Upaya cepat lindungi masyarakat dari polusi asap
SELATPANJANG — Koramil 02 Tebing Tinggi bersama Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI melakukan aksi kemanusiaan dengan membagikan ratusan masker gratis kepada warga di beberapa titik keramaian Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (29/08/2028). Kegiatan itu juga diwarnai penyuluhan singkat mengenai bahaya pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Menurut laporan resmi, pembagian masker dilakukan pada titik-titik strategis, antara lain Pasar Sandang Pangan Selatpanjang, kawasan Pelabuhan Tanjung Harapan, dan sepanjang jalan protokol Kota Selatpanjang. Aksi ini merupakan respons cepat terhadap menurunnya kualitas udara dan munculnya kabut asap yang dikeluhkan warga beberapa hari terakhir.
Peran Koramil: hadir langsung di lapangan
Danramil 02 Tebing Tinggi yang turun langsung menyatakan bahwa keterlibatan Koramil merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kesehatan masyarakat di wilayah binaan. Ia menjelaskan bahwa banyak warga, terutama anak-anak, ibu-ibu pedagang pasar, dan para pengendara, mengeluh sesak napas akibat kondisi udara.
"Hari ini kami dari Koramil 02 Tebing Tinggi mendampingi Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI untuk membagikan masker. Kualitas udara di Selatpanjang beberapa hari terakhir menurun akibat kabut asap, banyak warga mengeluh sesak. Ini langkah cepat kami untuk melindungi warga, khususnya anak-anak, ibu-ibu pedagang, dan para pengendara,"
Pernyataan tersebut disampaikan di lokasi saat pembagian berlangsung, menegaskan bahwa aktivitas Koramil tidak hanya bersifat militer tetapi juga pelayanan masyarakat di masa darurat kesehatan lingkungan.
Sosialisasi pencegahan Karhutla seiring pembagian masker
Ketua Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mencegah terjadinya infeksi saluran pernapasan atau sesak napas akibat asap, tetapi juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
"Kami tidak hanya membagikan masker untuk mencegah sesak napas dan ISPA, tapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Pencegahan Karhutla harus dimulai dari kesadaran bersama,"
Respons masyarakat terhadap kegiatan ini tercatat positif. Sejumlah warga terlihat antusias menerima masker dan mengikuti penyuluhan singkat yang dilakukan oleh personel TNI.
Suara pedagang: bantuan dirasakan langsung
Salah seorang pedagang pasar yang bernama Siti (45) menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan masker. Ia mengatakan asap yang tebal selama dua hari terakhir membuat napas menjadi berat, sehingga pembagian masker sangat membantu aktivitasnya berjualan.
"Sudah dua hari ini asap tebal, napas jadi berat. Terima kasih banyak kepada bapak-bapak dari Mabes TNI dan Koramil 02 Tebing Tinggi yang sudah peduli kasih masker gratis,"
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sinergi antara Mabes TNI dan aparat kewilayahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah kebakaran hutan dan lahan. Langkah-langkah mitigasi dini seperti pembagian masker dinilai penting untuk melindungi kesehatan warga, terutama kelompok rentan.
Ringkasan kegiatan
- Pembagian ratusan masker gratis kepada warga Selatpanjang.
- Lokasi kegiatan: Pasar Sandang Pangan Selatpanjang, Pelabuhan Tanjung Harapan, dan jalan protokol.
- Penyuluhan tentang bahaya Karhutla dan imbauan tidak membuka lahan dengan pembakaran.
| Lokasi | Kegiatan |
|---|---|
| Pasar Sandang Pangan Selatpanjang | Pembagian masker dan penyuluhan singkat |
| Pelabuhan Tanjung Harapan | Pembagian masker bagi pelintas dan pekerja |
| Jalan protokol Kota Selatpanjang | Pembagian masker untuk pengendara dan pejalan |
Walau kegiatan ini membantu meringankan dampak langsung asap, upaya jangka panjang pencegahan Karhutla tetap bergantung pada kesadaran kolektif masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan pembakaran. Aparat seperti Koramil 02 Tebing Tinggi kini menunjukkan peran ganda: menjaga keamanan sekaligus kesehatan publik ketika situasi lingkungan memerlukan intervensi cepat.
Reporter lapangan untuk Sumatera Utara — WE NEWS