perubahan jumlah penerima dan dasar penyesuaian
Jumlah penerima di Kota Mataram pada penyaluran kali ini menurun dibanding periode sebelumnya. Dari sekitar 46.000 penerima, angka kini menjadi 44.000 penerima—atau berkurang sekitar 2.700 PBP. Rizal menegaskan bahwa penyesuaian jumlah penerima mengacu pada Data Tunggal Kesejahteraan Sosial Ekonomi (DTKS) yang menjadi basis verifikasi dari pemerintah pusat.
Menurut Rizal, penurunan jumlah penerima menjadi salah satu parameter keberhasilan pemerintah kota dalam upaya menekan angka kemiskinan, sebagaimana disampaikan oleh Wali Kota Mataram.
Respons pemerintah kota
Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menyampaikan apresiasi atas dukungan Bulog dalam penyaluran bantuan pangan triwulan ini. Ia menilai penyaluran tiga bulan sekaligus tepat dilakukan mengingat kondisi musim kemarau ekstrem yang melanda NTB serta bertepatan dengan sejumlah momen penting seperti Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI, Hari Jadi Kota Mataram, dan Hari Besar Keagamaan Nasional termasuk peringatan Maulid Nabi.
Mohan menyatakan bantuan tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi potensi pengaruh kemarau terhadap ketersediaan dan harga pangan.
Rincian penyaluran
- Jumlah penerima di Mataram: 44.000 keluarga.
- Alokasi per keluarga: 30 kg beras (10 kg per bulan x 3 bulan, disalurkan sekaligus).
- Total beras untuk Mataram: sekitar 1.300 ton.
- Target penyelesaian: kira-kira dua minggu untuk Kota Mataram; provinsi ditarget rampung akhir September 2026.
- Komponen bantuan: hanya beras pada tahap ini, tanpa minyak goreng.
| Keterangan | Angka |
|---|---|
| Penerima di Kota Mataram | 44.000 |
| Alokasi per keluarga | 30 kg |
| Total beras untuk Mataram | ~1.300 ton |
| Penerima se-NTB | ~861.000 PBP |
| Total beras se-NTB | ~25.000 ton |
Pelaksanaan penyaluran yang memberi jatah tiga bulan sekaligus dinilai praktis untuk mengantisipasi gangguan distribusi selama musim kemarau serta membantu keluarga ketika memasuki hari besar keagamaan. Namun, untuk detail pelaksanaan per RW atau kelurahan, waktu dan lokasi penyerahan, pihak Bulog dan pemerintah setempat diharapkan menyampaikan jadwal rinci agar penerima dapat mengambil bantuan tepat waktu sesuai tata kelola yang transparan.
Peliputan ini berdasarkan keterangan resmi Bulog NTB dan pernyataan pejabat daerah pada saat peluncuran penyaluran di Kota Mataram, Selasa, 11 Agustus 2026.